Menikahi Dua Janda

Menikahi Dua Janda
Nikah Paksa


__ADS_3

Pernikahan itu digelar di rumah besar Juragan Kardi. Dia mengadakan acara pernikahan cukup besar. Keluarga, sahabat, rekan bisnis dan kenalan hadir di acara itu. Pelaminan bernuansa biru muda berada didepan halaman rumah. Juragan Kardi sudah siap bersama kedelapan istrinya duduk ditempat akad akan diadakan. Dia terus memutar-mutar kumisnya yang panjang menunggu sang pengantin datang. Derry keluar dari ruangan rias mendorong kursi roda yang dinaiki Gista. Dia begitu senang pundi-pundi uang sudah di depan mata. Sementara Gista hanya bisa pasrah melihat acara pernikahan yang dipaksakan padanya. Gista dibopong Derry naik ke tempat akad. Dia didudukkan di samping Juragan Kardi. Kemudian Derry mundur ke belakang menyaksikan pernikahan itu dari bawah pelaminan.


"Cantiknya calon istriku, jadi gak sabar pengen tancap gas langsung habis akad"ucap Juragan Kardi sambil memegang dagu Gista.


Gista hanya terdiam, ucapan Juragan Kardi terdengar menjijikkan ditelinganya. Lelaki haus akan wanita itu membuat bulu kuduknya berdiri dengan ucapan itu.


Juragan Kardi melepas tangannya dari dagu Gista, lalu dia mengedipkan satu matanya ke arah Gista seakan lelaki buaya itu masih saja ingin menggoda Gista.


"Ayo pak penghulu jangan lama-lama, yang dibawah udah gak sabar nih"ucap Juragan Kardi.


"Baiklah akad akan segera dimulai"ucap Pak Husni penghulu pernikahan itu.


Baru mau bersiap, sekumpulan sapi berlari ke arah pelaminan. Semua tamu undangan kabur. Sapi itu melompati meja untuk akad.


"Awas Juragan sapi gila lewat"ucap Joko anak buah Juragan Kardi.


Dug................


Kaki sapi menendang Juragan Kardi.


"Aw........"ucap Juragan Kardi.


Pluuuk.....pluuuk.....pluuuuk.......


Gigi Juragan Kardi berjatuhan dibawah.


"Lah gigiku kok pada jatuh, ompong dong"ucap Juragan Kardi.


Tak lama sapi kembali berputar ke arah Juragan Kardi.


"Eh......tunggu dulu damai, kita bisa bicara baik-baik"ucap Juragan Kardi.


Dug............


Sapi itu menyeruduk Juragan Kardi hingga terjatuh.


"Ampun.....ini sapi kenapa hadir jadi tamu undangan ya"ucap Juragan Kardi.


"Jokooooo.......amankan sapinya"ucap Juragan Kardi.


"Siap Juragan"ucap Joko.


Sapi-sapi itu berlari kesana sini membuat pelaminan jadi tempat mainannya. Bahkan pelaminan itu acak-acakan. Derry berlari mengelilingi rumah besar itu dikejar sapi yang sedang stress. Kebetulan kandang sapi ada di belakang rumah besar itu.


"Aaaaaaa.....ampun sapi"ucap Derry terus berlari dikejar sapi.


Derry berlari ke depan gak tahunya di depan ada sapi juga berlari ke arahnya.


"Mati gue, double rasa, penyet dong"ucap Derry.


Derry bingung mau lari maju atau mundur sama-sama dikejar sapi. Akhirnya dia belok ke kanan nyemplung ke kolam pembuangan tai sapi.

__ADS_1


Bluuuuuug.........


"Yah ini mah kubangan tai"ucap Derry.


Seluruh bajunya kotor dan basah kena tai sapi, bak dia sedang luluran tai sapi alami sehat dan segar.


Ditempat lain pak penghulu malah ngumpet dibawah meja sambil ngemil kue basah.


"Untung aku bersembunyi dalam kekenyangan" ucap Pak Husni sambil makan kue basah.


"Tapi kok hujan ya"ucap Pak Husni melihat air mengalir dari atas meja.


Seseorang ikut masuk ke dalam meja bersama pak penghulu berduaan.


"Nebeng ya pak penghulu"ucap Juki.


"Diluar hujan ya?"tanya Pak Husni.


"Bukan, tapi sapinya pipis di atas meja ini"ucap Juki.


