Odd Eye

Odd Eye
Part 29. Solusi terbaik


__ADS_3

...▪︎OODEYE▪︎...


"Tak sopan"


Orang-orang hendak mengkonfrontasi lagi tetapi Hanaya kembali menyela, tidak memberi celah.


"Di rumah Tuhan, di saksikan tangan kanannya, Sri Paus dan perpanjangan tangannya, Kaisar rakyat Utopia mencemooh. Saya tak mempersalahkan jika anda sekalian membenci dan menghujat saya. Tapi kuil adalah tempat suci, rumah dewa, dan setiap ucapan harus di jaga. Menghujat sama saja dengan mengotori kesucian rumah doa"


Semua orang membeku. Merasa bersalah.


Benar. Di rumah dewa, di tempat yang suci, rakyat menghujat bahkan mengumpat. Mengotori kesucian tempat bertukar temu dengan dewa dan tempat penyampaian suka duka.


"Lalu bisakah kalian semua mendengar pembicaraan saya hingga selesai?" Dan kalimat ini, secara tak langsung menyebabkan kerumunan kian terdiam.


"Terima kasih telah mendengar ucapan saya. Izin kan saya melanjutkan Yang Mulia" usai menerima afirmasi, Hanaya melanjutkan.


"Pepatah mengatakan, jika ingin makan haruslah bekerja. Tentu menggunakan prinsip ini kita bisa menyarankan warga Basiley untuk membantu bekerja di tempat-tempat yang di minta. Lalu hasil akan di bagikan sama rata"


"Madelin menyatakan pendapat"  Madelin menyela cepat "Pajak kerajaan, dan jumlah pekerja akan melebihi kapasitas yang ada. Jika harus menggaji tambahan orang akan membebankan pemasukan. Bagaimana mengatasinya?" Tanyanya tajam.


"Mudah saja. Lakukan pergantian pekerja. Misalnya di ladang beras. Jumlah petani yang biasanya bekerja tidak di kurangi, hanya di jadwalkan di hari yang berbeda sebab tambahan orang. Upah yang di berikan sama rata. Begitupun pada tempat yang lain. Berikan akses warga Basiley untuk dapat mengunjungi pusat pangan dengan begitu pemasukan tambahan di dapat"


Solusi ini sederhana, mampu membuat semua orang kagum.


Mengapa tak terpikirkan oleh mereka?


Sementara itu, Mata Duke Nestra berbinar. Viviana de Lances yang di kenal sebagai gadis sembrono dalam sekejab berubah bahkan menjadi secerdas ini dalam beberapa bulan belakangan? Seperti mujizat dewa saja.


Viviana punya potensial menyaingi putrinya, tidak ! Bahkan melebihi Madelin.


Pemikirannya terlalu luar biasa.


Mereka semua bahkan tak pernah berpikir sejauh itu dan tersulut emosi, tapi Viviana menjabarkannya dengan mudah. Memberi solusi atas permasalahan yang dianggap pelik ini.


Sebenarnya, solusi ini di dapat dari sistim pembagian petugas pembersihan di kelas saat sekolah menegah atasnya. Begitu pertanyaannya keluar Hanaya langsung memikirkan itu.


Tak di sangka hal sesederhana itu berguna seperti ini.


"Jika Basiley menolak, tentu itu tak merugikan Utopia. Pihak kita di untungkan dalam pilihan mana pun. Baik di tolaknya delegasi atau di terima"


Benar. Basiley yang krisis pangan tak akan menolak sementara kebanyakan warga Basiley hidup dengan cara menjarah atau merampok bahan makanan milik suku maupun kelompok yang melintasi daerah mereka. Sebab itu untuk menstabilkan kerajaan, raja Basiley mengirim pasukan untuk menjadi sewaan negara atau kekaisaran lain dengan imbalan.


Mungkin alasan mereka menerima delegasi ini sebab banyaknya kematian prajurit dalam penugasan berdampak pada kemiliteran. Sebab itu begitu Utopia mengajukan delegasi, ini di terima dengan mudah. Bahkan mengajukan syarat yang serakah.


Basiley terkenal akan kebanggaan terhadap harkat mereka yang hebat dalam kemiliterannya. Sayangnya, sebab kebodohan pemimpin mereka Basiley kehilangan reputasi belakangan ini. Jika Raja memulai penyerangan dari daerah kecil dan bukan kekaisaran, tentu dalam kurun waktu sepuluh tahun Basiley akan bergelar kekaisaran atau setidaknya calon kekaisaran sebab wilayah yang luas.


Sayang sekali sebab ambisi dan kesombongan adalah sifat dasar manusia. Dan dengan kemiliteran yang perkasa, Basiley memandang lemah semua kekaisaran atau kerajaan lalu menyerang membabi buta tanpa rencana berujung pada kehancuran. Lupa bahwa setiap kerajaan memiliki aspek, keunggulan, dan kekurangan tersendiri.

__ADS_1


Jika kemiliteran Basiley di pergunakan dengan benar, mereka tak akan menerima delegasi seperti ini dan makmur dengan cara tersendiri.


