Panggil Aku Nadia....

Panggil Aku Nadia....
72


__ADS_3

Aku sampai di kota kelahiranku siang hari karena aku menggunakan kereta eksekutif ya g memang hanya membutuhkan waktu lima jam untuk sampai di kampung ku .


Aku menunggu di depan stasiun Nadine sudah menuju kemari untuk menjemputku , aku menghirup dalam-dalam udara disini suasana yang sangat kurindukan .


Kak Nadia , panggil Nadine dari kejauhan aku bergegas menghampirinya .


Aku segera membonceng adikku yang makin terlihat cantik dan dewasa .


Kak , kok pulang sendiri ajaa siy ? tanya Nadine


Iyaa , Koh ' Hao nya sibuk . ucapku pendek


Sampai dirumah "jagoan kecilku Anzel " sudah menyambutku didepan pintu , aku segera berlari mendekatinya memeluk sepuas-puasnya dan menghujani ciuman .


Ganteng sekali siy anak mamah ?? ucapku sambil memandangi wajahnya yang semakin rupawan mukanya memang cenderung mirip aku cuman badan dan kulitnya memang ikut Koh' Hao putih bersih .


Ibu apa kabar ?? sehat Khan Bu ?? tanya ku yang langsung menyalami Ibuku .


Ibu sehat Nad , gimana kabar suami kamu ? tanya Ibu balik


Yaa dia sehat Bu , ucapku pendek.


Malam itu aku menumpahkan kerinduanku pada anakku dan keluargaku betul-betul berbeda karena tidak ada Koh' Hao disini jadi aku bebas berbicara apapun .


Kak , sekitar dua bulan yang lalu Mas Abi pulang loh ? dia sudah punya pacar !! ucap Nadine


Hah kamu kata siapa Abi udah punya pacar ?? dadaku langsung berdetak kencang entah kenapa aku tidak menyukai apa yang barusan Nadine sampaikan


Yaa karena pacarnya di bawa kesini kak !! pacarnya jelekkk gendut pendek cuman putih ajaa xixixi , ujar Nadine sambil tertawa cekikikan


Huss !!! kamu itu jangan asal bicara Nadine !! Hardikku


Yaa Kaka gak percayaan banget siy !! ucap Nadine sebal bibirnya langsung manyun


Emang mereka terlihat mesra ya Dine ?? tanyaku yang sebenarnya ingin tau.


Yee kepo juga , hahahaha... gelak Nadine


Sialan kamu ihh !!! kalau gak niat cerita gak usah cerita !!! bentakku sebal


hehehehe , gak pake ngambek juga kali kak ?? goda Nadine

__ADS_1


Ihh cepat ceritain !!! kalau gak mau cerita besok gak jadi shoping , ancamku pada Nadine yang langsung membuat dia cemas.


Hemmm kebiasaan pake ancaman , jadi yang cerita itu siy garvin ke Nadine kak , "katanya Om Abi bawa pacarnya tapi pacarnya jelek gak cantik kayak Kaka kamu Dine " ujar Nadine serius, Garvin adalah ponakan Abi


Ohhh, aku langsung teringat pertemuanku dengan Abi di puncak Nadine bilang dia bawa pacarnya tapi kenapa kemarin Abi bilang belum punya pacar yaa ?? batinku penuh dengan tanya .


Kakk !!! malah ngalamun siy ??? ucap Nadine


Hemmm ya sudahlah gak usah diceritain Dine toh kalau memang cewek itu pacar Mas Abi aku memang harus ikhlas , Khan aku yang ninggalin Mas Abi juga.


Yaa cuman sayang aja kak , mas Abi Khan ganteng masa pacarnya gitu siy ?? ujar Nadine keheranan


Udah ahh gak boleh ngomong gitu !! cantik Khan relatif . ucapku yang sebetulnya masih ingin tau banyak tentang siapa perempuan itu.


***


Sudah tiga hari aku di sini , Koh' Hao hanya menghubungi aku berapa kali Bahkan menanyakan kabar Ibu dan Nadine pun tidak .padahal Kami juga tidak berantem ada apa sebenarnya dengan suamiku .


(Nadiaaaaaaa, mau pulang kapan)Miranda


(belum tau Cik)aku


(emot love)aku


Aku tersenyum membaca chat dari adik iparku malah dia yang setiap hari bertanya padaku pulang kapan , sedangkan suamiku sama sekali tidak peduli.


