
"Justru semua yang abang berikan pada aku itu sangat-sangat cukup. Bahkan aku bingung akan menggunakan nya untuk apa. Tapi, aku ingin bekerja karena aku ingin menjalani hari-hari aku seperti biasanya. Dimana aku akan sibuk bekerja dan melakukan apa yang aku sukai selama ini. Aku tidak bisa jika harus diam saja, rasanya seluruh badan aku akan sakit-sakit dan pegal-pegal jika kebanyakan diam saja" jawab Viera yang membuat Varo semakin merasa bingung akan keinginan sederhana dari Viera.
"Oke, kamu akan mendapatkan apa yang kamu inginkan. Tapi, setelah kamu hamil. Kamu tidak boleh lagi bekerja dan melakukan apa yang kamu sukai. Aku ingin kamu selalu diam dan menunggu aku pulang kerja setiap harinya. Bagaimana, apa kamu setuju?" tanya Varo yang membuat Viera menatap Varo dengan tatapan bingungnya.
Pasalnya dia tidak berfikir hingga kesana. Bahkan membayangkan jika dia akan hamil dan melahirkan anak dari seorang Elvaroz Malik Tomlinson. Pria yang sebelumnya sangat dia benci itu.
"Kenapa diam? Apa kau tidak ingin hamil anak dariku?" tanya Varo saat melihat Viera yang diam melamun tanpa menjawab pertanyaan darinya sama sekali.
"Ah, enggak. Enggak apa-apa, aku hanya berfikir. Kenapa aku tidak memikirkan akan hamil, padahal aku sudah pernah melakukan nya dengan abang untuk pertama kalinya dan itu juga baru sekali bukan? Apa itu akan membuat aku hamil?" jawab Viera yang sadar dari lamunan nya itu lalu bertanya dengan polosnya pada Varo.
Varo malah tersenyum smirks saat mendengar pertanyaan dari Viera. Dia berfikir jika Viera sama sekali tidak tahu apa-apa tentang masalah seperti itu dalam hal hubungan suami istri.
"Iya, mungkin saja sekarang sudah ada little Varo disini. Apa kamu yakin akan tetap bekerja lagi hmm?" jawab Varo membuat Viera merasa bingung akan pertanyaan dari Varo padanya.
"Tapi, aku tidak merasakan apa-apa. Bukankah wanita hamil itu akan muntah-muntah dan merasa mual? Tapi aku baik-baik saja, dan lagi aku baru saja selesai mensturasi. Apa mungkin aku akan hamil?" tanya Viera lagi.
Membuat Varo ingin tertawa terbahak-bahak mendengarnya. Ternyata seorang Xaviera Purnama masih sangat polos dan tidak tahu apa-apa. Walau dia sangat pemberani dan selalu garang juga bersikap bar-bar. Tapi dia adalah gadis polos dan tidak tahu apa-apa tentang hal berbau mesum seperti itu.
__ADS_1
"Dengarkan aku, kamu hamil atau tidak. Kamu harus selalu menurut padaku dan jangan pernah membantah. Kamu terlalu biasa mandiri dan selalu membantah apa yang aku katakan padamu. Jadi mulai sekarang, kamu harus menurut dan selalu jaga kesehatan kamu. Aku mengizinkan kamu tetap bekerja dan melakukan apa yang kamu sukai dan kamu inginkan. Hanya saja kamu jangan terlalu kelelahan. Jika sudah merasa lelah, berhenti dan langsung pulang. Kamu akan selalu ditemani oleh seseorang yang akan selalu menjaga kamu nantinya. Jangan membantah dan jangan menolaknya" ucap Varo yang langsung mengatakan tidak ingin dibantah oleh Viera saat melihat Viera akan keberatan dan menolak keinginan nya itu.
"Baiklah, aku akan menerimanya. Tapi apa tidak masalah jika aku mengajak seseorang masuk kedalam hotel? Aku kan hanya kariawan biasa disana. Pak Jamal pasti akan menegurku" ucap Viera yang mengatakan apa yang ada didalam fikiran nya pada Varo.
