
kaka Nadiaaaa kaka Nadiaaaa.....Panggil Debby
iyaa sayang ada apaa ? kenapa kamu lari2 ditangga nanti kamu jatuh gimana ? jawab Nadia yang langsung menggendong Debby dia begitu khawatir melihat anak kecil ini lari2 antusias memanggilnya.
kaka...kata Om dokter dalam perut mamah ada dede bayi , bearti Debby mau punya adek donk .kata Debby menjelaskan dengan gaya lucunya.
Oiyaaa wahh senang nya , Debby mau ade cowo apa cewe.kata Nadia sambil memangku Debby dan mengelus 2 rambut Debby
ceweeee donkkkk,hihihi... jawab Debby
ayooo Debby , mamam dulu habis itu bobok. kata Tante fita yang udah ada didepan mereka.
sudah berapa bulan Tan , tanya Nadia
sudah 3 bulan Nad , itu tante beli lauk ayok makan .jawab Tantenya
iyaa Tan , duluan aja Nadia masih kenyang tadi jajan mie ayam Tan .kata Nadia
sayanggggg... ayo makan dulu , adik Debby pasti sudah lapar , kamu juga gak boleh capek2 yaa ingat yang dalem perut .kata Om Han sambil memeluk Tante fita lalu menggandeng mengajak makan.
Nadia langsung memalingkan muka, kenapa mahluk yang bernama "lelaki" itu bisa pintar sekali memainkan sandiwaranya dan seolah2 wanita nya cuman satu2nya padahal ada wanita lain dibelakangnya .
***
semenjak Nadia tau hubungan Om nya dengan Clara , om Han malah makin menjadi2 dia semakin blak2an bahkan sering dia keluar kota dengan clara dan heranya Tante fita begitu percaya dengan segala omongan Om Han dan sampe sejauh itu Nadia masih menutup mulut.tadinya Nadia merasa gak terima Tantenya dibodohi seperti itu, tapi dia juga sadar posisi dia saat ini tergantung Om Han,Nadia percaya waktu akan menjawab semua nya pada saatnya nanti tante fita pasti akan tau entah melalui apa dan lewat siapa karna sepintar2nya menyimpan bangkai akan tercium juga.
Nadia mendapat pesan dari Nadine yang mengirim nomer mas Arta, dia bilang ibunya menyuruh Nadia untuk menemui mas Arta karena keluarga pakdhe wira sudah tau kalau Nadia bekerja sekota dengan anaknya,Nadia lalu mengirim pesan pada Arta dan janjian untuk bertemu besok.
malam itu Nadia susah sekali memejamkan mata padahal waktu sudah hampir jam 1 pagi, lalu dia keluar kamar mengambil minum duduk di meja dia merasakan angin yang berhembus kuat dari atas waktu dia melihat kearah pintu tangga pintunya terbuka sedikit ,ini Tante fita lupa nutup pintu atau yuli dan setya lagi ya yang diatas pikir Nadia ,lalu Nadia melangkahkan kakinya menuju tangga terlihat dari balik pintu ada Bandi yang sedang duduk sendiri menatap bulan yang kebetulan lagi bagus2nya.
gak bisa tidur juga ? tanya Nadia
ehhh mbak Nadia , iyaa mbak udaranya lagi panas sekali , jawab Bandi dia kaget sekali karena tiba2 ada Nadia dibelakangnya
Bulanya indah banget yaa ? pantes kamu betah liatnya, kata Nadia
heheehe...tapi lebih indah mbak Nadia ,jawab Bandi yang lansung tertunduk malu.
__ADS_1
Ahh kamu bisa ajahh, aku terlalu jelek kalo disamakan dengan bulan yang begitu sempurna, Ban ...kata Nadia
buat aku mbak Nadia lebih dari sempurna, jawab Bandi
aahhh kamu bisa aja , kata Nadia tersipu malu
Nad Nad ... terdengar suara teriakan tante fita dari bawah , Nadia kaget langsung lari turun meninggalkan Bandi yang kecewa karena dia masih menginginkan ada Nadia disampingnya .
iyaa Tan , kata Nadia tergopoh2 menghampiri Tantenya
kamu lagi ap Nad , lagi ngobrol sama siapa ?? ini udah pagi buta loh gak baik kamu diatas gitu ngobrol2 .kata tantenya
Maaf tan , tadi Nadia gerah jadi Nadia naik keatas eh ada Bandi juga disana jadi ngobrol,jawab Nadia
sudah sekarang masuk yaa , gak pantes diliatnya ,kata tantenya
iyaa baik Tan, jawab Nadia sambil masuk ke kamarnya.