MaMahhh , Anzel ingin mamah disini terus ? ucapan polos dari Anzel yang begitu menggemaskan .


Iyaa sayang , sabar yaaa ? nanti Mamah pasti akan disini terus bersama Anzel . Janjiku pada anak kecil ganteng ini


Benerr ya Mamah , Anzell tungguin pokoknya, celoteh nya yang semakin membuat aku menjadi gemas dan tidak bisa menahan diri untuk terus memeluk dan menciuminya.


Iya sayang , Oiya Tante Nadine mana ?


Tante sedang tidur Mamah , sahut Anzel


Sekarang Anzel bangunin Tante yaa ? setelah Tante Nadine bangun nanti kita jalan-jalan ke Mall ,


Siap Mamah !!! celutuk Anzel yang langsung berlari kecil menuju kamar Nadine .


Sore itu kami bertiga menghabiskan waktu berjalan-jalan di Mall, Ibu tidak mau ikut ketika ku ajak tadi karena Asam uratnya kambuh jadi kurang nyaman untuk berjalan . aku biarkan Nadine dan Anzel belanja dan jajan sepuas mereka , karena besok aku berencana akan kembali ke Jakarta.

__ADS_1


***


Ibu , Nadia kembali ke Jakarta ya ? Ibu baik-baik disini jangan pernah telat minum obat ya Bu , Nadia titip Anzel Bu ? bisikku lirih sambil memeluk tubuh yang sudah mulai menua tetapi masih sigap .


Yaa Nadia , kamu gak usah khawatirkan Anzel dia akan baik-baik saja disini ? kamu juga jaga kesehatan yaa ?ucap Ibuku yang selalu meneteskan air mata ketika aku berpamitan padahal sudah lama aku merantau .


Sayang Mamah ? Jagoan Mamah ? sehat-sehat ya harus selalu nurut pada Nenek dan Tante Nadine , ujarku sambil memeluknya .


Ya Mamah , Anzel akan selalu jadi anak yang baik . sahut Anzel


Aku diantar oleh Nadine menuju ke stasiun , sedangkan Ibu dan Anzel hanya mengantarkan aku sampai pintu saja Ibu gak mau kalau nanti Anzel jadi ikut sedih kalau melihatku naik kereta .


Hati-hati ya kak ? ujar Nadine


Iya makasih ya kamu udah anter Kakak , kamu sehat-sehat dan selalu jaga diri ya ?pesanku pada adikku satu-satunya .


Iyaaa , kakak juga yaa ?


Aku memeluk Nadine lalu berlalu meninggalkan dia dan langsung masuk menuju stasiun kebetulan kereta yang akan ku naiki sudah datang .


Aku mengambil handphone ku , niatku akan mengabari Koh' Hao tapi setelah ku pikir-pikir aku urungkan niatku lebih baik aku tidak usah bilang toh dia juga gak bertanya apapun padaku .


***


*enam jam kemudian"


Aku sudah sampai ke Mall Central , segera aku berjalan menuju ke outlet Koh ' Hao dari kejauhan sudah terlihat outlet ramai di penuhi oleh pengunjung yang datang dan terlihat Emi yang kelihatan kewalahan melayani pembeli kupercepat langkah ku dan segera aku bantu Emi melayani pembeli , dia sempat terkejut melihat kedatanganku yang tiba-tiba ,setelah beberapa menit kemudian outlet sudah lenggang , aku segera mendekati Emi .


Emi memang Pak Hao dan Kumairah kemana ? kok bisa lagi jam segini kamu cuman sendirian ? cecarku pada Emi


Emm mereka sedang anu Bu ? suara Emi seperti ketakutan untuk menjawab pertanyaanku .


jawab yang jelas Emi ??


Tadi katanya siy pak Hao sama Kumairah mau makan siang Bu , jawab Emi dengan muka panik


Magsut kamu mereka berdua makan bareng ??? tanyaku yang semakin penasaran


Emi kurang tau Bu , jawab Emi lagi .


Aku mendengus kesal sejak kapan mereka makan siang bareng ? atau magsutnya mereka makan siang tapi sendiri-sendiri ya , pikiranku sibuk menerka-nerka " dimana mereka "

__ADS_1


__ADS_2