
Hampir satu jam aku menunggu kedatangan mereka , hingga akhirnya mereka terlihat berjalan bersama sambil bercanda dan tertawa seolah-olah mereka sudah dekat sekali .hingga pandangan mata Koh' Hao tertuju padaku dia langsung menghentikan obrolanya dengan Kumairah dan mempercepat langkah nya.
Nadiaa !!! kok pulang gak kabarin ? tanya Ko' Hao panik melihat kedatanganku yang tiba-tiba.
Tolong anter aku pulang Koh , ucapku tanpa menjawab pertanyaannya dan langsung beranjak dari tempat duduk .
Sepanjang perjalanan dari Mall ke rumah tak ada pembicaraan antara kami berdua. sekilas tadi ku lirik wajah Kumairah yang sama sekali tidak menunjukan wajah cemas atau panik tapi malah seperti menunjukan senyum kemenangan, rasa-rasanya aku memang harus mulai mempertimbangkan ucapan Cik' Miranda tempo hari.
Koh' Hao sepertinya dekat sekali sama Kumairah ? sampai makan berdua juga ? ucapku .
Ahh itu Khan perasaan mu aja Nad ? kamu cemburu yaa ?? goda koh ' Hao sambil memelukku dari belakang .
Sama sekali enggak !!! cuman gak pantas saja dilihatnya . aku gak melarang kamu makan bareng sama karyawan tapi harusnya dibawa dua-duanya donk !!! ujarku
Nadiaa sayang kok jadi berlebihan gini siy ??? kenapa jadi sensitif gini setelah pulang kampung ??? masih kangen Anzel ?
Huff aku mendengus kesal rasanya juga percuma aku meneruskan perdebatan kami karena aku tidak mempunyai bukti kuat untuk meneruskan pembicaraan ini lebih baik besok aku tanya Ririn saja .
***
Pagi itu seperti biasa aku langsung berangkat ke outlet , suasana masih sepi karena memang aku berangkat lebih pagi dari biasanya .
Pagi mbak Nadia ...
Pagi , aku membalikan badan melihat siapa yang menyapaku karena memang ini masih pagi sekali, Lulu dan Novi pun belum terlihat datang .
Maaf kalau saya menganggu mbak Nadia , ucap Sarina tersenyum .
Ohh mbak Sarina , aku pikir siapa ? tumben nihh mbak sepagi ini udah disini ? Uda Usman kemana ? tanya ku yang melihat Sarina hanya sendiri.
__ADS_1
Uda masih dirumah , sengaja saya kesini untuk menemui mbak Nadia. ucap Sarina
Ohh silahkan duduk mbak Sarina , niat hatiku untuk membereskan laci yang sudah lama aku tinggalkan aku urungkan .
Sebetulnya saya kesini mau bertanya mbak, apa betul sekarang Kumairah adik saya bekerja ikut mbak Nadia ? tanya Sarina lirih
Ohh iya betul mbak , sekarang ini dia jaga di Mall centrall sama suami saya dan satu karyawan lagi bernama Emi .
Ohh , tolong hati-hati dengan adik saya mbak ! memang saya kakaknya tapi saya tak ingin kalau ada orang lain lagi yang dibikin kecewa sama dia . ujar Sarina
Emm magsutnya kecewa dalam hal apa ya mbak ? maaf saya gak paham ?
Memang Kumairah gak menceritakan kenapa dia bisa tidak bekerja lagi dengan saya mbak Nadia ?? cetus Sarina
Kumairah bercerita dengan Ririn katanya siy dia diusir sama mbak Sarina karena dicurigai berselingkuh dengan Uda Usman , maaf ya mbak kalau saya salah . ucapku pelan-pelan
Astagfirulloh , betul-betul keterlaluan anak itu bahkan sampai berani menyebar fitnah !! ujar Sarina geram .
Ucapan dia yang bilang kalau saya mencurigai dia berselingkuh dengan Uda itu salah mbak ? ini sudah dalam tahap bukan curiga lagi tapi memergoki mereka berdua sedang melakukan hal tidak senonoh dirumah saya dan saya melihat dengan mata kepala sendiri . ucap Sarina pelan tapi penuh penekanan sambil memejamkan mata seakan mengingat peristiwa yang betul-betul membuatnya sakit hati .
Yaa Allah , maafkan saya mbak Sarina yang sempat berpikir yang tidak baik pada Mbak .
Yaa saya serba salah mbak Nadia, karena saya sebetulnya menutup semua masalah ini karena saya juga malu karena Kumairah adalah adik kandung saya sendiri , tetapi yang membuat saya kecewa malah Kumairah menceritakan sesuatu yang tidak benar dan menjelek-jelekan saya , Astagfirulloh !!! ucap Sarina mengelus dada .
Sabar mbak Sarina , aku terdiam mendengar semua tutur kata Sarina hari ini sepertinya sekarang ini memang sedang ada sesuatu hal diantara Koh' Hao dan Kumairah yang aku tidak tau .
Saya hanya ingin memperingati mbak Nadia untuk berhati-hati terhadap adik saya dengan saya yang kakak kandung nya saja dia tega apalagi dengan orang lain , karena kepolosan yang ditunjukan padanya pada setiap orang hanyalah kepalsuan belaka !!! menyesal saya membawa dia ke sini mbak .kata Sarina berapi-api.
Makasih ya mbak Sarina , ujarku pelan
__ADS_1
Sepeninggal Mbak Sarina aku termenung semua kejadian dirumah akhir-akhir ini semua aku gabungkan sampai terakhir kejadian kemaren ketika aku melihat sendiri bagaimana keakraban antara Kumairah dan Koh'Hao yang tidak layak dilihat untuk hubungan karyawan dan bos nya.
Pagi Bu Nadia ? sapaan Novi dan Lulu mengagetkan aku
ehh pagi , kalian bikin kaget ajaa !!!
Yaa Bu Nadia lagian pagi-pagi udah ngelamun ajaa !!! ujar Lulu
hemmm , ehh tadi waktu kalian berangkat liat Outlet Ririn udah buka belum ?
Belum Bu , kenapa Bu ? jawab Novi
Gak papa siy , ujarku pendek
Hari itu Outlet lumayan ramai sampai aku terlambat makan siang, bahkan rencanaku yang akan bertemu Ririn pun belum kulakukan.
Hampir Sore baru aku bisa santai setelah makan aku berjalan keluar mendekati outlet Ririn .
Rinn, sombong Amat siy gak pernah ke outlet ?? ujarku memanyunkan bibirku
Hehehe , mbak Nadia bisa aja ? aku takut ganggu mbak !! jawab Ririn
Halah ya enggaklah kaya sama siapa saja !! eh Rin aku mau tanya siy Kumairah masih kost bareng sama kamu ??
Emm iyaa masih mbak Nadia , ujar Ririn yang menunjukan ekspresi kaget padaku
Ohh, tadi mbak Sarina menemui aku Rin ternyata selama ini Kumairah bohong dia memang sudah kepergok Mbak Sarina saat berbuat tidak baik dengan Uda . jadi memang dia diusir karena dia sudah berbuat kurang ajar . ujarku menceritakan semua yang aku dengar tadi dari mulut mbak Sarina
Ririn tidak menjawab apa-apa malah terkesan menyibukkan diri , dalam hatiku bertanya-tanya memang ap salahku? kok Ririn jadi beda banget .
__ADS_1
Setelah berbasa-basi lalu aku pulang ke outlet ku sendiri , sambil bertanya-tanya kenapa Ririn jadi agak berubah.