My Posesif Desire

My Posesif Desire
Dead~


__ADS_3

Moscow Russia~


sementara di sisi lain, Grace yang kini sedang berada di kawasan hitam alias kawasan para mafia, ia pun di kejutkan dengan adanya Stella Karena sudah menabraknya.


"Stella, kau disini?" tanya Grace, yang terlihat terkejut dengan tibanya Stella di Moscow.


oh hei ini adalah negara Russia, bagaimana Stella bisa ada di sini? Bukankah dia harus menyelesaikan misinya untuk memberantas para mafia dan kriminal berat di jagat raya.


"Ceritanya panjang. cepat bawa aku pergi dari sini!" ujar Stella. dengan raut wajah ketakutan, Serta gigi yang menggertak hebat membuat Stella tampak gelisah.


terlebih segerombolan pria berbaju hitam kini telah mengejarnya, membuat Grace langsung membawa Stella pergi.


Terlihat sangat takut dan tertekan. Grace membawa Stella pergi menaiki motor miliknya yang terparkir tak jauh dari kawasan tersebut.


Grace yang terlalu mahir dalam mengendarai motor, berliak liuk bak pembalap handal, menekan pedal gas kuat, menyalib beberapa mobil dan beraksi layaknya pahlawan kesiangan, dan melanggar rambu-rambu lalu lintas, membuat segerombol orang tersebut tak mampu mengejarnya.


hingga kini Grace di kejar oleh mobil polisi mencoba untuk mencari jalan keluar dengan menggunakan jalan rahasia yang sudah Arthur siapkan.


kacung itu memang benar-benar hebat, tidak sia-sia Daniel mendidiknya, menjadikannya anak angkat, dan kini menjadi kacung andalan lucas. ternyata Arthur sangat berguna dan juga bisa di andalkan rupanya.


Grace telah lolos dari incaran polisi, pada polisi sudah di atasi oleh Arthur. sekarang Grace pun membawa Stella di dalam ruangan gelap yang hanya memiliki satu cahaya lampu, yang di gunakan menjadi penerang.


"Stella, kau tidak apa-apa?" tanya Grace yang kini terlihat sangat khawatir.


Stella pun menangis tersedu-sedu, memeluk Grace dengan Isak tangis yang terdengar menyayat.


"Kau kenapa?Ada apa ini? Stella katakan padaku.!" imbuh Grace.


"Grace.... West Sudah tiada." jelas Stella.


"Apa?!" Grace pun terkejut. "West?K-kenapa dia tiada?Kau pasti berbohong kan Stella..."


"Aku tidak berbohong Grace. west benar-benar sudah tiada, dia tewas terbunuh karena James. saat itu kami sedang berkumpul di dalam markas, tiba-tiba markas kita di kepung oleh para mafia, mereka meminta clip yang dulunya kau temukan sepeninggal Broke Atkinson. dan mereka mengancam jika kami tidak mengembalikan clip itu, maka kami semua akan terbunuh." jelas Stella.

__ADS_1


"Kami pun mencoba melawan dari banyaknya mafia disana, tetapi mereka sangat banyak, kami kalah jumlah. terpaksa kami melarikan diri, tetapi ayu sudah tertangkap west pun mencoba untuk menyelamatkan ayu, tetapi west menjadi incaran, dan ia pun di tembak mati pada saat menyelamatkan ayu." sambung Stella.


Grace pun merasa terpukul atas tewasnya west, kenapa harus west?Pria itu sangat baik, bahkan selama ini west selalu mendukung Grace sepenuhnya, tetapi sekarang west telah tiada. Grace masih tak percaya.


"Lalu? Kenapa kau bisa datang kemari?" tanya Grace.


"Aku mencarimu kemana-mana, tapi kau tidak ada. sampai pada akhirnya aku mendapatkan info jika kau berada di Moscow, aku pun datang untuk mencarimu.sialnya mereka berhasil menemukan aku disini, aku sempat tertangkap, tapi aku berhasil lolos, untunglah kau ada dan menyelamatkanku di waktu yang tepat. jika tidak maka tamatlah riwayatku." jelas Stella.


Grace pun terdiam sejenak.


"Kau sendiri, Kenapa kau berada disini?apa yang kau lakukan disini Grace?Dan kenapa kau memasuki kawasan hitam tadi?itu sangat berbahaya." tanya Stella


"Tadi aku melihat pria misterius yang berjalan, aku merasa penasaran siapa pria itu,aku pun mengikuti kemana arah perginya. tetapi aku kehilangan jejak, tanpa ku ketahui ternyata kawasan yang ku lewati adalah kawasan berbahaya." jelas Grace


"Jangan-jangan pria itu adalah James."


"Kau itu berbicara apa Stella, tidak mungkin pria itu adalah James, lagipula dia tak mungkin tau jika aku berada di sini."


"Aku hanya menebak." Stella berdecak sebal. "Lagipula kau tau sendiri kan, seperti apa mantan kekasihmu itu. dia itu sangat cerdik dan tentu saja licik. seorang kriminal tak mungkin sebodoh itu." imbuh Stella.


"Mungkin dia akan mencari mu dan menjadikan mu tawanan. karena kau sudah menyembunyikan clip yang berisikan rahasia tentang segala kebusukannya.kau juga sudah membunuh kepercayaan sekaligus orang terdekatnya yakni Broke Atkinson.dan membuat Ragil berkhianat." Stella bergidik ngeri.


"Jika memang seperti itu, mau tidak mau aku harus menghadapinya." tegas Grace.


"Kau yakin?"


"Ya.!"


*


*


*

__ADS_1


*


*


Sesampainya Lucas di Moscow, ia pun di pusingkan dengan urusan pekerjaan yang membuatnya harus terlambat menemui kekasihnya.karena dia terpaksa menghadiri rapat penting untuk membahas dan mendatangi kontak kerjasama bersama rekan kerjanya yakni Ed, Lassio, Pablo dan lain-lain.


ingin sekali rasanya Lucas segera pulang untuk menemui Grace, sudah 2 hari lamanya mereka tak bertemu, entah mengapa Lucas merasa sangat merindukan Grace lalu memeluk tubuhnya dengan erat. itu pasti akan sangat menyenangkan bukan.


"Lucas." panggil Lassio.


Lucas pun tak menjawab,


"Lucas." giliran Pablo yang memanggil.


lamunan Lucas pun Buyar seketika.


"Ada apa?!"


"Tanda tangan di sini." kara Pablo


Lucas pun segera menandatangani kontrak tersebut, lalu bergegas pergi meninggalkan ruangan, hendak untuk pulang dan segera menemui Grace. ah Lucas benar-benar sudah merindukan gadisnya.


"Sir... biarkan aku saja yang menyetir." ujar Arthur yang merasa was-was, karena Lucas menyetir mobil dengan laju kecepatan tinggi. hingga membuat para pejalan kaki terkejut dengan Suara klakson dari mobilnya.


oh God!


merasa tak peduli dengan umpatan semua orang, Lucas pun masih melanjutkan aksinya dalam berkendara menggunakan Lamborghini dengan kecepatan diluar batas normal. hingga kini jarak antara club dan mansion yang awalnya sekitar 30 menit kini hanya 15 menit saja.


sungguh gila bukan?


dengan langkah tergesa-gesa dan senyuman lebar yang tiada Tara memuat Arthur menggelengkan kepalanya. tak menyangka jika pria sedingin dan sekejam Lucas,dapat jatuh cinta dan bertekuk lutut di bawah telapak kaki Grace.


"My Angel.." lirih Lucas

__ADS_1


bersambung~


__ADS_2