Panggil Aku Nadia....

Panggil Aku Nadia....
37


__ADS_3

Nad , nanti jalan yuk ? ajak Ayu


Hem , kemana kak ? jawab Nadia


Nonton juga gak papa , atau kamu pengen kemana Nad . sahut Ayu lagi .


Nad ,lagi gak pengen kemana2 kak !! Nadia pengen pulang ... kangen sama keluarga dirumah . jawab Nadia pelan .


Oalah ada Yang kangen ?ya udah kenapa kamu gak ajukan cuti sama pak Han ? tanya Ayu.


Kak Ayu , kalau Nad pulang mungkin Nadia gak balik lagi kemari . jawab Nadia sambil melemparkan pandangan ke arah jalan raya .


Loh kok gitu Nad !!! apa ada sikap aku yang bikin kamu gak betahh Nad ??? tanya Ayu lagi sambil memegang tangan Nadia.


Ihhh kak Ayu enggalah justru Kak Ayu yang bikin Nadia betah disini ,tapi Khan Kaka tau sendiri kondisi om dan Tante ku sedang tidak baik2 saja !!! itu yang bikin aku gak betah kak !! jawab Nadia sambil menyenderkan kepalanya dimeja.


Yaa aku juga senang sekali bisa bertemu dan dekat denganmu Nad , senang sekali tiba2 mendapat adik secantik dan se'asyik kamu tapi Kaka juga gak bisa memaksa kamu untuk tetap tinggal disini , saran Kaka kamu ngomong ke Bu Fita karena kalau kamu udah gak nyaman disini juga akan mempengaruhi kinerja mu Nad ... kata Ayu panjang lebar .


ya kak , coba nanti malam aku coba memberanikan diri ngomong ke Tante Fita ,makasih ya kak Ayu selama Nadia disini kaka selalu baik sama Nadia , jawab Nadia sambil memeluk erat Ayu yang sudah dianggap seperti kakaknya sendiri.


****


Malam itu ternyata om Han pulang lebih awal Nadia yang berniat akan berbicara dengan tantenya menundanya dan memilih membuat kopi dan duduk dibalkon atas . Nadia menuju balkon sambil membawa kopinya ternyta diatas ada Bandi dan Setya yang sedang duduk berdua dan menikmati kopi dan rokoknya masing2.


Hai Ban... Setya ... aku ikut gabung ngopi bareng boleh ? sapa Nadia ramah dengan menampilkan senyum nya yang membuat keduanya terpana melihatnya.


Boleh pake banget , jawab Setya sambil mengedipkan mata genit yang sudah merupakan ciri khasnya .


Nadia duduk disebelah Bandi yang langsung membuat Bandi jadi salah tingkah walaupun Nadia bersikap biasa saja tapi Bandi tetap tidak bisa menyembunyikan rasa bahagianya karena bisa duduk bersama Nadia lagi.


ciee ciee... ada yang salting nihh uhukk uhukkk... goda Setya sambil melihat Bandi

__ADS_1


Apaan sih set !! bentak Bandi yang sudah memerah mukanya karena malu


Nadia melihat tingkah mereka sambil senyum2 pasti aku akan merindukan tingkah2 konyol mereka , gumam Nadia


Mbak Nadia jadi pulang kampung mbaak ? tanya Setya.


jadi setya , tinggal minta ijin aja sama Tante Fita . jawab Nadia sambil memainkan gelas kopinya .


wahhh bakal jadi hari patah hati nihh buat Bandi , sahut Setya sambil memicingkan matanya ke arah Bandi yang semakin kesal dibuatnya.


hahahahaha... udah ahh Setya kamu godain Bandi terus sih !!! Khan kasian Bandi kata Nadia sambil memukul lengan Setya pelan.


biarin aja mbak !!! nanti dia kualat liat aja ... jawab Bandi sambil melotot ke setya.


ehh ngomong2 kuat dimana sih ? tanya Nadia sambil tersenyum geli melihat tingkah mereka .


dibawah tuh mbak suruh jagain mobil pak Bos ,jawab Setya sambil meminum kopinya .


Hahhh ngapain dijagain ??? tanya Nadia heran .


magstnya gimana sih set ??? aku gak paham !! tanya Nadia gemas


mbakk dibawah ada Bu Clara ... sahut Bandi pelan .


