
...Assalamualaikum...
...****************...
Berita tentang pengangkatan jabatan untuk Varo kini sudah sampai ketelinga Mama Widya dan Sameya. Hari ini mereka berniat ingin menemui Varo untuk meminta sejumlah uang lantaran mereka sudah lama tidak memanjakan diri sejak Mama Widya sembuh dari sakitnya, Mama Widya hanya menghabiskan waktunya dirumah dan hari ini mereka berencana akan pergi berbelanja.
"Sameya buruan. Mama tunggu kamu dimobil ya."
"Iya." teriak Sameya dari dalam kamar.
Sameya duduk di depan kaca rias dan memakai pelembab kebawah matanya dan juga lehernya. Setelah selesai berdandan, Sameya mengenakan pakaian mini dress yang memiliki panjang selutut, dipadukan dengan high heels. Penampilan Sameya disempurnakan dengan tas Kelly bag berbentuk trapesium sama kaki dengan tambahan tali pendek di depannya. Sameya segera menyusul Mama Widya di mobil.
...🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂...
Sebuah mobil merah berhenti didepan lobi VCI. Sameya turun dari mobil bersama Mama Widya. Mereka bersama - sama masuk di gedung VCI. Dan langsung menuju lift khusus direktur.
Sameya dan Mama Widya sudah sampai di lantai 50, dimana ruangan direktur berada. Sebelum berangkat dari rumah Mama Widya sudah menghubungi Varo dan mengabarkan akan berkunjung ke kantor nya saat ini juga.
Tok.. tok... tok...
"Masuk."
Mereka pun membuka pintu, kemudian masuk kedalam. Desain kantor kontemporer dipadukan dengan desain vintage membuat tampilan nampak elegan dengan tambahan lampu gantung yang mempermanis tampilan ruangan kerja.
"Kalian sudah datang." ucap Varo.
Namun, kata - kata Varo tak di gubris mereka. Mereka masih sibuk mengagumi ruang kerja yang dimiliki Varo. Jika dibandingkan dengan kamar Sameya yang ada dirumah, kantor Varo jauh lebih besar dari pada kamar Sameya.
"Wah, kantormu besar banget."
__ADS_1
"Seperti yang kamu lihat."
Mereka pun duduk disofa warna hitam.
"Kenapa kalian ingin bertemu denganku?" ucap Varo memulai pembicaraan.
Sembari mengelus pipinya, tangan nya dan memperlihatkan kuku - kuku nya yang semua sudah nampak kusam dan tidak terawat.
"Mama minta uang dong, Mama ingin nyalon dan belanja baju, tas dan lain - lain. Tangan Mama dah gatal nih sudah lama nggak pergi shopping." ucap Mama Widya.
Varo mengeluarkan dari saku jasnya sebuah Atm dan menyerahkan ke Mama Widya, Mama Widya pun menerimanya dengan senang hati.
"Di Atm itu ada uang sekitar seratus juta. Cukupkan untuk kalian berdua."
Sembari tersenyum, "Cukup, cukup, cukup."
"Yok Sameya kita pergi." ucap Mama Widya sembari berdiri dan siap - siap untuk melangkah pergi.
"Mama dan Sameya mau kemana? Kok terburu-buru begitu."
"Kami mau pergi shopping. Apa kamu mau ikut dengan kami?" ucap Mama Widya menawarkan untuk ikut.
"Boleh deh Dhea juga sudah lama nggak shopping. Dhea juga mau nyalon biar selalu terlihat cantik agar Mas Varo nggak nengok wanita lain termasuk Villa." ucap Dhea seakan-akan lupa kalau Varo sudah beristri.
Lift terbuka, mereka segera masuk kedalam dan menekan tombol 1.
...🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂...
Bian ada di kafe seberang kantor sendirian. Dia sibuk dengan laptopnya. Lalu pelayan datang membawakan minuman yang sudah dia pesan sejak tadi. Bian melirik jam tangannya. Dia pun segera menelepon Villia.
__ADS_1
Villia sudah berada di ruangan ketika dapat telepon dari Bian.
"Apakah kamu membersihkannya dengan baik Bu manager?"
"Bu manager apaan. Bicara dengan nyaman saja."
"Kamu sudah bekerja keras, adik ipar. Kamu memang yang terbaik."
"Kamulah yang sudah bekerja keras. Kerja bagus.
"Benar kah?"
"Tentu saja."
Villia lalu bertanya, kapan Bian kembali kekantor.
"Kapan kembali kekantor?" tanya Villia.
"Aku benar-benar berfikir untuk segera kembali."
"Kamu bisa kembali nanti - nanti saja. Ketika kamu kembali jangan lupa membelikan aku anggur yang ada di sebelah kafe yang sementara kamu tempati.
"Kamu masih sama. Kamu hanya memperdulikan adik ku. Mulailah merawat diri sendiri. Kalau begitu sampai jumpa."
...🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂...
Turun dari mobil mereka langsung masuk kegedung Queen's Club. Dhea, Sameya dan Mama Widya pertama - tama akan melakukan perawatan diri di salon Queen"s Club.
"Apa ada tempat perawatan yang lain selain disini yang kamu ketahui?" tanya Mama Widya.
__ADS_1
"Tidak ada. Akhir - akhir ini aku khawatir karena merasa memiliki lemak diperut. Bagaimana caramu menjaga berat badanmu?" tanya Dhea ke Sameya yang menurut nya Sameya memiliki body yang sangat bagus serta kulit yang begitu putih dan bersih.
"Tidak ada yang perlu kamu jaga. Kamu cantik dan nggak gendut." ucap Mama Widya sembari memperhatikan tubuh Dhea.