My Posesif Desire

My Posesif Desire
Kissing


__ADS_3

Setelah kepergian Lucas, Grace hanya bisa termenung sembari menatap sekeliling mansion yang begitu luas.


balkon yang terlihat segar dengan pemandangan indah sekeliling,terdapat pepohonan dan dedaunan yang tak jauh dari balkon kamarnya, bahkan pulau pun terlihat jika dilihat dari atas kamarnya. karena jendela dan mansion ini terdapat banyak sekali kaca, membuat kesan alam jika memasukinya. terlebih mansion ini terletak sangat jauh dari kota.tetapi dekorasinya sangat unik dan menarik.karena Grace begitu menyukai alam yang berbaur dengan planet-planet luar angkasa.


Lucas benar-benar sangat romantis walaupun memiliki paras yang kaku dan terkesan dingin.


sesekali Grace tersenyum bak orang gila jika mengingat bagaimana Lucas membuat lelucon dengan wajah kaku waktu itu.


dengan raut wajah dinginnya, Lucas berusaha membujuk Grace dengan memperlihatkan wajah imutnya, waktu itu Grace sedang merajuk karena ingin pergi jalan-jalan dan berbelanja kebutuhan wanita. tapi lucas menolak karena alasan tak masuk akal. begitu khawatirnya pria itu sehingga kemanapun Grace berada, Lucas selalu mengikuti kemanapun Grace pergi.


Lucas selalu berkata jika kehidupan luar sangat berbahaya, walaupun dia tau Jika Grace juga sangat pandai menjaga dirinya sendiri.


yah walaupun pria itu benar, karena setelahnya terjadi tabrak lari yang membuat dirinya hampir terkejut setengah mati.


waktu itu Grace sempat hampir tertabrak mobil saat dia hendak pulang setelah membeli beberapa buku di toko, untunglah Lucas datang dan menyelamatkannya dari kematian, dengan mendorong tubuhnya ke belakang. walaupun Grace sempat terluka ringan, tapi Lucas begitu menghawatirkan dirinya.lucas bahkan sangat posesif.


tetapi yang sedang mengganggu pikiran Grace sekarang adalah kabar Lucas. Oh hei sudah berjam-jam lamanya Lucas tak kunjung menghubungi dirinya, bahkan hari pun kini sudah mulai petang. butuh berapa jam lamanya penerbangan dari Moscow ke LA?. Mungkinkah sehari lamanya? Ataukah Lucas lupa menghubungi dirinya.


walaupun sesungguhnya hati Grace masih sangat sakit saat mendengar kebenaran yang keluar dari mulut Lucas kemarin malam, tapi bayang-bayang percintaannya bersama Lucas lebih mendominasi isi di dalam otak grace. terlebih ungkapan cinta yang keluar dari mulut pria itu mampu membuat Grace telah menerimanya sepenuh hati, walaupun Grace tau jika Lucas tak akan pernah bisa menjadi miliknya.


Grace juga tahu betul jika dirinya melakukan kesalahan yang sangat fatal dan tak bisa di maafkan, tetapi Grace tidak bisa berbuat apa-apa.grace juga tak bisa membohongi perasaannya bahwa dirinya sudah benar-benar mencintai pria itu.


tak lama, ponsel Grace pun berbunyi, sesaat setelah ia memasuki kamar dan bergegas untuk tidur.dengan perasaan gembira Grace pun bergegas membuka isi pesan tersebut.


"Ah, ternyata sedari tadi dia sudah sampai di LA.dia bahkan baru menghubungiku sekarang, mungkinkah dia sedang menghabiskan waktunya bersama dengan Rose?" gerutu Grace.


"Maafkan aku my Angel, aku baru bisa menghubungimu. ponselku mati jadi aku tidak bisa menghubungimu.."


"Alasan." gerutu Grace lagi.


"*Kau sedang apa hm? Apa yang kau lakukan seharian ini katakan padaku.."


"Tidak ada yang menyenangkan, aku hanya bermalas-malasan di dalam kamar."


"Kenapa?Apa kau sudah makan? jangan bilang kau belum makan dari tadi pagi. aku tidak mau kau sakit my Angel."


"Aku Tidak nafsu makan."


"Lalu?tetap saja kau harus makan, aku tidak mau kau sakit saat aku disini, nanti siapa yang akan mengurusmu my Angel?"


"Ada banyak pengawal dan pelayan disini. kau tidak perlu khawatir." ujar Grace.


"Aku akan segera pulang. kau tau my Angel?Aku sangat merindukanmu.."


