
Di restauran, tepatnya adalah restauran khas makanan Jepang mereka duduk bersebrangan, Grace yang bersebrangan dengan Lucas, sementara rose di samping Lucas sembari bergelayut manja di tangan dan dekapannya. sesekali Lucas menatap Grace sekilas, seakan dia merasa tak enak hati kepada Grace yang kini berusaha untuk mengalihkan pandangannya ke arah lain.
Sedangkan Carrol dan Daniel, berdampingan bak pasangan yang romantis walaupun usia mereka tidak lagi muda.
"Ehem..." Grace berdehem seolah akan mengawali pembicaraan kali ini. "Bisakah aku memesan makanan?Aku sangat lapar " ujarnya.
sesungguhnya Grace tak begitu suka dengan makanan khas Jepang, namun rose yang menginginkannya. karena makanan khas Jepang adalah makanan favorit yang dia sukai. semenjak kecil, rose di latih oleh gurunya yang berasal dari kota Jepang, lebih tepatnya adalah Tokyo.
"Kau mau makan apa memangnya?" timpal Lucas.
"Entahlah, aku tak terlalu suka dengan makanan Jepang." ujar Grace.
"Tidak apa-apa. aku akan memesankan makanan untuk kalian." ujar rose sembari menunjukkan sikapnya yang hangat.
selang beberapa saat kemudian,
datanglah beberapa pelayan yang membawakan begitu banyak makanan. di antaranya adalah sushi, Ramen, yakitori,Sashimi, onigiri, dan masih banyak lagi.
"Cobalah, semua ini adalah makanan favoritku. pada saat aku di Jepang dulu, aku sering makan ramen dan sushi." jelas Rose."Ah ya sushi aku menyukainya." imbuh rose sembari melahap sushi menggunakan sumpit lalu memasukkannya kedalam mulutnya hingga penuh.
Grace menelan ludah susah payah.
"Bagaimana aku bisa memakan makanan seperti ini rose?" ujarnya "Ini semua terlihat masih mentah." sambung Grace.
"Cobalah dulu Grace, aku yakin kau akan menyukainya.." jelas rose.
"Ya princess, cobalah dulu.. sepertinya tidak buruk." timpal Carrol.
Dengan terpaksa, Grace melahap salah satu di antara banyaknya makanan yang terhidang.
Grace pun memuntahkan makanannya .
"Ada apa denganmu princess?" tanya Daniel yang langsung berdiri setelah melihat Grace memuntahkan makanannya.
"Aku tidak apa-apa dad." lirih Grace.
__ADS_1
"Sungguh?Kau terlihat pucat. apa yang terjadi princess?Apa kau sedang tidak enak badan?" imbuh Carrol.
"T-tidak mom. A-aku baik-baik saja, hanya sedikit mual dan pusing." ujar Grace.
Carrol mengerutkan keningnya seakan curiga dengan putri bungsu semata wayangnya itu, bukanlah pusing dan hamil adalah salah satu tanda-tanda awal kehamilan.
"Aku pernah merasakan pusing dan mual secara bersamaan." ujar Carrol.
Rose, Grace, Lucas, Daniel menatap Carrol dengan sorot mata meminta penjelasan.
"Mungkin saja dia kelelahan, karena tidak bisa tidur dengan nyenyak, bukankah Grace mengatakan jika ada tikus besar yang mengganggunya?" Lucas angkat bicara. nada bicaranya yang khas mampu membuat Carrol percaya.
"Bagaimana kau bisa tahu jika di kamar Grace ada tikus besar dan membuatnya hampir tidak bisa tidur semalaman?" tanya Rose.
Grace yang gelisah dengan jawaban Lucas, ia pun berusaha mencari solusi agar keluarganya tak mencurigai lucas dengan mengatakan "Bukankah aku sudah bilang, jika dia pergi ke kamarku untuk meminjam laptop?Saat Lucas menemuiku di kamar, aku mengatakan padanya jika kamarku ada banyak tikus yang menggangu. bahkan tak membiarkan aku tidur dengan nyenyak." sahut Grace.
