Panggil Aku Nadia....

Panggil Aku Nadia....
11 (hilang'nya mahkota)


__ADS_3

"keesokan harinya"


yunn...reee ....aku hari ini mau bolos sekolah,kalian jangan bilang2 ya kalo aku bolos !! bilang aja aku sakit.kata Nadia sambil merajuk.


kamu mau kemana siy Nad ?? akhir2 ini kamu aneh tau gak siy !! suka ngilang2 gitu.jawab rere.


emmm , aku gak aneh kok aku masih waras juga kata Nadia sambil memegang dahinya ,aku cuma butuh hiburan agar aku gak spaneng .masalahku terlalu banyak dirumah ,kalian juga tau khan ?jadi tolong sekali ini bantu pleasee... bujuk Nadia.


hemmm , ya ya ...jawab rere


kamu hati2 ya Nad ,entah kenapa perasaanku gak enak Nad ,sahut yunda sambil menatap Nadia ,dia merasa sahabatnya begitu banyak menyembunyikan sesuatu.


iyaa yun...kamu sante ajaa aku gak bakal kenapa2, kata Nadia sambil memeluk kedua sahabatnya .


rere dan yunda naik angkot yang beda dengan nadia , nadia sudah menyuruh pak Bara menunggu ditempat yang menurut nadia cukup aman.


"maaf pak menunggu lama tadi angkotnya lama" kata nadia waktu masuk ke mobil pak bara.

__ADS_1


"gak papa sayang" jawab pak Bara sambil mencubit pipi Nadia


***


mereka masuk menuju salah satu hotel elite dikota mereka,mobil parkir di basement.mereka turun menuju lift Nadia mengikuti pak Bara dibelakangnya menuju lantai 1 tempat lobi hotel itu.keluar dari lift menuju lobi ternyta banyak sekali orang disitu pandangan mereka lansung tertuju pada Nadia .


Nad , kamu tunggu sini ajaa yaa , sebentar aku kembali.kata pak Bara.


iyaa pak ,jawab nadia pelan .nadia celingak celinguk dia merasa semua pandangan tertuju padanya.nadia menundukan wajahnya dan mengeluarkan ponselnya untuk menutupi rasa malunya.


Nadia hampir menolak tapi dia langsung ingat hari ini dia adalah milik pak Bara seutuhnya.


kamar mereka ada di lantai 3 ,baru sekali ini nadia masuk ke kamar hotel ,nadia berdecak kagum ini pasti kelas kamar paling mahal batin Nadia.


Nadiaaa...ini uang 40 juta yang aku janjikan kata pak Bara sambil menyerahkan uang dalam amplop ,sekarang kamu ganti baju kamu ini , dan jangan kamu pakai penutup dada kamu !! perintah pak Bara sambil menyerahkan baju nya ke Nadia.


iyaa pak , Nadia meletakan uang dalam amplop itu ke dalam tas nya lalu menuju ke kamar mandi,sampai dalam kamar mandi nadia melepaskan semua bajunya dan memakai baju yang diberikan pak Bara tadi.Nadia shock melihat baju yang super tipis itu ,ditambah nadia tidak diperbolehkan menggunakan bra.rasanya nadia tidak ingin keluar dari kamar mandi itu air matanya sudah mengenang dan hampir tumpah ,suara ketukan di pintu kamar mandi menyadarkan Nadia ,bergegas dia mengusap air matanya lalu segera keluar.

__ADS_1


Nadia keluar dari kamar mandi sambil menutupi dadanya, dia kaget karena ternyta pak Bara sudah ada didepan pintu . ehh ohh pak Bara...kata Nadia dia merasa sangat malu dengan posisi dia seperti sekarang.


Pak Bara melihat Nadia seperti serigala kelaparan yang siap siap menerkam mangsanya yang sudah didepan mata.kamuu cantik sekalii Nad...? kata pak Bara lalu meraih badan Nadia dan menggedongnya lalu membaringkan tubuh Nadia di kasur.


Nadia sudah betul2 pasrah dia tidak berani membuka matanya , dia berusaha menahan air matanya yang hampir tumpah, tadi pak Bara sempat bilang kalau sampai Nadia menangis dia tidak mau melanjutkan semua ini, maka itu nadia betul2 menahan agar itu tidak terjadi .


Nadia ... pak Bara mencium Nadia, dia memandangi tubuh nadia yang betul2 indah dia lalu membuka tali di dada nadia hingga terlihatlah isinya yang sangat menantang itu, pak Bara sudah tidak tahan lagi ,Nadiaaa ....pak Bara langsung memeluk tubuh Nadia menciumi seluruh wajah Nadia, menjelajahi setiap inci tubuh Nadia,lalu dengan segera dia melepas semua baju yang dikenakanya...dia membalikan lagi tubuh Nadia , sayang ...buka matamu , perintah nya pada Nadia .ketika Nadia membuka mata dia tersentak kaget melihat apa yang ada dihadapanya , rasanya Nadia ingin sekali melepaskan diri dan berlari meninggalkan kamar ini.pak Bara tidak memberikan waktu Nadia untuk memikirkan hal apapun ,kembali dia ke tubuh Nadia, hingga sampai ke segitiga pengaman nadia yang dengan cepat lansung dia lepaskan hingga sekarang tubuh polos Nadia yang masih sangat ranum terpampang nyata tanpa sehelai benang pun di hadapanya .mata pak Bara langsung tertuju ke bagian inti Nadia , dengan segera dia langsung melebarkan kaki nadia , tiba waktunya merasakan yang sangat dia inginkan dari sejak pertama melihat Nadia.


"aahhhhh sakit pak " Nadia setengah berteriak air matanya mengalir deras ,dia tidak bisa merasakan apapun hanya sakit pada bagian bawahnya.


tenang sayang ini hanya sebentar , jawab pak Bara pelan.


, hingga akhirnya dia mencoba lagi dan menghentaknya sekali lagi dan berhasil ... dia sudah berhasil mengambil kesucian Nadia ,dia tersenyum puas ,lalu melanjutkan menyelesaikan puncaknya.


Nadia menangis tersedu ...


dia masih berbaring diranjang hotel itu dia merasakan sakit diseluruh badanya terutama bagian bawahnya tapi tidak sesakit hatinya, tadi dia sempat melirik ada noda darah di sprei itu , "aku sudah kehilangan masa depanku" guman Nadia.

__ADS_1


__ADS_2