
Pagi yang indah dan cerah seperti hati Nadia semalam dia sudah menyampaikan isi hatinya pada Tantenya kalau iya akan pulang ke kota asalnya dan Tante Fita mengijinkan dia sudah tidak sabar , cuma Tante Fita menyarankan agar Nadia menyelesaikan bulan ini jadi dia bisa mendapatkan gaji utuh.
Nad, ada yang cari tuh !!! aku suruh tunggu kamu di depan , kata mbak Ellin yang tiba2 sudah ada di belakang Nadia.
Hah siapa pagi2 yang cari Nadia mbak ? tanya Nadia
wah aku lupa tanya namanya kamu temui aja sekarang . jawab MB ellin yang lsng menyibukkan diri di mejanya .
Nadia turun ke lantai 1 terlihat Ayu yang sedang serius dengan laptopnya didepan ad pak Markum dan kuat tapi tidak terlihat sosok yang mencarinya .
Kak Ayu , tau gak yang nyari Nad siapa ? tanya Nadia .
waduh aku gak tau Nad tadi aku sedang serius mengirim laporan yang diminta pak Han , jawab Ayu tanpa menoleh ke Nadia .
Akhirnya Nadia melangkah menuju depan ruko ternyata ada Bandi juga berada di balik pintu terlihat muka masam Bandi.
Ban...katanya ada yang nyari aku ? Nadia melemparkan pandangan mata nya ke kanan dan ke kiri , degg!! terlihat sosok yang amat dikenalnya "mas ArTa" berani sekali dia kemari tapi karena disitu ada pak Markum ,kuat dan pastinya Bandi Nadia memutuskan tetap mendekati Artha.
Ada apa Mas ? tanya Nadia tanpa basa basi seketika dia ingat kejadian yang tidak mengenakan kemarin suatu kekurangajaran yang betul2 sudah tidak bisa ditoleransi.
Nadia aku kemari betul2 mau minta maaf ke kamu , kamu mau maafin aku Khan Nad ? tolong Nad waktu itu aku betul2 khilaf maafkan aku ya Nad , kata Artha
sudah Nad Maafkan Mas,tapi maaf untuk kembali lagi seperti dulu Nadia gak bisa !! Mas Artha gak perlu khawatir Nadia gak akan menceritakan apapun ke keluarga kita kok mas , terang Nadia
Sekali lagi maafin aku ya Nad ... kata Artha sambil meraih tangan Nadia.
__ADS_1
Sekali lagi Nadia juga bilang sudah Nadia maafkan , kalau memang tidak ada kepentingan lagi lebih baik mas Artha pulang , Nadia harus kembali bekerja. Jawab Nadia tegas .
Baiklah Nad , aku pulang dulu yaa,.. kata Artha sambil berlalu meninggalkan Nadia.
Nadia hanya menjawab dengan senyum bagaimana kalau pak Dhe Wira tau kelakuan anak nya seperti itu .
***
Hari yang dinanti2 akhirnya tiba Nadia begitu bersemangat pagi itu karena dia akan kembali ke kota kelahirannya dan akan bertemu dengan keluarganya. Nadia pulang diantar oleh Bandi karena kebetulan dia harus mengantarkan barang pesanan di kota yang akan dituju Nadia juga ,seharusnya ini tugas pak Markum tapi ketika Bandi mengajukan keinginannya untuk mengantarkan Nadia tak diduga Om Han mengijinkan yang membuat hati Bandi begitu berbunga2 karena itu pasti akan menjadi kenangan terindah nya dengan Nadia .
Tante Fitaaa .... Nadia balik dulu yah ? pokoknya Terimakasih atas semua yang diberikan Tante disini, inget ya pesan Nadia ....Tante harus jaga kesehatan, gak boleh capek2 dan ingat harus tetap strong . kata Nadia yang sudah tak mampu melanjutkan kata2nya air matanya mengalir deras dia langsung memeluk erat tante yang sangat disayanginya .
