My Posesif Desire

My Posesif Desire
matchmaking plan


__ADS_3

Grace menguap lebar, suara bising telah mengganggu tidur nyenyak nya,dia membuka sedikit matanya menatap jarum jam.ternyata pukul 8 malam.


Grace terperanjat kaget, jam 8 malam? Bisa-bisanya dia tertidur selama itu. sesungguhnya Grace sangatlah lelah, bahkan ia enggan untuk bangun dan membuka matanya. tetapi suara bising telah menganggunya. itu jelas membuatnya kesal.


Grace menuruni anak tangga dengan mata yang masih tertutup. penampilannya yang sederhana, rambut yang acak-acakan, dan wajah khas bangun tidur, membuat semua yang di sana terheran-heran melihat penampilan Grace.


Grace kembali menguap lebar, saat dia menggerjapkan matanya, Grace terkejut sekaligus malu dengan banyaknya orang di mansion ini.


oh hei apakah ada pesta malam ini?


jika iya kenapa dia tak tahu?


sesungguhnya Grace sangat malu!.


Carrol menarik tangan Grace dengan lembut, menuntunnya untuk kembali ke kamar, dengan wajah yang terheran-heran, Grace pun memberanikan diri untuk bertanya.


"Ada apa ini mom?Kenapa ramai sekali disini?" tanya Grace.


Carrol mendudukkan Grace di ranjang, lalu tersenyum lebar,


"Kau harus bersiap-siap. karena rose sedang merayakan hari jadi pernikahannya dengan Lucas yang ke 1 tahun." jelas Carrol.


Grace tersenyum getir.


"Kenapa kau diam princess?apakah kau tidak mau ikut serta merayakannya?"


"Tidak seperti itu mom. Ehm maksudku, tentu aku akan ikut merayakan hari bahagia mereka." Grace kembali mengulas senyumannya. tetapi kali ini berbeda.sesungguhnya Grace sangat sakit hati jika Terus-terusan terhimpit oleh keadaan yang semakin membuatnya patah hati dan teringat dengan posisinya sekarang.


"Baiklah princess, segeralah bersiap." ujar Carrol.


Carrol berjalan untuk keluar kamar, sebelum dia benar-benar keluar, Carrol tersenyum sembari mengatakan "Gunakan riasan yang cantik. kita akan kedatangan tamu yang penting." imbuhnya.


Grace terdiam beberapa saat, rasanya dia sudah tak sanggup lagi.


"Kita harus kuat sayang.." lirihnya sembari mengelus perutnya yang masih rata.


*


*

__ADS_1


*


selang beberapa waktu kemudian, Grace pun turun dengan langkah angun. semua orang terpesona melihat kecantikan Grace yang begitu sempurna.


riasan yang sederhana, gaun berwarna putih tanpa lengan, yang di hiasi oleh beberapa pernak pernik yang menyala-nyala. gaun yang begitu indah di pakai oleh wanita yang paling cantik. gaun selutut dengan memiliki ekor panjang di samping paha, hingga kaki jenjang Grace dapat terlihat begitu sempurna, di tambah kulit putihnya yang mendukung serta aura memesona yang memikat, membuat semua orang yang sudah melihatnya enggan untuk berpaling darinya.


Grace membiarkan rambutnya terkepang rapih, menyisakan sedikit anak rambut yang di gunakan sebagai poni belah tengah, dengan anak rambut yang bergelantungan. menyatu dengan hiasan berbentuk bando permata putih.


Pandangan Lucas terpaku oleh sosok Grace yang begitu cantik malam ini, seakan sinar rembulan telah menyatu dengan wajahnya yang berseri. senyuman itu, mampu memikat hati Lucas dalam hitungan detik. bola mata hijau yang terang seolah menatapnya dengan tatapan yang berbeda.


sungguh, malam ini Lucas ingin sekali mengakhiri sandiwara sialan yang mengikatnya dalam belenggu pernikahan yang tak ada habisnya.