Yaa Allah ...kenapa mereka semakin nekat yaa ... guman Nadia.


sepertinya mereka mau pergi mbak !! tadi aku sempat mendengar percakapan mereka . jawab Setya sambil menghembuskan rokoknya.


hehhhhhmmmpp....Nadia menghembuskan nafasnya . betul2 kasihan Tante Fita.


setyaaa .... setyaaa.... !!! terdengar suara Om Han memanggil dari lantai bawah .

__ADS_1


Setya bergegas turun menemui Om Han sepertinya Om Han menyuruh Setya untuk membawa barang2 nya yang akan dibawa berpergian dengan Clara . nadia tidak bisa membayangkan bagaimana perasaan Tante Fita menghadapi semua ini tanpa terasa air mata Nadia menetes membayangkan wajah polos Debby.


Mbak Nadia ... mbak gakpapa Khan ? tanya Bandi Sambil memegang lengan Nadia .


Gak papa Ban ... aku hanya teringat Debby kasihan dia dilupakan oleh papahnya gara2 ulah Clara. jawab Nadia sambil menyeka air matanya .


Mbak Nadia sekarang lebih baik turun aja , menghibur Bu Fita dan Debby kasihan mereka mbak ,kata Bandi yang juga terlihat ikut terbawa suasana .


Kamu betul Ban ... aku turun dulu ya ? jawab Nadia sambil mengambil gelas lalu berlalu perlahan meninggalkan Bandi .


Bandi hanya menjawab dengan senyuman walaupun dia masih mengharapkan bersama dengan wanita yang sangat dicintainya itu tapi dia tetap memikirkan istri dan anak bosnya yang pasti nya sekarang sangat membutuhkan Nadia.


Ketika Nadia turun ternyta ada Tante Fita yang sedang membikin teh , tak terlihat muka sembab atau mata bengkak expresi wajahnya seolah2 tidak terjadi apa2 .atau Tante Fita gak tau ya kalau Om Han pergi bersama Clara ? batin Nadia bertanya2.


Nad ? belum tidur ? tanya Tante Fita .


Belum Tante ... Nadia abis ngopi diatas sama Bandi dan Setya ,Nad pikir Tante udah tidur ? jawab Nadia .


Belum Nad , masih pingin nonton tipi sambil minum teh kebetulan Debby juga udah tidur, jadi Tante bisa me time ...kata Tante Fita membawa gelas dan meninggalkan Nadia yang masih bertanya2 dalam hatinya .


Nadia mengikuti langkah Tantenya dan ikut masuk kedalam kamar , terlihat Debby sudah tidur dengan kondisi kamar yang rapi tidak ada tanda2 kalau Tante Fita dan Om Han habis ribut .


Tante ... Om kemana ? tanya Nadia hati2.


Tante gak tanya Nad ,tadi sih pamitnya mau ke Bandung mau ke kantor pusat .jawab Tante Fita pendek .


Ohh ... sendiri Tante ? tanya Nadia lagi .


Tentu saja tidak ada Yang selalu setia menemani Om ... sahut Tante Fita lagi.


Tante udah tau kalau Om pergi dengan Clara ? tanya Nadia lagi yang masih merasa bingung dengan sikap Tante nya yang terlihat sangat santai.

__ADS_1


Nadiaaaa sayang ... Tante tau dan sangat tau tapi Tante bisa apa Nad ??? mau Tante menangis darah pun tak akan mengubah keadaan Nad !! susah berbicara dengan orang yang sedang dimabuk cinta !!! biarkan saja mereka mau sampe dimana selama Om Han bertanggung jawab terhadap Tante dan Debby juga calon anaknya yang masih diperut Tante ...akan Tante biarkan saja . Tante pun sudah lelah untuk menangis ,menangis dan meratapi nasib Nad . biarkan saja. jawab Tante Fita panjang lebar dengan mata berkaca2.


Tante maafin nadia yaa ... kata Nadia sambil mendekati tantenya dan memeluk erat dia sangat tau saat ini tantenya sudah pasrah dan sudah membiarkan hidupnya mengalir apa adanya mengikuti takdir yang sudah tertulis ketika dia pertama dilahirkan didunia ini.


__ADS_2