"Terus kamu ngapain nebeng gak bawa makanan, gimana kalau huru hara ini berkepanjangan, jangan sampai kelaparan"ucap Pak Husni.


"Saya sudah bawa nih Pak"ucap Juki membuka bajunya yang berisi kue basah semua.


"Wah banyak amat kue basahnya"ucap Pak Husni.


"Walau dalam bahaya yang penting kenyang"ucap Juki.


"Baiklah akad nikah akan segera dilaksanakan, semuanya siap?"tanya Pak Husni.


"Siap"ucap Semua orang.


"Berhenti"ucap Rafka yang menghampiri tempat akad nikah yang akan diselenggarakan.


Semua orang melihat Rafka yang berjalan menghampiri tempat akad nikah.


"Siapa kau berani sekali berkata seperti itu"ucap Juragan Kardi.


"Aku calon suami wanita yang akan kau nikahi" ucap Rafka lantang mengatakan itu.


Gista terkejut mendengar pernyataan Rafka. Dia melihat ke arah Rafka yangenghampirinya.


"Ha....ha....ha....lulucon apa ini?"tanya Juragan Kardi.


Rafka mendekati Gista dan berdiri didekatnya.


"Rafka"ucap Gista.


"Tenanglah Gista, aku ada disini untuk menolongmu"bisik Rafka.


Rafka berdiri tegap melihat ke arah semua tamu undangan yang hadir ditempat itu.

__ADS_1


"Hadirin yang hadir di tempat ini, wanita disisiku ini adalah calon istriku, jadi Juragan Kardi tidak boleh menikahi wanita yang akan aku nikahi"ucap Rafka.


Semua tamu undangan melihat ke arah Rafka bicara, mereka juga mendengarkan apa yang diucapkan Rafka didepan umum.


"Juragan Kardi, saya tidak bisa menikahkan Anda dengan calon istri orang lain"ucap Pak Husni.


"Tidak bisa, pernikahan ini harus jadi, mau tidak mau"ucap Juragan Kardi.


"Maaf saya tidak bisa menikahkan Anda"ucap Pak Husni.


"Anak buahku tangkap lelaki itu"ucap Juragan Kardi memerintah anak buahnya menangkap Rafka.


"Baik Juragan"ucap Anak buah Juragan Kardi.


Anak buah Juragan Kardi mengepung Rafka. Mereka hendak menangkap Rafka tapi Rafka melawan mereka, hingga terjadi babu hantam di tempat itu. Para tamu undangan serasa nonton drama romansa dibalut action.


"Bu asyik nih nobar live action cuma-cuma"ucap Pak Didin.


"Berasa drakor pak, baper nih, awas Pak tuh nyemil cabe bukan risol"ucap Bu Siti memperingatkan suaminya yang nyemil cabe bukan risol.


"Coba kalau acara pernikahan ada layar tancep gini kan gak ngantuk pas akadnya"ucap Bu Komariyah.


"Itu kok anak buahnya KO terus kurang greget pasti pada cacingan"ucap Pak Amat.


Para tamu undangan malah jadi tim komentator dan penonton yang budiman, asyik nonton babu hantam sampai hidangan ludes diembat gak berasa sambil nobar.


Setelah semua anak buah Juragan Kardi tumbang tindih menindih babak belur pada benjol, Juragan Kardi nyalinya ciut.


"Derry"teriak Juragan Kardi.


"Iya Juragan"ucap Derry.


"Kamu gimana sih, mantan istrimu sudah punya calon suami"ucap Juragan Kardi.


"Juragan biarkan saja, yang pentingkan mereka belum nikah ini"ucap Derry.


"Derry, dari kemarin aku mendiamkanmu tapi sekarang aku tidak akan tinggal diam"ucap Rafka.


"Apa maksudmu?"tanya Derry.


Tak lama polisi memasuki area pelaminan itu, Derry dibekuk polisi, dia dibawa polisi keluar dari tempat itu dibawa ke kantor polisi. Sementara itu Juragan Kardi kabur masuk ke rumahnya bersama kedelapan istrinya takut terseret kejahatan Derry.


"Gista ayo pulang"ucap Rafka.


"Tapi ibuku gimana?"tanya Gista.


"Ibumu ada di dalam mobilku"ucap Rafka.


"Baiklah"ucap Gista.


Rafka membopong Gista duduk di kursi roda kembali. Dia mendorong kursi roda itu keluar dari tempat itu. Dia membawa pulang Gista kembali ke rumahnya.

__ADS_1


__ADS_2