Grace mencoba untuk membungkam mulutnya menggunakan kedua tangannya, karena ia tak kuasa menahan mual yang Kini membuat Grace harus bergegas untuk pergi ke kamar mandi.
"Huek.." Grace menutup mulutnya menggunakan tangannya.
"T-toilet, yah aku akan pergi ke toilet sebentar.." setelah mengatakannya, Grace bergegas berlari menuju kamar mandi.
sedangkan Lucas, dia terlihat sangat gelisah karena tak bisa mengejar Grace yang sedang mengalami trimester pertama masa kehamilan. yang dimana akan mengalami mual yang tiba-tiba dan rasa pusing yang tiba-tiba datang.
"Mom. apakah aku harus menyusul Grace?" tanya Rose.
"Tidak perlu, kau disini saja. biar mom yang menyusul Grace." ujar Carrol.
saat Carrol hendak berdiri, Daniel mencekal tangannya, lalu berdiri setara dengan istrinya itu.
"Duduklah disini, aku yang akan menyusul Grace." ujar Daniel.
"Baiklah kalau begitu."
Daniel menuju kamar mandi untuk mencari keberadaan putrinya itu, setelah sampai, Daniel hanya bisa menuju Grace di luar, karena toilet tersebut hanya khusus untuk para wanita saja. dan para pria tak boleh memasukinya.
__ADS_1
terpaksa Daniel harus menunggu grace di luar.
Lucas yang kegelisahan, tak bisa duduk dengan tenang.ia pun mencoba untuk mencari cara agar dapat menemui Grace.
tiba-tiba Lucas mencari-cari sesuatu, membuat Carrol dan rose mengerutkan keningnya tak paham dengan apa yang sebenarnya di cari oleh Lucas.
"Lucas. apa yang kau cari?" tanya Carrol.
"Jam tangan. oh God! jam tanganku tertinggal di dalam mobil.aku akan mengambilnya sebentar." ujar Lucas sembari menepuk bahu rose sekilas sembari menunjukkan sikapnya hangat dan senyuman manis.
"L-lucas.." panggil Rose, Namun Lucas tak mendengar suara rose dan bergegas pergi meninggalkan meja makan tersebut.
*
*
*
Di dalam kamar mandi, Grace mual dengan begitu banyaknya, hingga terpaksa dia harus mencuci wajah dan kedua tangannya.
dengan sedikit pucat, Grace berusaha untuk mengendalikan diri agar tidak terlihat lemah dan mencurigakan.
"Tenang Grace tenang..." lirihnya. pantulan wajahnya yang cantik terlihat di kaca itu memprihatinkan. dikarenakan Grace yang tiba-tiba pucat entah kenapa.
Setelah di rasa tenang, Grace hendak untuk keluar dari kamar mandi paling depan, dia melihat Daniel dan Lucas. saat Grace hendak berteriak untuk memanggil, alangkah terkejutnya Grace Karena ada seseorang yang sudah menarik tangannya begitu kasar dan menyakitkan.
"Lepaskan aku!" teriak Grace, tetapi mulut Grace segera di bungkam oleh sapu tangan, membuat Grace tak bisa berteriak meminta tolong.
Grace membulatkan kedua matanya setelah melihat sosok orang yang sudah menariknya bahkan membungkam mulutnya menggunakan sapu tangan agar tak bisa berteriak meminta tolong kepada Lucas dan Daniel.
setelah di rasa aman, orang itu membuka sapu tangan dan mengulas senyumannya yang mengerikan.
"Senang berjumpa lagi denganmu honey, sudah lama kita tidak bertemu, apakah kau merindukanku?"
"J-james...?" lirih Grace.
__ADS_1
Bersambung~