My Strong Woman

My Strong Woman
EVERYTHING FOR YOU


__ADS_3

Keesokan harinya suami istri yang masih terlelap tidur dalam satu selimut. Max masih terpejam sambil memeluk istrinya. Velove juga tampak nyaman di pelukan Max. Suasana yang damai menyelimuti hati keduanya.


Hingga menjelang siang Max pun terbangun karena sinar matahari yang memasuki celah jendela kamarnya. Max mengerjapkan matanya dan melihat sang istri yang masih tidur dalam dekapannya.


"GOOD MORNING Honey."


Max pun bangun, dia membiarkan Velove yang masih terlelap tidur. Max beranjak dari tempat tidur, dia mau membuatkan sarapan untuk istrinya. Max keluar dari kamar kemudian melihat Mommy-nya berada di meja makan bersama Daddy-nya.


"Morning Mom, Dad," sapa Max kepada orang tuanya.


"Morning, Apakah istrimu masih tertidur Max?" tanya Nyonya Glover kepada putranya.


"Masih Mom, ini aku mau buatkan sarapan untuknya."


"Ini Mom ada dua potong roti panggang, kamu kasih saja ke Velove."


"Tidak Mom, Velove lebih suka sandwich di pagi hari."


"Emm, cepatlah buat terus bangunkan dia. Tidak baik jika masih tertidur sampai siang hari


begini."


Max langsung membuatkan sandwich dan segelas susu untuk Velove. Setelah jadi Max langsung membawanya ke kamar. Di dalam kamar ternyata Velove sudah terbangun. Dia duduk bersandar pada head board ranjang. Pintu kamar terbuka, tampak Max sedang membawa nampan berisi piring dan segelas susu.


"Hai sayang, kamu sudah bangun?"


Max meletakkan nampan diatas meja, kemudian dia mengecup kening Velove dengan lembut.


CUPP!


"Bagaimana perasaanmu hari ini?" tanya Max sambil membelai rambut istrinya.


"Sangat baik berkat perhatianmu." jawab Velove sambil tersenyum manis.


"Baiklah ayo sarapan dulu, aku sudah membuatkan sandwich kesukaanmu."


"Suapi aku dan aku minta laptop ku. Please!!"


Velove memohon kepada suaminya dengan mengedip-edipkan matanya. Max pun heran kenapa sifatnya sama persis dengan putranya Justin.


"Mau laptop, please." rengek Velove kepada suaminya.


"No Love, sekarang sarapan dulu, buka mulutmu. Aku suapi kamu dan setelah itu mandi terus aku akan ajak kamu berkeliling rumah. okey."


"Aku tidak ingin mandi sama kamu, yang ada nanti tidak jadi mandi kalau ada kamu."


"Wait apa yang kamu pikirkan sayang? Kamu pikir aku mau gitu memakan dirimu ketika lemah seperti ini? ya walaupun sebenarnya aku sangat ingin juga." ucap Max tanpa dosa.

__ADS_1


"Huuuu, dasar."


Max tertawa pelan, dia dengan sabar menghadapi sifat keras kepala istrinya itu. Setelah sarapan selesai Max membantu Velove untuk mandi. Digendongnya tubuh istrinya itu menuju ke toilet. Setelah itu Max membantunya mandi, seperti keramas dan membasuh badan. Setengah jam kemudian Velove selesai mandi, Max membawa istrinya keluar dan mendudukkannya di tepian ranjang. Max mengambil hair dryer kemudian dia mengeringkan rambut Velove yang basah.


Setelah kering Max mengambilkan baju ganti untuk Velove. Dia membantunya juga berganti pakaian. Velove sangat senang dengan pelayanan yang suaminya berikan. Velove tersenyum melihat Max yang sedang menyisir rambutnya.


"Tersenyumlah terus sayang, karena senyuman mu itu adalah anugerah bagiku," ucap Max tanpa melihat istrinya.


"Apa kiranya yang membuatmu sangat bahagia?"


"Nothing, cepat bawa aku keliling rumah." sahut Velove mengalihkan pembicaraan Max.


Max menggelengkan kepalanya melihat kegengsian Velove yang besar. Setelah selesai menyisir rambut Velove, Max mendorong kursi roda itu keluar dari kamar. Dia ingin membawa Velove keliling rumah barunya.


Max segera menuju ke garasi mobil, dimana terdapat deretan mobil sport terparkir di dalam sana. Terdapat lima merk mobil sport mewah di dalam garasi yang besar itu, dari Lamborgini, Ferrari, Aston Martin, Maserati, dan Chevrolet Corvette berbaris rapi. (menghalu dulu jadi horang kaya😂)


"Woww, bagaimana aku mengendarai semua ini Max?" seru Velove takjub.