Grace hanya tersenyum sebagai balasan. tanpa membalas pesan dari Lucas.


"My Angel,apa kau sudah tidur?" Lucas kembali mengirim pesan.


"Aku belum tidur Lucas."

__ADS_1


"Lalu?Apa yang kau lakukan sekarang hm?"


"Aku sedang memikirkan sesuatu."


"Apa yang kau pikirkan?Apa yang sedang menganggu pikiranmu?ingat my Angel, kau tidak boleh memikirkan hal lain selain aku. kau hanya boleh memikirkan dirimu dan membayangkan wajah tampanku di hadapanmu."


"kau sangat berlebihan Lucas."


"kau harus membuang jauh-jauh hal yang tidak perlu kau fikirkan.Kau hanya perlu memikirkan kapan aku akan pulang dan mengajakmu bercinta."


lagi-lagi Grace di buat tersipu oleh rayuan maut Lucas.


"Dasar,kau itu sangat mesum sekali."


"Aku hanya mesum padamu, seharusnya kau Bangga karena aku begitu mencintaimu.. oh hei banyak wanita di luar sana yang ingin mendapatkan cinta dariku, tapi kau yang mendapatkannya.. jadi kau harus bahagia."


"Oh hei,kau terlalu percaya diri."


"My Angel aku akan menghubungimu lagi nanti, Banyak yang harus ku urus disini. sampai jumpa... Aku mencintaimu."


Grace tak menjawab*.


"Mungkin dia sedang sibuk. oh ayolah Grace berpikirlah positif." lirih Grace kepada dirinya sendiri.


*


*


*


"Lucas, apa yang kau lakukan?Ku perlihatkan dari tadi sepertinya kau sedang sibuk dengan ponselmu." ujar Daniel.


"Dad.sejak kapan kau ada disini?" tanya Lucas.


"itu tidak penting."


Lucas hanya menatap datar.


"Bagaimana dengan bisnismu di las Vegas?Apa semuanya berjalan dengan baik?" tanya Daniel.


"Sesuai dengan rencana. semuanya berjalan dengan baik."


"Bagaimana kabar Grace?Apa dia baik-baik saja disana?Ku dengar dia Sudah resmi menjadi anggota Agen yang di tugaskan untuk menyelidiki kasus penyelundupan narkoba dan senjata api ilegal dari para mafia." ujar Daniel


Lucas hanya mengulas senyumannya yang khas, tanpa memiliki niatan menjawab pertanyaan ayah mertuanya itu.


"Dad..."


tiba-tiba rose datang.

__ADS_1


"Mom memangilmu.."


Daniel hanya mengangguk sebagai jawaban.


"Kau mau ku buatkan teh?" tanya rose.


"Tidak perlu."


"Kenapa?"


"Aku tidak suka teh."


"Lalu apa yang kau suka?" tanya rose.


"Aku sedang tidak ingin membahas ini." tindas Lucas.


"kau itu sangat jahat Lucas. apa kau tidak akan pernah bisa membuka hatimu untukku?Aku ini istrimu."


Lucas pun berdiri dan hendak pergi, tapi rose berhasil mencekal tangan kekar pria itu.dan mencium bibirnya lembut.


bukannya Lucas tidak bisa menolak,tapi pria itu terkejut dengan serangan tiba tiba dari rose dengan mencium bibirnya.


Lucas pun langsung menjauhkan dirinya dari Rose. dengan tatapan dinginnya. Lucas pun melihat rose dengan sorot datar tak tersentuh.


"Apa yang kau lakukan?" ujar pria itu,nada bicara lirih namun tersirat nada tajam di dalamnya.


"Aku baru saja menciummu. kenapa? Wajar saja,aku adalah istrimu dan kau suamiku. suami istri sepatutnya menjalin hubungan romantis bukan? Misalnya dengan melakukan percintaan panas. oh aku yakin kau pasti menyukainya.."


"Omong kosong apa yang sedang kau bicarakan?"


"Aku mengatakan apa yang harus ku katakan."


Lucas terdiam.


"Kenapa Lucas kenapa? Kenapa kau tidak bisa membuka hatimu untukku?Apa kau sudah memiliki kekasih?"


Lucas tak menyahut.


"Kau memiliki kekasih Lucas?"


Lucas masih tak menjawab.


"Lucas. apa kau sedang berselingkuh dariku?"


tanpa berlama-lama, Lucas pun pergi. tanpa menjawab sepatah kata pun pertanyaan yang terlontar dari mulut rose kepada dirinya.


"Lucas!!!"


Bersambung~

__ADS_1


__ADS_2