My Strong Woman

My Strong Woman
ONE HEART 1


__ADS_3

Setelah sampai di kamarnya Velove mengunci pintu kemudian dia berjalan mondar-mandir memikirkan apa rencana dia selanjutnya. Dia berjalan sambil menggigiti kuku tangannya.


"Aku harus bersiap-siap pasti mereka akan membawaku ikut serta ke Las Vegas. Bagaimana caranya agar aku bisa mengakses jaringan yang aku tinggalkan disana. Sial, aku sangat membutuhkan laptop saat ini." ucap Velove masih dengan kebingungannya.


"Aku tidak boleh panik, aku harus tenang. Karena pura-pura bodoh itu berguna, agar bisa membodohi seseorang." imbuhnya.


Velove pun menenangkan dirinya sendiri agar tetap bisa mengikuti alur yang ada. Dia hanya perlu waspada saja kepada Mr. X karena jalan pikirannya sangat sulit di tebak.


DI MANSION, MAX.


Di rumah, Max di buat pusing dengan semua pertanyaan dari putranya. Justin menanyakan semua tentang Velove. Max tidak bisa menjelaskan karena Justin masih terlalu dini untuk mengetahui dunia keras yang di jalani oleh Velove.


Tak mau ambil pusing Max pergi ke ruang fitnesnya untuk mengurangi stress dalam pikirannya. Dia berolahraga untuk menjaga staminanya agar tetap kuat. Kemudian datanglah Luis yang memberikan informasi penting mengenai Dragon Empire.


"Tuan, saya mendapatkan sebuah petunjuk." ucap Luis.


"Katakan."


"Saya baru saja mendapatkan sebuah informasi mengenai Dragon Empire besok akan pergi ke Las Vegas untuk mendatangi suatu pertemuan rahasia dengan kelompok perdagangan senjata ilegal jaringan internasional Tuan."


"LAS VEGAS?" ucap Max sambil mengangkat barbelnya.



"Iya Tuan, kali ini informasi yang saya dapatkan pasti akurat sekali, dan saya jamin Nyonya muda akan ikut serta ke sana."


"Kalau begitu persiapkan semua anggota kita dan besok pagi langsung berangkat menuju ke Las Vegas." perintah Max kepada Luis.


"Baik Tuan, akan saya persiapkan semuanya. Permisi." jawab Luis kemudian pamit pergi


"Love aku akan membawamu kembali lagi, kali ini aku tidak akan melepaskan mereka." ucap Max dalam hati.


DI MANSION, MR. X


Malam hari Velove tertidur pulas di kamarnya, dan dari luar pintu kamarnya pun di buka oleh seseorang. Dia adalah Mr. X yang dengan sengaja masuk ke dalam kamar Velove tanpa permisi.

__ADS_1


Mr. X berjalan pelan menuju ke ranjang Velove. Dia mendekat dan perlahan naik ke atas ranjang. Velove belum menyadari keberadaan Mr. X yang sudah ada di sampingnya. Mr. X masuk ke dalam selimut, kemudian melingkarkan tangannya ke pinggang Velove yang sedang tertidur lelap. Mr. X memeluknya dari belakang, dia tersihir dengan bau wangi rambut Velove yang menusuk hidungnya.


Mr. X juga menghirup dengan lembut aroma tubuh Velove yang wangi karena lotion. Tangannya pun mulai masuk dan menulusuri perut Velove yang ramping. Velove merasakan sesuatu sedang menjalar di tubuhnya. Dia masih berpura-pura diam. Ketika tangan Mr. X ingin menjamah dua aset kembarnya barulah Velove melancarkan aksinya dengan membekuk tangan nakal itu dengan memelintirnya kemudian Velove bangun dan mengunci tangan nakal itu ke belakang.


"Dasar brengsek kamu melakukan kesempatan disaat aku tertidur, bagus juga nyalimu." teriak Velove marah.


"Hahahaa, lepaskan tangan ku sayang, aku hanya ingin kehangatan dari tubuhmu. Kamu begitu wangi dan aku ingin merasakan itu." jawab Mr. X dengan santai dan membuat Velove semakin jijik.


"Kamu benar-benar sudah tidak waras, mendengar suaramu saja sudah membuatku muak." umpat Velove kepada Mr. X.


"Lepaskan aku sayang, aku hanya bercanda tadi. Oke aku akan pergi dari sini setelah kamu lepasin tanganku."


