My Sexy Secretary

My Sexy Secretary
MSS 79


__ADS_3

Beberapa hari telah berlalu, dan selama itu Aneeq tidak pernah sekalipun menyerah untuk mendapatkan apa yang selama ini dia impikan. Yakni semangka besar kesayangan.


Aneeq dan Jennie semakin terlihat dekat, bahkan terkadang keduanya tampak mesra, meski belum ada status hubungan di antara mereka.


Sementara di sisi lain, kekacauan terjadi di perusahaan milik Michael. Karena tepat pada hari ini, surat gugatan cerai telah dikeluarkan oleh pengadilan. Ternyata Jennie berhasil mengambil bukti perselingkuhannya dengan Lora. Dan hal itu benar-benar membuat Michael murka.


Semua barang-barang yang ada di mejanya berserakan di lantai, dia mengamuk saat membaca surat tersebut. Bahwa putusan sidang akan dilakukan dalam waktu dekat ini.


Pria itu melemparkan amplop coklat ke sembarang arah. Dia mendengus kasar, dengan pancaran amarah yang memuncak.


"Argh, sial! Dari mana dia mendapatkan semuanya? Apa ada seseorang yang menyusup di kantorku dan mengambil rekaman cctv? Kurang ajar! Ini semua tidak bisa dibiarkan, aku harus membuat mereka semua mengaku!" cetus Michael merasa geram.


Dia mengepalkan tangannya kuat, lalu meminta sang asisten mengumpulkan semua karyawannya. Michael ingin membuat penyusup itu mengaku, dan jangan harap Michael akan mengampuninya.


"Will, cepat kumpulkan semua karyawan, aku ingin menginterogasi mereka, siapa yang berani berkhianat padaku, maka akan tahu akibatnya!" ucap Michael dengan nafas yang memburu, dia merasa tali kekang itu akan semakin terlepas, ya setelah Jennie pasti akan semakin menjauh darinya.


Padahal apa susahnya melepas Ziel dan kembali padanya. Bukankah semua itu syarat yang begitu mudah? Michael tak habis pikir, apa yang Jennie pertahankan dari bocah kecil itu, yang ada Jennie akan terus kesusahan, karena menanggung semua kehidupan Ziel.


"Mike, untuk apa kamu mengumpulkan semua orang? Itu semua tidak ada gunanya. Karena semua bukti itu sudah masuk ke pengadilan. Lagi pula, dia tidak akan sebodoh itu, kalau memang pelakunya adalah karyawanmu, dia pasti sudah kabur. Dia tidak akan mungkin berani berada di sini, karena dia tahu siapa kamu!" ujar Lora dengan nada yang meninggi, memperingati Michael bahwa semua yang akan dilakukan oleh pria itu pasti sia-sia.

__ADS_1


Padahal dia hanya sedang menutupi semua kelicikannya, berpura-pura simpati agar Michael tidak curiga.


Michael bergeming, dia mencoba mencerna semua ucapan kekasihnya. Apa yang dibicarakan Lora memang ada benarnya. Namun, dia tidak akan rela, jika Jennie harus lepas dari dirinya. Dia tidak mau bercerai dengan Jennie.


"Aku tidak ingin bercerai dari Jennie, Ra. Aku masih mencintainya, terlepas apapun itu. Aku masih mencintainya," lirih Michael dengan suara yang terdengar parau. Dia tidak tahu lagi harus apa, benarkah dia harus memakai cara licik agar Jennie mau kembali padanya.


"Kamu terlalu munafik, Mike. Itu yang membuat Jennie lebih memilih melepaskanmu."


"Apa maksudmu bicara seperti itu? Bukankah ini semua gara-gara kamu? Kalau saja hari itu Jennie tidak melihat kita, ini semua tidak akan terjadi!" pekik Michael, kini tatapannya berubah menajam, menghunus hingga ke dasar hati Lora.


"Aku memang salah. Tapi bukankah kita melakukannya berdua? Kamu tidak bisa hanya menyalahkan satu pihak saja. Yaitu aku. Karena kamu pun menikmati semuanya. Kumohon, lihat aku juga, Mike. Aku selalu ada untukmu, bahkan aku tetap terima meski kamu hanya menjadikanku sebatas pelarian," jelas Lora dengan bola mata yang sudah menganak sungai, ingin hati Michael kembali luluh olehnya.


Di dada bidang itu, Lora menumpahkan air mata buayanya. Hingga membuat Michael pun merasa bersalah.


"Maaf, Sayang. Aku hanya emosi tadi, aku harap kamu tidak menganggapnya serius."


Lora terdengar sesenggukan. "Andai kamu tahu, Mike. Aku juga bisa merasakan sakit hati sama halnya seperti Jennie. Tapi demi cintaku padamu, aku tetap bertahan. Apa sekarang kamu ingin aku menyerah?"


Michael memejamkan matanya kuat-kuat, lalu menggeleng. Dia hampir kehilangan Jennie. Dan dia tidak mungkin membiarkan Lora juga meninggalkannya.

__ADS_1


"Aku mencintaimu, Ra. Bertahanlah denganku."


"Tapi aku juga mau status yang jelas, aku tidak mungkin terus-menerus menjadi simpananmu."


Dan inilah yang membuat Michael merasa gamang. Dia memang mencintai Lora, menginginkan wanita ini berada di sampingnya. Namun, untuk menikah, entah rasanya dia tidak bisa.


"Mike!"


"Iya, Ra. Sabar, beri aku waktu dulu. Aku akan memikirkan semuanya."


Mendengar itu, seketika senyum Lora mengembang. Satu langkah lagi, dia akan menjadi Nyonya Nathanael. Dan jangan harap, Michael bisa bermain-main dengan wanita lain, setelah menikah dengannya.


*


*


*


Yang abis lebaran itu Daddy Python guyss bapaknya Aneeq, kalo Anaconda insyaallah tetep jalan, doain sehat selalu dan ada waktu luang buat kalian😗💕

__ADS_1


Salam anu👑


__ADS_2