***
Pak Han ada? saya mau ketemu !! suara wanita yang tidak asing ditelinga Nadia mengaggetkan Nadia mendongak dia kaget sekali melihat wanita yang didepanya itu dia " Clara"
aaadaaaa, masih diatas.jawab Nadia dengan nada bergetar ya Tuhan bagaimana kalau tante fita tau pikir Nadia yang sudah ketakutan apalagi ketika mendengar suara langkah kaki di tangga suara Om han dan Tante fita juga terdengar .
oke, saya tunggu sini aja .kata Clara sambil duduk didepan meja Nadia
Hai Claraaa , sudah datang kamu ? suara Om Han menyapa
iyaa Pak Han, saya sudah dipesani pak Herman untuk datang lebih awal ,jawab Clara
Oke kita jalan sekarang ,mam aku berangkat dulu yaa doakan mudah2an proyek ini berhasil ,kata Om Han sambil mencium kening juga mengelus perut tante fita
iyaa pap ,pastii . hati2 yaa. jawab Tante fita lalu melihat ke arah Clara sambil tersenyum
Clara memperhatikan Om Han dan Tante fita dengan tatapan tak senang terlihat jelas sekali diraut wajahnya,lalu mereka berdua pergi .
Tante fita tau Clara ya? , tanya Nadia yang gemas sekali melihat kepolosan tantenya yang begitu percaya pada suaminya.
__ADS_1
ya tau banget lah ,dia orang kepercayaan pak Herman kenapa Nad ? jawab tante fita
gpp Tan,tanya ajaa.kata Nadia pendek
hemmm dasar, pertanyaanmu kayak lagi menyelidiki gitu, udah ahh Tante ke atas dulu.kata tante fita sambil melangkah naik.
Nadiaaaaa, ngapain siy pake ngomong gitu ke Bu fita? kata Ayu berbisik
aku sebal kak , melihat Om Han dan Clara pintar sekali mereka bersandiwara.Jawab Nadia bersungut2
sudahlah Nad, nanti akan ada masanya mereka kena karma ,kata Ayu pikiranya menerawang jauh dulu pak Han pun sempat menggodanya tapi Ayu berhasil menolak secara halus sampe akhirnya godaan itu tidak berlanjut.
***
sore itu Nadia jadi bertemu dengan Arta ,selepas jam tutup kantor Nadia sudah ganti baju menunggu dijemput kakak sepupunya itu dia duduk di depan ruko ditemani setya.
Mbak Nadia nunggu dijemput mas Panca ya? tanya setya sambil memainkan gembok pintu
bukan setya , aku lagi tunggu kaka sepupuku namanya mas Arta kamu kalau mau naik dulu gak papa disini jalan masih rame kok aku tunggu sendiri gak papa, jawab Nadia
gak papa Mba Nadia , aku sekalian tunggu Yuli kok mau makan Bakso hehehe...kata setya
ohh mau janjian tah, kamu pacaran sama yuli ya setya? tanya Nadia
enggak Mbaa,buat senang2 saja suka sama suka hihihi...jawab setya cengengesan
Hahhhh , ngawur kamu set kamu mempermainkan anak orang tau !!! bentak Nadia enteng sekali jawab nya ini laki2 pikir Nadia sebal
lah Yuli yang minta seperti itu mbak , katanya dia udah dijodohin sama ustad di desanya.kata setya enteng
hemmmm , Nadia menghembus kan nafas panjang padahal yang sudah mereka perbuat sudah melebihi batas.
Haiii Nadia , sapa Arta dengan senyum manisnya dia sudah berhenti didepan Nadia dengan motor besarnya.
Haii mas Arta , akhirnya ketemu juga jawab Nadia sambil berdiri mendekati motor Arta
yukk ahh jalan , kata Arta sambil menyerahkan helm ke Nadia .
__ADS_1