Velove berpikir sejenak, kemudian dia melepaskan tangan Mr. X dan menjauh dari ranjang.


"Kamu sangat waspada sekali sulit sekali di taklukkan, dan sepertinya aku harus berjuang keras lagi untuk mendapatkan mu."


"Berjuanglah sampai kamu mati." umpat Velove dalam hati.


"Aku kesini hanya mau memberitahukan kalau kita akan berangkat ke Las Vegas jam 3 nanti, dan aku membutuhkan bantuan mu."


"Carikan aku data personal anggota klan Sky Lighter yang akan aku temui besok."


"Hahahaha, ada apa dengan hacker andalan mu? dia tidak bisa menembus sistem data lawan? kalaupun aku membantumu juga tidak menguntungkan ku. Aku tidak mau." jawab Velove tegas.


"Apa permintaanmu akan aku kabulkan."


"Izinkan aku pulang bertemu suami dan juga anakku." ucap Velove dengan wajah datar.


"Apa? mengizinkanmu pulang? bermimpilah sayang, aku tidak akan pernah membiarkanmu bertemu dengan si brengsek itu. Hahahahah. Bersiaplah satu jam lagi kita berangkat." ucap Mr. X dengan tergelak kemudian keluar dari kamar Velove.


"Makhluk sialan menjijikkan, awas saja kamu." dengus Velove kesal.


"Max aku merindukanmu. Huhhhh."


Satu jam kemudian Velove telah bersiap untuk pergi ke Las Vegas bersama Mr. X, dengan pakaian serba hitam Velove berjalan menuruni anak tangga. Mr. X berdiri dan memandangi Velove tak berkedip.

__ADS_1


"Mengapa kamu memakai masker?" tanya Mr. X.


"Aku ini misterius jadi untuk berjaga-jaga agar tidak ada orang yang mengenaliku. Ayo jalan." ucap Velove dengan berjalan melenggang mendahului Mr. X.


"Wanita ini sama sekali tidak ada yang di takuti." gumam Mr. X heran.


Di luar halaman semua anak buah Dragon Empire berkumpul, termasuk Megan dan Marcell. Velove berjalan melenggang dan menyapa musuh bebuyutannya.


"Hai aunty seperti biasanya make up mu selalu tebal, dan Hai juga Marcell lama tak bertemu kamu semakin tampan saja." ucap Velove sambil mencolek dada Marcell.


Velove sengaja berbuat seperti itu karena dia berpura-pura bodoh agar tidak terlalu di curigai. Padahal mata Velove sangat teliti, dia membaca semua situasi dan kondisi di sekitarnya.


Setelah lengkap, semua anggota mulai naik ke mobil masing-masing. Mr. X telah masuk duluan dan diikuti oleh Megan, namun sebelum Megan masuk Velove menyerobotnya dari belakang.


"Minggir jangan ambil tempatku Aunty, kamu duduk di belakang bersama Marcell." ucap Velove dengan remeh.


"Tidak bisa kamu saja yang duduk di belakang." sahut Megan kesal.


Kemudian Mr. X menengahi perdebatan kecil itu. Dia menyuruh Megan untuk duduk satu mobil bersama Marcell.


"Megan kamu duduk di belakang bersama Marcell, biar aku duduk di samping kesayanganku ini." ucap Mr. X dengan merangkul pundak Velove.


Velove pun sedikit menggeser posisinya karena Mr. X menempelnya dengan begitu dekat. Velove tersenyum devil ke arah Megan yang sangat kesal kepadanya.


"Hahahaha silahkan mati kesal kamu wanita jallla..ng." ucap Velove dalam hati.


Sedangkan Mr. X merasa bangga karena dia berpikir Velove sudah takluk dengan pesonanya. Dia terus memandangi Velove dengan tatapan menggoda. Velove yang menyadari hal itu pun sengaja mengabaikannya.


Akhirnya semua mobil berangkat ke bandara untuk menuju ke Las Vegas. Velove diam dan memejamkan mata berpura-pura tidur, namun pikirannya tetap berkerja memikirkan apa yang sudah dia rencanakan sebelumnya.


**JANGAN LUPA LIKE SETELAH MEMBACA YA DEARS👍😀


BUNGA KOPI DONG BUAT OTHOR🥰


VOTE NYA VOTE NYA😂😂😂

__ADS_1


TERIMA KASIH🥰🥰😍😍😘😘**


__ADS_2