Sebab itu banyak pejabat tinggi menolak delegasi ini. Basiley yang hampir mati masih saja congkak. Memandang tinggi diri sendiri.


Ada saat dimana orang tau harus merendahkan diri hingga bagian terendah demi tetap hidup, yaitu : hampir mati, terpuruk, atau sangat malang. Sayangnya Basiley termasuk orang bebal yang tak tau arti mensyukuri.


Jika kekaisaran lain bergerak, Basiley mungkin hanya tinggal nama. Dan di jadikan budak untuk keuntungan pribadi.


Tak ada yang tau secepat apa takdir membalikkan keadaan.


Itulah kata-kata Brianna, yang terkadang di ucapkan tak peduli sinkron atau tidaknya dengan topik mereka.


Memikirkan itu, Hanaya teringat Brianna. Matanya bahkan bergerak mencari keberadaan pelayan terdekatnya itu.


Dia harap gadis itu ada di sini, menyaksikan dari manapun itu lalu saat Hanaya selesai dengan kemenangan, Brianna akan menyambutnya dengan ucapan Saya sangat bangga melayani anda nona.


Sama seperti ucapannya pada waktu keberhasilan Podium Discussion pertamanya. Hanaya tak butuh pujian namun mendengar itu dari orang terdekatnya memicu semangat Hanaya.


Dia juga akan mengharapkan perayaan berlebihan ayahnya. Dan wajah bangga ibunya.


Prok prok prok.


Tepukan tangan meriah menggaung  kali ini di tujukan padanya. Senyum bangga Javier memercik rasa bangga yang membuncah.


Namun kala netranya bertemu dengan Xavier, senyum Hanaya luntur menghilang tanpa jejak di gantikan ekspresi dingin.


Topik selanjutnya bergulir.


Hanaya atau Viviana berhasil menyabet seluruh pertanyaan.


Hanaya benar-benar membuat semua orang kagum akan kepandaiannya. Solusi dan cara menangani masalah, yang tak seharusnya di ucapkan gadis 18 tahun. Sementara Madelin membisu, hanya menyela sesekali.


Raut wajahnya pun berubah dingin tanpa emosi. Seakan-akan wajah congkak penuh kemenangan itu tak pernah ada.


Hal yang membuat Hanaya keheranan.


Sangat tak mungkin Madelin yang ambisius menyerah hanya karena satu pukulan awal darinya. Namun, begitulah realitanya. Madelin bagaikan pemeran pendamping yang hanya membantu menonjolkan sosok Viviana.


Lalu pengumuman pemenang di utarakan.


"Dengan seizin dewa kekaisaran telah di berkati dengan ratu yang bijaksana. Disaksikan seluruh rakyat Utopia dan dengan berkat dewa Saya selaku kepala pemimpin kuil memilih lady Viviana de Lances sebagai calon ratu"


Hening.


Degup jantung Hanaya bertalu. Apa opininya kurang menarik hati atau kurang dari beberapa segi?


Tanpa di duga kerumunan itu bersorak menyambutnya terbuka.

__ADS_1


"DEWA MEMBERKATI KITA !"


"UTOPIA AKAN MAKMUR !"


"LADY VIVIANA ADALAH RATU YANG HEBAT !"


"HIDUP CALON RATU! HIDUP!"


"KAMI SALAH MENILAI ANDA! HIDUP VIVIANA !"


Mata Hanaya memanas euforia bahagia membuat senyumnya lepas.


Ini, adalah hari dimana dia terima.


Semua orang memandangnya dengan cara yang benar bukan lagi berdasarkan rumor yang di buat.


"Sampaikan pidato anda lady "


Hanaya menatap orang banyak itu.


Lantas memberi penghormatan di hadapan semua orang. Hal yang membuat mereka tertegun.


Pertama kalinya dalam sejarah Utopia, ratu memberi penghormatan pada rakyat. Dan dengan ini Viviana berhasil menunjukan seberapa murni niatnya.


"Terima kasih telah memilih saya. Izinkan saya berbakti dengan cara saya sendiri. Saya di pilih oleh nurani rakyat maka saya akan memastikan masa depan Utopia terjamin. Mohon bantuan untuk kedepannya"


Itu tulus. Dan begitu menyentuh. Ini adalah pertama kalinya, Utopia memiliki ratu yang meminta bantuan tanpa sungkan, yang menunjukan sisi lemahnya. Tapi mungkin dengan ini, dengan sifat ini semakin banyak hati dapat terikat.


Bukankah dengan kerendahan hati seseorang dapat memikat dan menarik kasih orang banyak?


Dan Hanaya melakukan itu. Menarik hati orang lain dengan caranya tersendiri.


Viviana de Lances telah mencapai impiannya.


Brianna kau benar.


Takdir membalikkan keadaan dengan cepat dan tanpa ku sadari.


Apa kau melihatnya ? Ku harap iya.


Nama Madelin yang di agungkan, berangsur menjadi namanya.


Viviana sang ratu resmi di nobatkan.


...▪︎OODEYE▪︎...


Note: Reupload232604CL

__ADS_1


__ADS_2