
Nadia sangat menikmati perjalanan bersama Bandi melihat pemandangan disepanjang jalan yang betul2 sejuk dan indah sesekali mereka berhenti dan berphoto2 untuk dijadikan kenangan mereka berdua yang entah kapan lagi bisa bertemu. Bandi betul2 bahagia senyum diwajah nya tak pernah berhenti .
Ban ... aku laper nihh ,berhenti dulu yuk makan dimana ? kata Nadia sambil mengelus2 perutnya.
Nanti aja ya mbak kalau udah sampe Wonosobo , nanti kita berhenti di warung pinggir jalan sambil menikmati kabut dan pemandangan gunung sebentar lagi sampe kok. jawab Bandi
Oke dehh , sahut Nadia.
Untuk menghilangkan rasa laparnya Nadia memakan roti bekalnya , dia menoleh ke Bandi lalu memotong rotinya dan mengarahkan tanganya menyuapi Bandi ...Bandi kaget dia ingin sekali menerima suapan Nadia tapi ada rasa tidak enak ,Nadia menganggukan kepalanya memberikan isyarat agar Bandi tidak menolak .
Bandi menepikan mobilnya di warung pinggiran daerah Wonosobo menunya memang tidak banyak tapi sudah cukup membuat mereka berdua kenyang Nadia memesan mie rebus telor dan teh panas begitupun Bandi cuman bedanya Bandi dengan kopi.
Dingin sekali ya Ban... brrrr...,kata Nadia sambil bergidik
Yaa disini cuaca cerah pun tetap dingin mbak apalagi sekarang yang gerimis ,jawab Bandi menjelaskan.
Nadia merapatkan jaketnya dia melihat pesan di ponselnya ada pesan dari Nadine yang menanyakan dia sampai dimana, membuat Nadia ingin segera sampai dirumahnya dia segera menghabiskan mie rebusnya yang sudah tidak hangat lagi.
Mereka melanjutkan perjalanan setelah menghabiskan makanan dan minuman mereka hujan ternyata semakin deras dan berkabut membuat Bandi menyetir mobil dengan sangat pelan karena pandangan nya terhalang oleh kabut ,karena kabut semakin tebal akhirnya Bandi menepikan mobil nya karena takut terjadi apa2 dijalan.
Mbak , kita tunggu hujan agak reda dulu yaa .kata Bandi sambil mematikan mesin mobil dan menepi di depan ruko yang tutup.
Iya gakpapa Ban ... sahut Nadia .
Mbak , nanti kalo disana apa Mbak Nad mau langsung nikah sama pacar mbak ? tanya Bandi
Hah , yaw enggaklah aku gak akan nikah dalam waktu dekat ini Ban... aku ingin membantu kedua orang tuaku dulu lagipula pacar aku dia masih berlayar dan belum tau pasti pulang nya kapan... disamping itu kita juga belum memiliki restu dari kedua orang tua aku Ban. Jawab Nadia
Ohh gitu ya Mbak , Jangan lupain saya ya Mbak ... kata Bandi sambil memandang Nadia .
__ADS_1
Aku gak bakal lupain kamu Ban ... jawab Nadia tersenyum dan balas memandang Bandi yang juga sedang menatapnya.
Sejenak pandangan mata mereka beradu entah kenapa Bandi yang biasanya sungkan saat itu seperti memiliki kekuatan untuk terus memandang Nadia , lama2 Nadia merasa salah tingkah sendiri karena mata elang Bandi terus menerus melihatnya dan tangan Bandi meraih tangan Nadia , Nadia tidak menghindar bahkan ketika Bandi semakin mendekatkan wajahnya ke wajah Nadia ...Nadia pun hanya diam. Nafas Bandi semakin memburu dia semakin berani bibirnya mencium bibir Nadia dan tanpa diduga Nadia membalasnya hingga mereka untuk beberapa saat tenggelam dalam suasana dan beberapa menit Bandi tersadar dan dia seger a menghentikan ciumannya dan melepaskan ******* bibirnya.
Maafkan saya mbak Nadia ...saya betul2 lancang , sekali lagi maafkan saya mbak !!! kata Bandi yang tidak berani menatap Nadia .
Emm ... gak papa Ban , hujanya sudah reda kita jalan lagi yuk... jawab Nadia yang betul2 malu kenapa dia bisa sampai terbawa suasana hingga lupa diri seperti tadi .