"Terserah sayang, kalau kamu tidak suka bilang saja nanti akan aku ganti." sahut Max.


"Aku suka, suka sekali. Kamu memang tau seleraku Max."


"Yeah, ayo kita lanjut ke belakang."


Max membawa Velove ke taman belakang dimana terdapat kolam renang yang luas, dan di samping kolam renang itu terdapat ruang gym dam juga bar kecil.


"Kolam renang, ruang gym, wahhh ada meja bilyard di dalam sana Max."


Max membawa Velove masuk ke dalam ruang gym itu. Kemudian Max mengambil stik dan bola bilyard, dia ingin mencoba meja bilyard-nya yang masih baru itu.



"Lain kali aku ingin menantang mu bermain Max." seru Velove dengan penuh semangat.


"Cepatlah pulih sayang, kita bermain bersama. Oh ya di depan kamar kita juga ada kolam renangnya."


"Kenapa ada di depan kamar kita Max? Aneh."


"Apanya yang aneh Love, tentu saja aku ingin berenang dan bercinta denganmu disana juga."


Mata Velove melotot seketika mendengar ide gila suaminya. Kemudian Max berjalan mendekati Velove yang sedang melamun.


"Kenapa sayang, apa yang sedang kamu bayangkan?" bisik Max di telinga Velove.


"Shiiit, menjauhlah dari telingaku pria menyebalkan." gerutu Velove dengan memanyunkan bibirnya.


"Hahahaha, cepatlah sembuh sayang, kita rasakan sensasi bercinta di dalam air." sahut Max menggoda Velove.

__ADS_1


Muka Velove memerah menahan sesuatu akibat godaan Max.


"Max berhenti menggodaku, kalau aku sehat sudah aku tendang kamu sejauh mungkin."


"Hahaha sayang kamu menggemaskan sekali ketika menahan sesuatu seperti itu. Hahaha."


"Shut up, aku mau keluar dari sini."


"Okey, okey, sayang aku tidak akan menggoda mu lagi."


Max mendorong lagi kursi roda istrinya itu keluar menuju sebuah taman bunga yang indah.


"Wahh taman ini indah sekali Max."


"Tentu harus indah Love, karena suatu saat nanti kita akan quality time dengan anak-anak kita. Menemani mereka bermain disini. Bukankah itu sangat indah?" ucap Max sambil berjongkok di samping Velove.


"Ya sepertinya begitu Max." jawab Velove sambil melihat bunga-bunga yang bermekaran di sekililingnya.


"Love jika aku ingin merayakan pernikahan kita. Kamu mau kan?"


Velove diam sejenak, kemudian dengan wajah sendu dia memberi jawaban kepada Max.


"Aku mau tetapi jangan terlalu ramai dan mewah, karena aku tidak suka yang berlebihan."


"Baiklah sayang, aku akan mempersiapkan semuanya sekarang. Ahh aku bahagia sekali dengan semua ini Love." ucap Max dengan menciumi tangan istrinya.


"Justin pasti sangat senang jika mendengar berita ini Max, karena ini salah satu impiannya dari dulu. Justin ingin melihatku menikah dengan orang yang aku cintai."


"Kita akan wujudkan mimpi Justin dengan perlahan Love. Aku akan mengganti waktunya yang hilang dulu dengan kasih sayang dan perhatian penuh."


Velove tersenyum manis, dia sangat terharu dengan ucapan Max yang menyentuh hati.


"Terima kasih atas semuanya suamiku."


"Apapun itu sayang, akan aku berikan semuanya untukmu."


Max memandang wajah Velove dengan tatapan lembut. Velove membelai dan meraih pipi Max, mata mereka beradu dan keduanya saling memiringkan kepala. Max dan Velove fokus ke bibir satu sama lain. Akhirnya Velove dan Max saling berciuman dengan penuh cinta. Kemudian dari belakang terdengar suara.......


DADDY!


MOMMY!


...🤣bersambung😂...


**AHHHH GUMUSHH😂😂😂OTHOR NULISNYA SAMBIL SENYUM-SENYUM SENDIRI🤣🤣🤣MEMBAYANG KAN ANDAIKAN PAK SU KU DIRUMAH SE SO SWEET BABANG MAX🤣🤣😂😂😂BISA MELELEH HATI KU TIAP HARI🤣🤣🤣😂😂😂


JANGAN LUPA LIKE SETELAH MEMBACA YA DEARS👍🥰

__ADS_1


HADIAH DAN VOTE JUGA BUAT OTHOR😀🥰


TERIMA KASIH🥰🥰😘😘**


__ADS_2