Iya Nadia ,hu hu hu ...Tante Fita tidak bisa berkata apa2 dia hanya menangis kencang dipelukan Fita .
Nadia bergantian memeluk mbak Elinn , kak Ayu , pak Markum bahkan Setya kuat dan Yono pun dia peluk mereka akan menjadi salah satu cerita indah dalam perjalanan hidup Nadia.
Siappp , tenang saja mbak ayu jawab Bandi.
Kak Nadia kenapa pulang hikz hikz...terdengar rengekan Debby yang masih belum mau menerima alasan Nadia pergi meninggalkanya.
Debby sayang ... nanti kalau adek Debby sudah keluar dari perut mamah , kak Nadia akan main kemari lagi Oke anak cantik ...cup2 jangan nangis yaa , kata Nadia sambil memeluk dan tak henti2nya mencium pipi Debby .
Nadia sudah bersiap2 akan menaiki mobil terlihat mobil Om Han datang Bandi langsung memberikan isyarat pada Nadia agar turun lagi.
Nadiaaa ... panggil Om Han.
__ADS_1
Om , Nadia pulang dulu yaa terimakasih atas semua kebaikan Om selama Nadia di sini jagain Tante Fita ,Debby dan debay ya Om , kata Nadia yang mendekati Om nya dan juga memeluknya .
Iya pasti Nadia , Om minta maaf ya ke kamu.kamu hati2 dijalan mudah2an kamu bisa mendapatkan pekerjaan yang baru dan lebih baik lagi disana. jawab Om Han.
Nadia memasuki mobil dan membuka kaca lebar2 Mobil perlahan meninggalkan mereka yang melambaikan tangan pada Nadia dengan tetesan air mata Nadia pun berkali2 melap matanya selamat tinggal " Semarang" dan segala kenangannya . bayangan seklebat wajah panca ada di pelupuk mata Nadia . selamat tinggal juga "kak Panca" ...
perjalanan membutuhkan kurang lebih 5 jam , terlihat wajah Bandi yang berseri2 dia betul2 bahagia dengan tugasnya kali ini .
Mbak Nadia Pelan2 ajaa ya , kata Bandi sambil melirik wanita yang memiliki wajah begitu manis dan Bahkan kalau memang pekerjaannya hanya memandangi Nadia dia pun tak akan bosan .
Iyaaa Bandi ngapain juga kebut2 Khan ? jawab Nadia sambil melemparkan senyuman ke Bandi yang terlihat begitu sangat berbahagia tidak seperti hari2 sebelumnya .
Mereka melewati jalur Wonosobo jalanan tidak macet tapi padat ,akhirnya Bandi memutuskan melewati Bandungan memotong jalan agar lebih dekat dan tidak terjebak macet.
Nadia mengerutkan kening ya ketika Bandi masuk ke jalur Bandungan kenapa tempat ini bukanya ini adalah tempat kemaren Artha membawanya dan hampir terjadi sesuatu hal yang tidak baik.
Ban kok kesini ? tanya Nadia khawatir
Iya mbak , lewat sini itu memotong jalan agar kita tidak terjebak macet nanti dan mbak Nadia pasti nanti suka karena pemandangannya bagus dan sejuk sekali .jawab Bandi yang membaca sedikit kekhawatiran di wajah Nadia .
Ohh , iyaa ya Band aku soalnya gak paham kata Nadia dia merasa tidak enak pada Bandi karena sudah berpikir macam2 terhadapnya .
kalau mbak Nadia ngantuk tidur ajaa , kata Bandi lagi .
Enggak kok Ban ...sayang ahh lewat jalan dengan pemandangan indah kok tidur . jawab Nadia sambil memanyunkan bibirnya .
__ADS_1
Bandi tidak menjawab dia hanya melirik dan melihat begitu menggemaskan ya wajah Nadia ingin rasanya dia memeluknya dan menciumnya. tapi dia masih bisa menahan diri karena dia sadar diri akan posisinya .