Mereka meneruskan perjalanan dan berusaha melupakan yang sudah terjadi walopun itu membuat mereka jadi merasa canggung untuk mengobrol lagi hingga akhirnya mereka lebih banyak diam.
Sore hari mereka sudah sampai di kota kelahiran Nadia "Purwokerto" ,Bapak dan ibu Nadia dan tak ketinggalan Nadine menyambut kedatangan Nadia dengan sangat gembira , Nadia sangat bahagia karena dia merasakan kehangatan keluarga nya yang sudah sangat dirindukan. setelah mengantarkan Nadia ...Bandi langsung berpamitan karena dia harus mengantarkan pesanan dan setelah selesai harus segera balik lagi ke "Semarang"
Mbak Nadia saya pamit dulu yaa ...kapan2 mbak main ke rumah Bu Fita lagi khan ? kata Bandi .
Iyaa pasti aku akan main2 kesana kalo ada waktu dan diberi kesehatan ...kamu sehat2 disana ya... jawab Nadia sambil mendekati Bandi dan memeluknya dengan erat .
Bandi berpamitan pada kedua orang tua Nadia dan juga Nadine lalu bergegas meninggalkan rumah Nadia melanjutkan tugasnya .
Dia karyawan Tante Fita bagian gudang . jawab Nadia sambil masuk kerumah
Ganteng ya kak ? mukanya mirip kayak Jefri nichol , sahut Nadine lagi yang langsung mengikuti langkah Nadia untuk membongkar semua bawaan Nadia.
Mereka berempat bercengkrama hingga malam melepaskan rindu yang sudah terpendam sambil membagi2kan oleh2 Nadia untuk kedua orangtuanya dan Nadine.
***
Nadia bangun pagi dan membantu ibunya untuk menyiapkan sarapan ...hari ini dia meminta ibunya memasak makanan kesukaannya yang sudah dari sejak lama dirindukan.
Nad , kamu mau langsung cari kerjaan ga ? tanya ibunya
__ADS_1
pengennya siy langsung cari kerjaan aja Bu ,jawab Nadia sambil makan gorengan
Bu, Nadia Khan baru pulang kemaren biarlah dia istirahat dulu jangan ditanya masalah kerjaan dulu ,tegur Bapak Nadia ke istrinya .
Yaaa Ibu Khan cuman nanya pak ...kilah ibu Nadia.
Seminggu udah cukup istirahatnya Bu, Pak ... paling besok2 Nadia mau main kerumah teman2 Nadia sambil cari info kerjaan , sahut Nadia .
Nadine sudah bersiap dengan seragamnya dia keluar kamar dan duduk di meja makan langsung menyantap sarapan yang sudah disediakan oleh ibunya , setahun Nadia meninggalkan rumah ini Nadine belum berubah dia masih sangat manja dan ibunya pun masih memperlakukan dia seperti dulu yang secara tidak sadar membuat anak bungsunya itu tidak mandiri2.
Berangkat diantar siapa Dine ? tanya Nadia
Hari ini sama belo kak ... jawab Nadine
Kamu masih sama dia Dine ? awet banget siy ?? kata Nadia
Yaa Nadine cinta kak sama Belo tapi ibu gak setuju selalu saja aku disruh putus males banget ,jawab Nadine sambil berdecak sebal
Kalau sama Hilmi apaa kamu masih berhubungan sama dia Dine ? tanya Nadia lagi .
Gak kak , males orangnya garing , Nadine gak suka !!! jawab Nadine
tinn... tinn... bunyi suara klakson motor didepan yang ternyata adalah Belo yang sudah menjemput didepan, Nadia melangkah kedepan mendekati Belo .
Kak Nadia ... pulang kapan ? tambah cantik ajaa siy !!! sapa Belo
Kemaren belooo... Halah pagi2 udah ngeggombal gak ada recehhh !!! jawab Nadia sambil mencubit lengan Belo.
Nadine berlari kecil kedepan mendekati Belo dan Nadine.
__ADS_1
Kak aku berangkat dulu yaaa , pamit Nadine sambil membonceng Belo .
Yaaa hati2 yaa ... dahh... jawab Nadia sambil melambaikan tangannya .