MISTERI HARTA WARISAN

MISTERI HARTA WARISAN
Draft


__ADS_3

Eren:"Halo papa"


Aldo:"Ma, sebentar lagi bodyguard akan ke rumah, dia yang akan mengantar Lea untuk mencari laki-laki br*ngs*k yang menghamili nya!"


Eren:"I-iya pa"


Aldo:"Sudah dulu ya ma, papa ada klien "


Eren:"Oke papa" ucap dengan ganjennya mengedipkan satu matanya.


Bukan Aldo yang tengah menyaksikan kegenitannya, tapi justru pada bodyguard yang dimaksud oleh sang suami.


"Hai ganteng... " Kata-kata manjahh yang diucapkan Eren sungguh sangat meresahkan pemuda tersebut.


"Ma-maaf nyonya, sa-saya bodyguard utusan tuan Aldo" ujar Bodyguard ganteng itu dengan terbata.


Lelaki mana yang tidak gagap jika disuguhi dengan wanita yang nempel-nempel bahkan sudah berani *****-***** tubuh pemuda tersebut.


"Wow, tubuh kamu keren anak muda. Bahkan suamiku saja lewat.... " bisik Eren pada pemuda dengan nada desahnya yang membuat bulu roma berdiri.


Drap drap drap


Terdengar suara langkah kaki yang tergesa-gesa dari belakang, rupanya ada Lea yang diikuti oleh Shelva.


Ehem..


Deheman Lea membuat dua insan yang berbeda usia maupun jenis kelamin itu terhenyak.

__ADS_1


"Mama sama siapa?" tanya Lea keheranan, kenapa pula ada orang asing dirumahnya.


"Lea i-ini katanya bodyguard kamu" jawab Eren yang masih dengan malu-malu kucing didepan pemuda yang manis itu.


"Mama" panggil Lea sambil memicingkan matanya, Lea agak penasaran melihat mamanya yang agak genit-genit pada orang yang wajahnya lebih enak dipandang daripada papanya.


"Mama godain brondong?" pertanyaan Lea yang kencang membuat hampir seluruh isi rumah kaget, untung tidak ada Aldo dirumah.


"Ah enggak Le, mama ngapain godain brondong yang justru kere nggak punya apa-apa!" ketus Eren berlalu ke kamar ninggalin Lea, Shelva dan bodyguard tersebut.


@@@


Usai pesta s*x dan narkoba hanya selang satu bulan, Lea bingung siapa ayah si janin yang sedang dikandungnya kini?


Dia sudah beberapa kali menghabiskan malam panjang dengan TTM nya, yang justru lelaki itu sudah punya istri.


Dijalan yang agak lengang memudahkan Lea menyisir sepanjang jalan, untuk menemukan lelaki baik yang tidak beruntung.


"Non, itu seperti cowok tadi yang nona perlihatkan gambarnya pada kami" ujar bodyguard tersebut sambil menunjuk seorang cowok berdiri disamping mobilnya.


"" Mana bang?" tanya Lea yang masih mengikuti gerak tangan bodyguard.


Lea melihat foto di ponselnya, lalu membandingkan dengan wajah lelaki itu.


"Iya bang, bener itu" kata Lea membenarkan.


Lea segera turun dari mobil, dia bergegas menghampiri cowok yang masih berdiri disamping mobil nya.

__ADS_1


"Hai" sapa Lea dengan senyum manisnya.


"Kamu?" ucap lelaki itu agak kaget, ia seperti kenal seperti juga tidak kenal, tapi dimana?


"Aku hamil anak kamu"


Jleb


Betapa tidak hati lelaki itu hampir meledak, hal yang paling ditakutkan akhirnya kini terjadi.


"Ka-kamu hamil? Bu-bukankah kita melakukan hanya sekali?" lelaki itu gugup bukan main, bahkan keringatnya sudah mengucur di dahinya.


"Kamu jangan ngelak! Biarpun sekali tapi sudah tumbuh disini!" Lea meraih tangan lelaki itu lalu menempelkan di perutnya.


Lelaki itu ter mundur, kenapa cepat sekali buncit nya? Padahal kan baru satu bulan mungkin.


"Ngapain bengong? Kamu harus tanggung jawab! Kalau tidak mau, kamu akan mendekam dipenjara!" ancam Lea.


Lelaki itu terdiam, bagaimana mungkin dia menikah dengan wanita yang bahkan tidak dicintainya, mereka hanya terlibat hubungan satu malam.


Apalagi orang tua lelaki itu memang berdomisili diluar negeri.


"Jawab g*bl*k!" bentak Lea.


Huh


Sang lelaki itu menghela nafas panjang.

__ADS_1


__ADS_2