Panggil Aku Nadia....

Panggil Aku Nadia....
80


__ADS_3

"Deg" perkataan Koh' Hao bagaikan petir disiang bolong , Jantungku berdegup kencang. Ternyata aku salah aku pikir Koh' Hao kesini akan menjemputku tapi ternyata dia memberi kabar yang membuat semua orang disini kaget .


Keterlaluan kamu Hao !!! apa kamu tidak memikirkan Anzel sama sekali ??? Hardik Hasan kesal dia betul-betul kecewa dengan adiknya.


Kamu betul-betul bikin Mami Kecewa Hao!!! sahut Johana dengan mata berkaca-kaca lalu masuk kedalam rumah tanpa melihat ke arah Hao sama sekali .


Aku diam terpaku tak tau harus berkata apa, untuk beberapa menit kami semua terdiam, akhirnya tangisku pecah aku segera membalikan badanku dan masuk kedalam rumah.


Cik' Paula hanya menggelengkan kepalanya lalu beranjak dari tempat dia berdiri dan bergegas mengikuti ku .


Lebih baik kamu selesaikan urusanmu dengan perempuan itu sendiri , bukankah kemarin kamu yang bilang kan ? tidak akan melibatkan kami !!! ucap Hasan tegas lalu masuk kedalam rumah tanpa melihat lagi ke arah Hao dan Kumairah .


Aku menangis tersedu-sedu di kamar Mami ,Cik' Paula terus menerus memelukku menenangkan aku ,


Maafkan kami Nadia ? karena sepertinya kami sudah tidak bisa membantu rumah tangga kalian bersatu kembali seperti sedia kala, ucap Hasan pelan wajahnya ikut sedih.


Gak papa Koh' , Koko gak perlu minta maaf !!keluarga Koh ' Hao itu baik-baik semua sama Nadia, terutama keluarga Koko Hasan yang selalu baik sama Nadia dan Anzel juga ada Mami yang sayang banget sama Nadia dan ada juga Cik' Miranda yang selalu perhatian sama Nadia , ucapku sambil terisak-isak menahan tangis


Mami gak mau kehilangan kamu Nad , ucap Johana sambil menangis .


Mami gak usah khawatir , walaupun nantinya Nadia sudah bukan menantu Mami lagi , Nadia akan tetap menyayangi Mami dan tak akan berubah sedikitpun , ucapku tegas sambil mencium tangan mertuaku .


Semalaman itu aku kembali menangis , tapi aku sudah bertekad ini adalah tangisan aku yang terakhir , lusa aku akan kembali ke kampung halamanku dan memulai hidup baruku dan melupakan semua cerita yang ada disini .


***

__ADS_1


Kamu yakin Nadia kamu bisa kesana sendiri ? tanya Paula yang melihat Nadia akan ke outlet yang biasa di jaganya untuk mengambil barang-barangnya yang tertinggal .


Yakin Cik '


Enggak diantar supir aja Nad ? ucap Paula yang masih memaksa Nadia agar mau diantar oleh supir nya.


Engga usah Cik' ...Nadia udah kuat kok udah biasa lagi. Cik' Paula jagain Mami aja ya ? pintaku karena memang Mami drop dari sejak tau Kumairah Hamil.


Yaaa udah kamu hati-hati ya , pesan nya .


***


Aku sebetulnya malu ke outlet karena pasti mereka sudah tau cerita ini dari Cik' Miranda tapi disamping aku hrus mengambil barang-barangku paling tidak aku juga harus berpamitan dengan Novi dan Lulu.


Aku berjalan menuju outlet ku melewati Outlet Ririn , dan ketika ak melihat ke arah dalam outlet untuk melihat yang jaga ada Ririn yang sama-sama tatapan matanya menuju ke arahku sejenak aku terdiam , " Ririn sudah jaga disini lagi" sejak kapan ? tanya ku dalam hati


Ririn kamu sudah ada disini lagi ?kebetulan Rin , jadi sebelum aku pulang ke rumah ibuku aku masih bisa bertemu kamu lagi ,


Ririn tidak menjawab apapun tangisannya makin kencang dan pelukannya padaku makin erat , aku balas memeluk dia dan mengajaknya masuk ke outlet.


Setelah beberapa menit berlalu akhirnya Ririn bisa menenangkan dirinya , isakan tangisnya masih terdengar tetapi tidak seperti tadi.


