My Sexy Secretary

My Sexy Secretary
#13


__ADS_3

Zayn yang melihat itu pun langsung memeluk Ovia kembali. "Ada apa? akan aku lakukan apapun kecuali meninggalkan mu, aku mohon jangan menangis baby!" melihat wanita itu menangis membuat hati Zayn seakan tertusuk pisau.


"Aku mohon lepaskan aku," ucap wanita itu dengan bibir yang bergetar.


"Tidak Sudah aku katakan aku tidak akan pernah melepaskan mu!" bentaknya sedikit emosi tapi tiba-tiba terdengar suara isakan tangis dari pria itu, Ovia yang mendengar dan merasakan bahunya yang basah pun kaget.


*Hah kenapa jadi dia juga ikutan nangis* batin Ovia yang seketika membuat wanita itu tidak meneteskan air mata kembali.


"Emmm pak apa anda bisa melepaskan pelukannya dulu!" ucap Ovia dengan pelan.


"Nggak mau, kamu pasti bakalan pergi hiks!" ucap Zayn terisak.


Ovia menarik napas dalam-dalam dan


menghembuskan nya dengan pelan. "Saya nggak akan pergi,kita duduk dan bicarakan baik-baik pak!" bujuk Ovia seraya mengelus punggung Zayn.

__ADS_1


"Baiklah, aku akan melepaskan nya kalau kamu berhenti bersikap formal kepada ku," ucap Zayn.


yang seketika membuat Ovia menghentikan tangannya yang sedang mengusap punggung pria itu. "Sekarang kita lagi di perusahaan jadi saya harus bersikap profesional," seru Ovia.


Zayn diam tanpa melepaskan pelukannya Ovia yang peka terhadap sifat Zayn yang tidak suka dengan jawaban nya pun kembali menghembuskan nafasnya.


*Sabar Ovia, orang sabar akan semakin muda* batin wanita itu.


"Baiklah saya akan bersifat non formal jika kita sedang berdua!" mendengar hal itu Zayn ingin melayangkan protes tapi. "Tidak ada negosiasi lagi!" Ovia menekan katanya pertanda tidak ingin dibantah.


Ovia menghembuskan nafas pelan dan menatap wajah Zayn dan wanita itu berkata. "Baiklah mari kita bicarakan sekarang!"


Zayn pun menjawab dengan wajah yang amat sangat serius. "Aku ingatkan kalau aku tidak ingin ada kata penolakan lagi, jika kau mengatakan nya maka jangan salahkan aku jika aku tidak akan melepaskamu!" jelas Zayn yang tidak ingin dibantah, mendengar itu Ovia pun bingung dan sedikit takut dia berpikir bagaimana jika Zayn benar-benar tidak akan melepaskan nya.


*Bagaimana ini? aishh lebih baik aku mencari alasan yang masuk akal* batin Ovia sambil berpikir mencari alasan, tiba-tiba dia mendapatkan sebuah ide.

__ADS_1


"Baiklah beri aku waktu untuk berpikir!" *lebih baik aku mengulur waktu dulu* batin Ovia.


Mendengar itu Zayn pun mengerutkan keningnya. "Baiklah aku beri waktu 1 jam untuk kau berpikir," ucap Zayn watados.


"Hah?" Ovia pun sangat kaget mendengar itu *apa dia sudah tidak waras* batin Ovia.


"Berikan aku waktu beberapa hari untuk berpikir,aku butuh waktu untuk itu," Ovia pun mulai sedikit kesal terhadap Zayn, pria itu tiba-tiba ingin mengatakan sesuatu tapi Ovia langsung memotong nya. "Jika kau menolak maka aku akan membencimu," ancam Ovia.


Zayn pun langsung menggeleng dengan cepat.


"Tidak kau tidak boleh membenciku, kau hanya boleh mencintaiku, baiklah aku akan memberi mu waktu?" pasrah Zayn karena dia tidak ingin wanita itu membencinya.


Bersambung~~~


Happy reading tolong dukungannya ya.

__ADS_1


__ADS_2