Panggil Aku Nadia....

Panggil Aku Nadia....
59


__ADS_3

Aku tercengang mendengar perkataan Bosku itu kenapa dari yang dia tadinya mendukung jadi malah sebaliknya .


Mungkin kamu heran Nadia saya berbicara seperti ini ,tapi tolong dengar saya . kamu adalah gadis yang baik jadi jangan sampai kamu salah melangkah ,tutur Guan Fai


Aku hanya terdiam tidak tau harus berbuat apaa kupandangi mata Guan Fai kenapa aku seperti lebih mempercayai kata2nya .


Tapi semua sudah terlambat pak tidak mungkin saya mundur sekarang karena akan banyak orang yang dikecewakan oleh saya , ucapku lirih .


Yaa saya tau Nadia , ujar Guan Fai menunduk lalu dia berpamitan.


Aku betul2 heran dengan tingkah laku Guan Fai tetapi untuk menghormatinya aku memang tidak mengatakan apapun pada Juan Hao.semoga jikalau memang keputusanku sekarang ini salah akan tetap ada celah untukku berbahagia .


***


Hari pernikahanku telah tiba untuk ukuran pernikahan di kampung ku acaraku ini memang betul2 meriah , aku memakai gaun putih didandani salon yang juga lumayan terkenal dan mahal dikota ku . bahkan saat aku bercermin aku seperti bukan melihat diriku aku bagaikan seorang putri dalam dongeng . semua yang melihat aku hari ini berdecak kagum .


Dengan mobil mewah aku menuju ke tempat resepsi pernikahanku didalam mobil tak henti2nya Juan Hao memuji kecantikan ku .aku hanya tersipu malu karena memang hari ini semua orang begitu terpukau melihatku .


di samping ku selalu ada Nadine yang tak kalah cantik dan memukau , Ibu pun walupun rambut sudah mulai memutih tetapi tetap mempesona dan ketika Disandingkan dengan mami Johana pun tidak terlalu ke banting walaupun Mami Johana terlihat seperti Nyonya bangsawan .


Semua saudara Juan Hao datang dari Koko Hasan , Cik Miranda dan Ci Titian ...ya walopun mereka adalah adik dari Juan Hao aku tetap memanggil mereka "Cik" karena dari segi umur mereka lebih tua dariku .


Acara berlangsung meriah berbagai macam hidangan makanan minuman dan jajanan tersedia lengkap belum lagi ada Music yang selalu mengiringi di sepanjang acara , semua saudara ku Baik dari Bapak ataupun Ibu semua hadir di acaraku .

__ADS_1


Setelah semua rangkaian acara selesai tinggallah Kami keluarga masih di restoran itu untuk sekedar lebih mengakrabkan diri


Kami semua masih mengobrol ketika terdengar suara petir menggelegar dan kilat yang menyambar nyambar disertai angin dan hujan yang begitu deras , aku tertegun pertanda apa ini yaa ...


Nadia ... tegur Guan Fai dia Dateng bersama istri sah nya dia menghampiriku sendiri


Yaa Pak Guan ... jawabku sambil tersenyum


"Bahkan Alam pun tak menyetujui pernikahan kalian" mulai detik ini perjalanan mu dengan Juan Hao dimulai , maafkan saya yang tidak bisa menyelematkan mu Nadia , bisiknya pelan dan langsung terdiam karena Juan Hao mendekati mereka


Mereka ngobrol sebentar lalu Kami segera meninggalkan tempat itu .


Nadia , Mami sudah menyiapkan Hotel untuk kalian berbulan madu itu adalah hadiah dari Ii Yoan Ling ( " Ii "panggilan untuk kakak perempuan mami mungkin dalam bahasa kita Bude ya) ucap Mami Johana


Kami langsung menuju hotel berbintang lima yang akan menemani malam pertamaku dengan Juan Hao setelah sebelum nya mengantar Ibu dan Nadine .