"Jamal sudah tahu siapa yang akan bersama dengan mu. Jadi, dia tidak akan berani melarang kamu untuk itu. Tapi kamu harus selalu ingat apa yang aku katakan tadi padamu" ucap Varo yang langsung membuat Viera tersenyum dan memeluk Varo dengan erat.
Varo merasa senang akan Viera yang sangat manis seperti sekarang ini. Dimana dia mau memeluknya lebih dulu dan tersenyum sangat manis padanya.
"Makasih banyak abang. And I love you so much my husband" ucap Viera yang tersenyum dan tanpa dia sadari. Dia mengungkapkan perasaan cintanya pada Varo.
"Iya" jawab Varo yang masih terpaku dan merasa tidak percaya akan pendengaran nya saat Viera mengungkapkan perasaan nya pada Varo.
"Kenapa abang diam saja sejak tadi? Jika memang aku tidak boleh bekerja lagi juga tidak apa-apa sih. Asalkan abang jangan diam saja seperti ini dan apa lagi jika melukai diri abang lagi" ucap Viera yang menatap manik mata Varo dengan tatapan takut jika Varo kenapa-kenapa.
"Aku tidak apa-apa. Aku mengizinkan kamu untuk bekerja, tapi kamu jangan pernah melanggar apa yang aku katakan tadi. Karena aku akan melakukan apa yang ada didalam fikiran kamu barusan" ucap Varo yang menangkup wajah Viera dan dia mengusap bibir Viera dengan lembut.
"Iya" jawab Viera sambil mengerucutkan bibirnya. Dia merasa sangat senang karena dicintai begitu besar, bahkan Varo begitu posesip padanya.
__ADS_1
Mereka berdua menikmati malam nya ditaman yang membuat Viera merasa selalu dekat dengan kedua orang tuanya. Apa lagi sekarang sudah ada pria yang menemaninya dan mendengarkan semua keluh kesahnya yang mungkin jika Xaqer menjadi pendengarnya akan merasa jengah akan hal itu.
.
Sedangkan ditempat yang lumayan jauh dari sana terlihat seorang wanita cantik sedang mengamuk tidak tahu kenapa. Siapa lagi jika bukan Anastasia Mendez yang sedang mengamuk. Karena dia merasa kesal akan pria incaran nya selama ini malah dekat dengan wanita yang menurutnya itu adalah wanita yang biasa-biasa saja. Juga tidak menarik sama sekali.
"Aaaa, kenapa harus wanita itu yang mendapatkan perlakuan manis darinya? Kenapa bukan aku? Apa kurangnya aku EL? Aku cantik, aku baik-baik dan aku lebih segalanya dari dia. Kenapa kamu sama sekali tidak pernah mau melihat itu semua EL. Kenapa?!" teriak Ana didalam mobilnya dan dia mengemudikan mobilnya dengan kecepatan penuh.
Dia begitu dipenuhi oleh kemarahan dan juga emosi yang sangat besar. Dia sangat kesal dan bahkan marah pada wanita yang sekarang sedang bersama dengan Varo.
"Aku bersumpah EL, aku akan merebut kamu darinya. Jika aku tidak bisa melakukan itu, maka aku akan membuat wanita itu yang akan menjauh dari kamu bagaimana pun caranya" ucap Ana dengan kepercayaan diri yang tinggi akan bisa memiliki Varo.
Bahkan dia tidak sadar, jika dibalik Varo dan Viera ada seseorang yang selalu menjaga mereka berdua. Bahkan seorang Mafia provesional pun tidak akan bisa melakukan nya. Apa lagi jika hanya wanita yang sendiri dengan kenekadan nya saja.
Ana mengemudikan mobilnya tidak tentu arah, hingga dia bertemu dengan seseorang yang tiba-tiba mencegat mobilnya dari depan dan belakang.
Untung saja airbag nya berfungsi dengan baik, jadi saat dia membentur kap mobil didepan nya diacuhkan tidak kenapa-kenapa. Hanya ada luka memar saja dikeningnya sedikit.
__ADS_1