
Nadia masuk kerumahnya tanpa menoleh sedikitpun kearah Hilmi ataupun Nadine ,bahkan dia tidak menghiraukan sapaan Hilmi.rasanya muak melihat Hilmi yang begitu mudah nya meninggalkan Rere padahal hubungan mereka sudah terjalin lama.sepertinya Hilmi bisa membaca situasi kalau keberadaanya disitu tidak diinginkan oleh Nadia, dia langsung pamit pulang saat itu juga.
Kak... magsut kaka apa siy !! bersikap begitu sama kak Hilmi ??? tanya Nadine yang tiba2 nyelonong ke kamar setelah mengantarkan Hilmi kedepan.
gak ada magsut apa2 ,jawab Nadia pendek
gak ada magsut gimana kak ?? sikap kaka yang seperti tadi bikin kak Hilmi tersinggung tau gak !! bentak Nadine
ya baguslah kalau dia masih merasa tersinggung,kamu pikir Hilmi cuma mendekati kamu ? diapun pernah mendekati aku !! dan sekarang dia mendekati kamu padahal dia sangat tau kalau Rere sahabat aku, dari situ saja sudah terlihat bagaimana kualitasnya sebagai laki2 !!yang seperti itu kamu mau ladeni ? apa kamu gak inget Belo ,dine???
cukup kak !! tidak ada urusanya dengan Belo pada masalah ini .kalau memang kak Hilmi memang jodohku kaka bisa apa ?? jawab Nadine sambil keluar dari kamar.
cukup cukup !! kenapa kalian ribut sampai teriak2 begitu siy ? ibu mereka datang menengahi.Nadia, adekmu tidak merebut nak Hilmi dari Rere lagipula Ibu juga lebih setuju kalo Nadine sama nak Himli daripada sama Belo harusnya kamu dukung juga Nad ,kata ibunya.
Nadia menghela nafas dan tidak menjawab apapun kalo ibunya sudah ikut berbicara mending Nadia diam ,jelas saja ibunya lebih memilih Hilmi walaupun secara face Hilmi kalah jauh dari Belo, tapi Hilmi anak dari keluarga terpandang bahkan lulus sekolah nanti Hilmi akan masuk ke fakultas kedokteran mengikuti jejak kakaknya.dibandingkan dengan keluarga Belo yang bapak nya pekerja serabutan dan ibunya berdagang jajanan kelliling kampung, jelas saja ibunya tidak rela kalau anak cantiknya kebangganya itu dapat laki2 seperti Belo.terserah lah dengus Nadia lalu memutuskan tidur.
***
Besok nya disekolah Nadia ke kantin bareng Ade, walaupun Rere belum tau masalah Hilmi yang sedang dekat dengan Nadine tapi rasanya hati Nadia sudah gak nyaman dia takut sekali kalo Rere sampai tau,walaupun nanti akhirnya pun akan tau.
__ADS_1
Nad , kamu udah gak pernah ketemu pak Bara ? tanya Ade sambil menyeruput susu coklat nya
gak de... aku sudah gak mau ketemu dia lagi cukup sekali ak melakukan itu de, jawab Nadia .kamu sudah tidak berhubungan lagi sama siy papi kamu bearti sekarang kamu udah gak kaya dulu lagi de ? kata Nadia lagi
yaa ,sudah gak sama simon bangsat itu ,sekarang aku kembali lagi hidup seperti sebelum kenal sama bangsat itu jadi statusku sekarang bukan lagi "simpenan" tapi *jual diri" alias L**** Jawab Ade enteng.
aku pikir kamu jadi sadar de , hemm guman Nadia
Ade hanya diam saja tidak menjawab gumanan Nadia , sadar ?? entah kapan itu akan terjadi karena Ade baru akan berhenti ketika sudah ada laki laki yang betul bertanggung jawab menerima dia apa adanya walau itu entah akan terjadi atau tidak , dalam hati Ade berbicara.
***
Nad ... Lagi disini juga ? sapa Hilmi
Hilmi !!! ka ka mu kesini sama siapa ?? jangan bilang sama Nadine !!! kata Nadia sambil dia tengak tengok mencari keberadaan Rere
iyaaah sama aku kak,tiba2 Nadine datang lalu menggandeng tangan Hilmi .
dari arah samping terlihat Yunda dan Rere datang mendekat menuju ke Nadia , Rere setengah berlari kecil sambil membawa novel yang ingin ditunjukan ke Nadia.
__ADS_1
Naddd...ini Novel yang kamu pengg......in , Rere diam tak melanjutkan kata2 nya dia terpaku melihat sosok yang teramat sangat dia kenal dan dia cintai "Hilmii"!!! hanya itu yang keluar dari mulutnya, dan dia lebih terkejut lagi melihat sosok wanita yang sedang menggandeng tangan hilmi itu , "Nadine"!! kenaaapaa kenaaapa kalian disini ? berdua dan dee kaat begii tuu... kata Rere terbata2 matanya berkaca kaca.
kenapa kak Ree ? iyaa aku disini karna aku lagi jalan sama kak Hilmi , mencari keperluan yang aku butuhkan ,apa ada yang salah kak ? jawab Nadine tanpa dosa.
Hiiimii jawab aku ??? apaa Nadine wanita yang sudah membuat kamu berpaling dari aku ,meninggalkan aku padahal aku tidak ada salah sedikitpun kepadamu ? jawab Hilmi !!! tanya Rere air matanya yang menggenang sudah menetes.
maafkan aku Re, ayok dine kita keluar dulu ,jawab Hilmi sambil menarik tangan Nadine.
Rere terpaku tak percaya dengan kenyataan yang ada ,kenapa harus Nadine ?? air matanya sudah mengalir deras pandangan matanya beralih ke Nadia menatap tajam, Nad !! kenapa kamu gak bilang ke aku ? kamu jahat !! kita berteman sudah lama bahkan kamu tau aku tidak ada masalah apapun dengan Hilmi tiba2 sikap dia berubah ke aku lalu meninggalkan aku begitu saja ,dan kamu diam saja ketika adik kamu yang gatel itu menggoda Hilmi !!! keterlaluan kamu Nad ...Novel yang dia bawa dilempar ke Nadia lalu Rere berlari meninggalkan Nadia dan yunda .
reeee rere... panggil Yunda.
kamu kejar Rere ya yun , aku gak ikut kalo kamu yang kejar pasti dia mau berenti ,kata Nadia pelan
kamu pulang sama siapa Nad? tanya yunda
sudah aku gak usah dipikirkan yun , kata Nadia sambil menggenggam tangan Yunda.
yunda menekan genggaman tangan nadia lalu berlari mengejar Rere.
__ADS_1
Nadia pulang sendiri berjalan pelan2, air mata nya menetes dari tadi ,semarah itukah Rere padaku apa salahku ?kecuali aku yang mengambil Hilmi darimu mungkin kamu pantas marah dan kasar padaku Ree. kenapa kamu juga mesti bilang Nadine gatel Reee,bagaimanapun dia adikku...Nadia berbicara sendiri dalam hatinya.