MISTERI HARTA WARISAN

MISTERI HARTA WARISAN
Aldo yang licik


__ADS_3

Saat Bagas dan Daffa memapah Wanita paruh baya itu sampai di ruang tengah sengaja mereka menghentikan langkahnya, Daffa maupun Bagas berinisiatif untuk memperlihatkan keberadaan Wanita itu.


Tap tap tap


Mendengar derap Langkah dari arah belakang Aldo dengan cepat menengok, “K-kau!” kagetnya.


Bagas tersenyum miring, dia sudah mengira jika ada hubungannya Aldo dengan Wanita paruh baya sehingga Aldo sangat kaget dengan kejutan tersebut.


“Bagaimana tuan Aldo yang terhormat? Apakah anda mengingat siapa Wanita yang saya bawa ini?”


Wajah Aldo sudah tak tergambarkan lagi, apakah orang jahat seperti Aldo akan merasa ketakutan setelah kejahatannya terbongkar?


“Lastri jangan macam-macam! Ingat keselamatan keluargamu ada ditanganku!”


Bagas mendekat ke arah Aldo, “Cuih! Seorang penjahat seperti anda yang hanya berani mengancam Wanita yang tak berdaya, p*ng*c*t!”

__ADS_1


Aldo tampak kebingungan karena bodyguard yang telah disewanya tidak berpihak untuknya.


“B*ngs*t! kamu aku bayarin kenapa mengkhianati aku hah!” Aldo yang tak terima membentaknya dengan mata menatap nyalang.


“Ha…..ha……ha…..mulai saat ini saya tidak akan lagi menutupi penyamaran ini! Saya datang kesini memang untuk balas dendam padamu! Camkan itu!” gertak Bagas yang tidak ada takut-takutnya.


Aldo Nampak kebingungan dan ketakutan, dia yang sudah merasa aman hingga tak mau memelihara bodyguard yang banyak tapi kalau kondisinya sepert ini dia hanya bisa mengerang sakit jika diterus-teruskan kemungkinan akan menderita berkepanjangan.


“Anda lihat baik-baik tuan! Apa yang sudah dialami oleh Wanita itu?” tunjuk Bagas yang diikuti gerak mata Aldo.


Aldo menatap Wanita yang telah dinodainya entah yang keberapa puluh kali karena kebejatan Aldo.


“Tuan, kamu sudah tahu kan apa yang membuatmu gelap mata hingga mengurungku seperti ini? Tuan mulai Sekarang aku tidak akan takut pada anda lagi tuan!” teriak Wanita itu yang Bernama Lastri.


Lastri memberanikan diri maju ke hadapan majikannya itu, sekarang dia punya sosok yang akan selalu melindunginya yang tak lain adalah Bagas dan Daffa.

__ADS_1


“Tuan, sebentar lagi anak anda akan lahir ke dunia ini! Saya pastikan jika tuan nanti sudah menjadi gembel, anak inilah yang akan menghina anda dan tidak akan mau mengakui anda sebagai orang tuanya!”


Lastri yang dulu penakut bertekad akan melawan Aldo maupun Eren yang sudah merusak kehidupannya.


Aldo menganga tak percaya jika Lastri yang dulu diintimidasi akan selalu menurut tapi sekarang berubah 180 derajat, benar-benar pengaruh Daffa dan Bagas yang luar biasa.


“Jaga ucapanmu Lastri! Kenapa kau berani melawanku?” Aldo mencoba membangun kepercayaan dirinya agar tidak kalah dengan pembantu maupun pemuda yang ada dihadapannya.


“Pikirkan sendiri tuan kenapa sampai seorang pembantu berani melawan anda? Bukankah pantas jika seorang penjahat k*l*m*n seperti anda akan mudah dihancurkan!” satu perkataan ini sudah membuat Aldo kena mental.


“Kamu pengkhianat!” bentak Aldo pada Bagas, dirinya sudah tidak bisa berkutik lagi karena semua yang dikatakan oleh Bagas memang seratus persen benar.


“Ha………ha………………h.a…………….anda memang menggemaskan tuan! Mungkin anda tidak akan saya masukkan sel tahanan negara, tapi anda cukup menjadi tahanan saya saja!”


Bagas menatap Aldo tajam, hidup yang keras dan kejam membuatnya menjadi lelaki yang Tangguh dan lebih kejam daripada seorang ibu tiri.

__ADS_1


"Dasar bocah ingusan! kamu kira aku akan takut dengan ancamanmu? Seorang Aldo yang dikenal licik dikalangan pebisnis memang belum ada yang mampu mengalahkan kelicikan dan kebejatan nya.


__ADS_2