Mbak Nadia udah tau semua, tentang Kumairah dan Koko ' Hao ? ucap Ririn pelan


Yaa , aku sudah tau semua Rinn, ujarku sambil tersenyum

__ADS_1


Maafkan Ririn ya Mbak Nadia , andai saja waktu itu aku tidak meminta Kumairah untuk bekerja pada Koko pasti tak akan ada kejadian seperti ini .ujarnya sambil sesekali mengusap air matanya yang masih jatuh .


Kenapa kamu harus minta maaf Rin? ini semua bukan salah kamu , tapi mereka berdua yang tidak bisa menjaga diri . gumanku pelan


aku gak menyangka ini semua bisa terjadi Mbak , sebetulnya aku pindah dari sini karena gak kuat melihat Mbak Nadia setiap hari ada perasaan berdosa yang besar karena aku menutupi perbuatan mereka , ucap Ririn


Jadi kamu sebetulnya udah tau lama hubungan mereka Rin ? kenapa kamu gak cerita ke aku ? tanya ku yang agak kecewa karena Ririn malah menyembunyikan ini semua dariku dan memilih menghindari ku .


Jadi aku tau karena pada suatu malam aku meminjam handphone Kumairah mbak , dan pada saat itu ada pesan masuk dari Koko Hao yang isinya itu menyiratkan kalau mereka ada hubungan yang lebih dari pada sekedar atasan dan bawahan , saat itu juga aku langsung menegur Kumairah mbak untuk segera menghentikan hubungan mereka sebelum semakin jauh . saat itu Kumairah mengiyakan dan berkata akan menjauhi Koko tetapi semakin hari mereka semakin dekat dan setiap kali aku menasehati malah Kumairah mengadu pada Koh' Hao , sampai pernah Koh' Hao memarahi aku habis-habisan dan berkata tidak usah ikut campur urusan mereka !!! ujar Ririn menjelaskan panjang lebar


Aku menghembuskan nafas dan tetap diam memberikan kesempatan pada Ririn untuk melanjutkan lagi ceritanya .


Kumairah waktu itu pernah nekat mau meninggalkan Koh' Hao , tetapi malah Koko mengancam bunuh diri . bahkan saat itu aku yang menemani Kumairah melihat Koh' Hao memukul-mukul tembok sampai jari-jarinya luka dan berdarah !!! ucap Ririn lagi


Bahkan sedalam itu Koh' Hao mencintai Kumairah hingga mau mengorbankan nyawanya , pikiran ku teringat kala itu waktu aku melihat jari-jari Koh' Hao ada luka,ternyata ini jawabannya gumanku dalam hati .


Sekali lagi Maafkan aku ya mbak Nadia ? setelah kejadian terakhir itu aku memutuskan tidak satu kost lagi dengan Kumairah, aku tidak mau ikut berdosa karena terkadang aku ikut memakan makanan atau fasilitas yang diberikan Koh' Hao di kost kami .ucap Ririn lagi penuh sesal .


Aku hanya menganggukkan kepalaku lalu aku memeluk Ririn , karena bagaimanapun ini bukan salah Ririn ini kesalahan yang memang ada karena kotornya hati mereka berdua dan pastinya salah satu takdir yang ada dalam bagian cerita hidup aku.


Kamu Jaga disini lagi udah lama Rin ? tanyaku


Dua Minggu Ini mbak , waktu pertama kali aku disini aku langsung ke outlet tetapi hanya ada Lulu dan Novi dan mereka bercerita kalau kelakuan Kumairah dan Koh' Hao sudah terbongkar , bahkan kemarin aku sempat ketemu dan dimarahi habis-habisan oleh Cik' Miranda karena akulah yang membawa Kumairah hingga akhirnya bisa bekerja di Mall Central , ucap Ririn sambil menunduk .


Astaga !!! Maafkan Cik' Miranda ya Rin ? jadi kamu ikut terbawa-bawa padahal ini sama sekali bukan salah kamu , ujarku yang kaget mendengar cerita Ririn

__ADS_1


Gak papa Mbak , memang aku salah aku lebih mempercayai wajah polos Kumairah padahal semua itu hanya topeng untuk menutupi busuk nya hatinya !!! ujar Ririn kesal .


__ADS_2