Lucas berencana ingin mengatakan kepada semua orang yang hadir di sana, khususnya keluarga bahwa dia dan Grace telah menjalin hubungan bersama. bahkan Grace tengah hamil, buah cinta dari mereka.


sesungguhnya Lucas sudah sangat muak bersandiwara seolah-olah pernikahannya bahagia, nyatanya tidak sama sekali. seperti kejadian malam tadi sebelum pesta ini di mulai. rose dengan kekeh terus memaksa Lucas agar mau merayakan hari jadi pernikahan mereka yang ke satu tahun, dengan ancaman akan membocorkan rahasianya kepada seluruh anggota keluarga jika dirinya sudah berselingkuh dan memiliki wanita lain di dalam hidupnya.


bukannya Lucas takut, justru ancaman rose adalah keinginan Lucas selama ini, tentu Lucas tak perlu susah-susah untuk mengatakan kebenaran kepada keluarganya untuk mengakhiri pernikahannya dengan rose. tapi ini semua menyangkut Grace. Lucas begitu mencintainya, Lucas tak mau Grace mendapatkan imbas dari perbuatan yang awalnya berasal dari dirinya sendiri.


walaupun Lucas memiliki sesuatu, yang dapat membuat keluarganya memaafkan kesalahannya Begitu saja, dengan dukungan salah satu di antaranya.


namun Lucas masih sangat bimbang dengan semua ini.


yah ini semua bermula dari dia sendiri, andai dulu Lucas memiliki rencana lain untuk menghabisi James tanpa harus menarik Grace dan rose di dalamnya semua ini tak kan pernah terjadi.


alasan Lucas menikahi rose adalah untuk mempermudah niat jahatnya untuk menyiksa dan menyekap Grace, dulu Lucas selalu beranggapan jika Grace adalah gadis bodoh yang sudah membawa James, yakni musuh bara dan kara, leluasa keluar masuk kedalam mansion utama klan Valentino.


Lucas selalu beranggapan jika Grace adalah kelemahan James, karena itu Lucas memiliki niat untuk menghabisi dan menyiksa Grace, agar James tak berdaya , dan mempermudah jalan Lucas untuk menangkap dan membunuhnya.


namun Lucas benar-benar telah salah, karena melibatkan dua orang wanita tak berdosa masuk kedalam rencana jahat yang dia buat untuk menangkap James.


hingga kini dia sendiri yang berada dalam situasi rumit itu.


memang semua ini adalah salahnya.


Grace tak bersalah dalam hal ini, Grace tak pernah tahu jika James adalah pria jahat yang bertopeng malaikat. kenyataan pahit telah membuat mulutnya tak mampu untuk berkata. Grace adalah gadis malang yang tak tahu menahu soal musuh dari keluarganya.


apakah Grace perlu di salahkan dalam hal ini?


sesungguhnya yang pantas untuk di salahkan adalah Lucas, pria keparat yang paling bajingan. karena membuat dua wanita sekaligus terjebak di dalam pusaran, yang telah dia ciptakan sendiri.

__ADS_1


berapa bodohnya dia!


dasar brengsek!


Bajingan!


keparat!


Lucas memang pantas mendapat umpatan-umpatan kasar, Karena dia, Rose gadis baik itu menderita dengan terus menerus berharap mendapatkan cinta dan hak-nya sebagai seorang istri. sedangkan dia membuat Grace, gadis yang tak berdosa ikut menjadi jahat. bukankah ini semua begitu rumit?.


"Grace kemarilah nak.." Carrol menghampiri Grace sembari menyentuh lengannya lembut, menuntutnya untuk bergabung bersama dengan yang lainnya.


Grace terdiam.


"Apakah dia putrimu Carrol?Dia sangat cantik." ujar wanita paruh baya dengan lesung pipi di bagian kiri, wajahnya yang keriput masih terlihat menawan di usianya yang tak lagi muda.


"Tentu saja," Carrol tersenyum "Dia adalah Grace."


"Astaga Carrol, dia sangat cantik."


Carrol dan Grace tersenyum sebagai balasan.


"Ah ya, Grace. perkenalkan ini adalah uncle Max dia adalah rekan kerja mom dulunya."


"Grace.." lirih Grace memperkenalkan diri.


"Max." max menjabat tangan Grace, menatapnya berbinar.


"Apakah kalian hanya berdiri saja? Nikmatilah pesta ini." ujar Daniel terkekeh dengan memerlukan bahu Max.


"Begini Daniel, aku berniat menjodohkan Grace dengan Liam." jelas Carrol.


Deg..


Grace terkejut dengan ucapan Carrol. Lucas pun sama, mereka berdua saling berpandangan, melakukan kontak mata lalu menatap Carrol dengan tanda tanya.


perjodohan?


omong kosong macam apa ini?!

__ADS_1


bersambung~


__ADS_2