Hotel itu begitu mewah se umur aku baru pernah memasuki Hotel semewah ini aku pikir Hotel yang kemarin aku dengan pak Bara itu sudah sangat bagus ternyata itu belum apa2 dibanding kan dengan ini. Hidupku bagaikan mimpi karena aku yang dari keluarga sederhana saat ini dipersunting oleh pengusaha kaya raya .


Nadia ganti baju ini yaa , ucap Juan Hao menyerahkan sebuah pakaian berwana hitam aku hanya mengangguk lalu menuju kamar mandi untuk berganti pakaian walaupun setelah dibuka seutuhnya aku kaget karena itu ternyata lingerie yang berwarna hitam dan lebih seky daripada yang kemarin diberi pak Bara . Huff apakah semua lelaki sama ya mereka bernafsu sekali melihat wanita dengan pakaian seperti ini .


Nadia ... tok... tok ...lama banget siy sayang ...ketukan di pintu mengagetkan aku .


ehh iyaa Koh ini udah selesai , tukasku

__ADS_1


Aku keluar dengan malu2 ya tapi kemana Juan Hao kok gak ada aku celingak celinguk


Kamu cari aku sayang ? bisik Juan Hao di telingaku sambil mendekap diriku dari belakang aku kaget tapi berusaha biasa saja .


Kenapa harus pakai ini atas sudah betul tidak dipakai , uJarnya aku yang bingung hanya diam tiba2 tanganya masuk ke Lingerie ku dan melorotkan ****** ***** ku aku kaget dan juga malu sekali.


Lalu tangan kokoh ya menggendongku dan menaruh tubuhku di tempat tidur perlahan dia sentuh Setiap inci tubuhku aku hanya diam ya karena memang Kami sudah halal aku akan mencoba menikmati setiap sentuhannya .


Tangan ya menyibakkan semua yang menutup tubuhku dan dalam hitungan detik Lingerie berwarna hitam itu sudah terlempar entah kemana , dan kami berdua sudah sama2 polos terjadilah pergumulan yang menurutku terlalu cepat karena waktu yang masih sore bahkan senja pun belum menampakan wujudnya .


peluh membasahi tubuh Kami berdua aku hendak mengambil selimut untuk menutup tubuh polos ku tetapi tanganku dipegang oleh Juan Hao .


Kenapa harus ditutup sayang ? Aku betul2 betah memandangi Tubuh kamu yang saat ini sudah membuat aku candu jadi kamu gak boleh tutup tubuh kamu !! bisik Juan Hao di telingaku yang membuat aku bergidik .


Perlahan dia mulai mencium kening ku , kedua pipiku dan terakhir mendarat di bibirku yang berlangsung lama dan membangkitkan gairah nya kembali , Tanganya kembali memainkan kedua buah dadaku dan diteruskan dengan bergerilya di bagian intiku ... aku mendesah yang membuat dia semakin ganas untuk melanjutkan pergumulan kami ...yang akhirnya berakhir pas dengan datang nya senja.


Aku tertidur entah berapa lama pas terbangun aku dan Juan Hao masih dalam posisi tanpa sehelai benang pun menutupi tubuh Kami aku segera memindahkan tanganya yang memelukku dan aku bergegas membersihkan diri di kamar mandi , kulihat tubuhku yang penuh dengan hiasan merah yang hampir ada di setiap bagian tubuh...


Ketika aku keluar dari kamar mandi Juan Hao masih tertidur lelap ,ku bangunkan dia kutepuk2 pipinya Karena perutku juga sudah lapar karena. hanya makan siang tadi ,sejenak dia menggeliat melihatku dia langsung mendekapku dan membawaku kedalam pelukannya , tetapi aku menolak karena aku sudah cape dan betul2 ingin makan .


Aku laper koh ... gerutuku ,


Iyaaa Iyaaa aku mandi dulu ya abis itu kita makan , ujarnya yang langsung bangun dari tidur ya lalu menuju ke kamar mandi.

__ADS_1


__ADS_2