
sejak makan siang itu Bara semakin gencar mendekati Nadia , dia tidak peduli posisi dia yang sudah berkeluarga ditambah Arini semakin hari semakin parah hanya tergeletak diranjangnya.
sebetulnya ada satu lelaki lagi yang juga menaruh hati kepada Nadia dia masih lajang namanya firman lelaki dengan badan tinggi menjulang dan lesung pipit yang selalu menghiasi senyumanya ,bahkan via terang2an bilang kalo dia naksir firman ,tapi firman tidak pernah mempedulikanya via ,karna dia udah merasa jatuh hati pada Nadia tapi firman sadar atasanya pak Bara juga menyukai Nadia dan firman merasa tidak enak hati,bahkan di kantor pun sudah menjadi rahasia umum kalo pak Bara menyukai Nadia.
yaa Nadia hanya seorang gadis 17 tahun dari keluarga sederhana yang terkadang untuk memenuhi kebutuhan sehari hari saja mereka mesti harus hutang ke warung.Nadia tidak pernah menuntut apa2 kadang sepatu atau tas nya sudah rusak pun dia hanya diam selama masih bisa dipakai.beda dengan Nadine yang tidak mau tau keadaan orang tuanya bagi Nadia dia masih bisa bersekolah pun itu sudah membuat dia merasa beruntung.
Orang tua Nadia baik dari keluarga bapak atau ibunya aslinya mereka dari orang berada kakek Nadia dari ibunya adalah orang terkaya di kampung situ pada jamanya, dan kakek dari bapak nya juga termasuk orang terpandang di kampungnya, tapi yang Nadia dengar dulu bapaknya itu nakal dan tidak mau diatur sekolah pun tidak lulus .hingga diantara kakak dan adiknya bapak Nadia satu2nya yang tidak berhasil,untung saja ibu Nadia ada keahlian menjahit, sedikit membantu perekonomian keluarga mereka .sebetulnya dari keluarga ibu Nadia sering membantu cuma ibu Nadia sering menolaknya karena tidak enak hati.
"Ini buat kamu" Bara menyodorkan bungkusan pada Nadia.
maaf pak ini apalagi, pak Bara sudah terlalu sering memberikan hadiah untuk aku,jawab Nadia.
"Aku mencintai kamu Nad" aku ingin memiliki kamu
__ADS_1
bisik Bara.
Pakkk,Nadia menjawab sedikit berteriak.bahkan Nadia tidak tau harus menjawab apa untuk pernyataan perasaan lelaki yang seumuran dengan bapak nya
aku akan memberikan apapun untuk kamu asalkan kamu menjadi miliku ,Bara berkata lagi sambil mengelus pipi Nadia dan tiba2 memajukan bibirnya dan mencium bibir Nadia
Nadia diam terpaku tidak menolak juga tidak membalas.aku salah kenapa aku menerima semua pemberianya uang ,barang2 mahal apa yang harus aku lakukan sekarang,batin Nadia.
secepat kilat Nadia tersadar ,maaf pak ini dikantor tolong hentikan.
Nadiaaaaa Nadiaaaa,Teriakan Ade menyelamatkan Nadia dari pelukan Bara.
Maaf pak saya harus pergi, Nadia lansung berlari dari ruangan pak Bara dan menemui Ade.
__ADS_1
Ngapain kamu diruangan pak Bara lama sekali ??pandang Ade penuh curiga
gak ngapa2in de ,aku disuruh anter berkas.jawab Nadia singkat.
Ade memandang tak percaya, kamu menerima semua pemberian pak Bara ,kamu mesti siap kalo dia minta sesuatu ke kamu Nad.
aku tidak pernah meminta de ,dia yang selalu memberikan, jawab Nadia sambil Termenung memikirkan kebodohanya menerima semua yang diberikan pak Bara.
"aku bodoh" umpat Nadia dalam hati.
Nad , gak papalah kamu layani pak Bara, dia walopun sudah kepala 4 tapi masih ganteng belum lagi kekayaan dia akan memanjakan kamu .bujuk Ade.
hemm sudahlah de, berpikir kesanapun ak tidak.
__ADS_1
Nadia lansung teringat Abi.lelaki yang sudah mengisi hatinya dari sejak kelas 3 smp dan dia akan jaga semuanya untuk Abi , walaupun hubungan mereka terhalang restu orang tua.kalo Ade sudah rahasia umum dia itu sudah sering pergi bersama om2 yang tentunya mengarah pelayanan ke ranJang.awalnya pun aku tau kalau Ade mengincar pak Bara tapi sayang pak Bara sama sekali tidak tertarik ke Ade.