Murid Aneh!

Murid Aneh!
Ch. 14 - Murid Terasing


__ADS_3

Seorang petugas pemadam kebakaran berjalan masuk ke dalam kelas. Kami semua langsung diam memperhatikan dirinya yang tiba-tiba duduk di salah satu kursi kosong.


Roman segera mendatangi lelaki dewasa yang mengenakan seragam pemadam kebakaran itu.


"Mohon maaf, Anda...."


"Gua Kensel!!!"


"Kensel? Apa Anda bisa membuktikannya?"


Lelaki itu langsung membuka seragamnya, dan menunjukkan tanda bintang merah besar yang ada di punggungnya.


Kami pun mempercayainya.


"Apaan, bilang dong dari tadi kalau kau Kensel."


"Gua udah bilang tadi!"


"Iya, iya, maaf. Jaga-jaga, haha...."


Berapa kali pun aku melihat kekuatan aneh Kensel, aku tetap masih belum terbiasa. Kutukannya benar-benar aneh, sampai-sampai membuat pusing orang lain.


Kutukan milik Kensel adalah, dia bisa berubah menjadi orang lain secara tiba-tiba.


Tanpa dapat ditebak atau diprediksi, Kensel bisa tiba-tiba berubah menjadi orang lain. Orang dikenal, orang asing, laki-laki, perempuan, anak kecil, orang dewasa, Kensel bisa berubah menjadi siapa saja secara tiba-tiba.


Dia bahkan pernah berubah menjadi presiden Korea Utara sehingga membuat kami semua terkaget.


Kutukannya tidak dapat dikendalikan sehingga membuat dia kerepotan.


Tak lama, Jui-sensei masuk. Dia terkaget saat melihat orang dewasa duduk di bangku Kensel.


"Ma-maaf, Anda...."


"Gua Kensel!"


"Buktinya?"


"Nih!" Kensel melepas seragamnya lagi, dan menunjukkan punggungnya.


"Oh, iya, iya, bilang dong dari tadi."


"Sudah!!!"


Sebelum pelajaran dimulai, petugas pemadam kebakaran yang asli tiba-tiba masuk.


"Maaf, saya dapat laporan, katanya ada ular yang berkeliaran di kelas ini. Tolong keluar dulu."


Anak-anak langsung panik.

__ADS_1


"Tenang, sudah saya amankan, kok." Keiko menunjukkan karung kecil yang bergerak-gerak.


"Oh, begitu. Syukurlah."


Pemadam kebakaran mengambil karung itu, lalu menatap Kensel yang duduk di sebelah Keiko.


"Nakamura, sedang apa kau di sini?"


***


"Erza, apa kau punya solusi untuk mengatasi kutukanku ini?"


"Kau siapa?"


"Kensel!"


"Oh, maaf-maaf, hahaha."


Saat jam istirahat, wujud Kensel berubah lagi. Dari pemadam kebakaran menjadi pemadam kelaparan.


Ya, sekarang Kensel berubah menjadi seorang lelaki berpakaian koki.


"Hmm...." Aku menatap Kensel dari atas sampai bawah. "Apa kau bisa membuktikan bahwa kau Kensel?"


"Nih!" Kensel menunjukkan tanda bintang merah di punggungnya.


"Bercanda, aku tahu kok kau Kensel."


"Jangan mempermainkanku!"


"Ahahaha, maaf-maaf, aku sama sekali tidak terpikir bagaimana solusinya. Coba tanya Akemi."


"Akemi? A-aku malu. Aku tidak terlalu dekat dengannya. Coba kau yang tanya."


"Eh... baiklah."


Aku pun memanggil Akemi, memintanya untuk datang ke tempatku. Akemi datang dengan cepat. Entah mengapa wajahnya terlihat bersemangat.


"Ada apa Erza?"


"Akemi, apa kau bisa bantu memecahkan masalah Kensel?" tanyaku sembari menunjuk orang di sebelahku.


"Kensel itu siapa?"


"Oi!" Kensel menggebrak meja.


"Bercanda, aku tahu kok kau Kensel." Akemi menjulurkan lidahnya.


Kensel tampak sudah tidak bertenaga.

__ADS_1


"Jadi bagaimana Akemi? Apa kau punya solusi?"


Akemi bertopang dagu. Memejamkan matanya.


"Tidak, aku sama sekali tidak kepikiran."


Aku menepuk pundak Kensel.


"Menyerah saja kawan, Akemi saja tidak tahu. Berarti kutukanmu tidak ada solusinya."


Dia tertunduk lesu.


"Aku hanya tidak ingin salah dikenali orang. Itu saja...."


Ota tiba-tiba berjalan ke arah kami. Dia menatap Kensel.


"Kagenou-san?"


***


Keesokan harinya, seorang karyawan restoran masuk ke kelas. Kami belum sempat bertanya, orang itu langsung menjawab.


"Gua Kensel!"


"Buktinya?"


"Nih!"


Kensel menunjukkan tanda bintang merah di punggungnya.


Keesokannya lagi, dia berubah menjadi seorang tentara.


"Gua Kensel!"


"Buktinya?"


"Nih!"


Kensel menunjukkan lagi tanda bintang merah di punggungnya.


Hari esoknya lagi, Kensel berubah menjadi seorang petugas kebun binatang.


Belum sempat bertanya, Kensel langsung membuka bajunya.


"Nih!"


Kami mengangguk.


Ada tanda bintang merah di punggungnya. Berarti itu memang Kensel.

__ADS_1


"Ayah?"


__ADS_2