Panggil Aku Nadia....

Panggil Aku Nadia....
25


__ADS_3

Claraaa !!!! keterlaluan kamu ya ???Aku pikir kamu wanita baik2 tapi ternyata kamu busuk !!! kamu sudah menggoda suamiku !! apa kamu gak laku hah sampe2 kamu memacari suami orang ??? dasar Pelakorr !!! muka kamu cantik tapi hati kamu burukk , dasar Anjing !!! makian Tante fita menarik perhatian pengunjung lain


sudah2 Tante ...sabar Tante , kata Nadia menenangkan sambil memeluk Tante nya tapi tante nya malah makin berontak mendekat ke Clara


plakkk!!! dasar Anjing terb****t tamparan Tante fita mendarat di pipi clara.


hehh !!! berani2nya kamu tampar aku ?? suamimu yang gatel kenapa aku yang disalahkan hah!!! bentak Clara lalu dia mendekat ke Tante fita mau mendorong tante fita tapi Om Han dari arah kamar mandi langsung mendekap Clara


sudah2 !!! gak usah ribut2 ...Nadiaaa tutup pintunyaa,kata Om Han


Nadia menutup pintu ,karena memang diluar juga udah banyak pengunjung yang mulai berkerumun menyaksikan keributan yang terjadi .


sabarr mah ,ayo kita pulang aku jelasin semua dirumah kamu gak usah emosi ingat bayi kita mah ,kata Om Han sambil mendekat ke Tante fita dan mencoba memeluknya


lepass jangan sentuh aku !!! urusanmu bukan sama aku pah tapi urusin wanita Jalangmu itu, ayo kita pulang Nad .kata Tante fita lalu menarik tangan Nadia


di perjalanan pulang Nadia hanya diam dia tidak berani mengatakan apapun terhadap Tante fita, hanya hening sesekali terdengar isakan tangis Tante fita.air mata Nadia sudah menggenang dia merasakan sakit yang dirasakan Tantenya ...kenapa tante fita harus tau kenyataan menyakitkan ini disaat dia lagi merasakan kebahagiaan pada kehamilanya .


Om Han pulang jam 12 malam , mereka bertengkar hebat malam itu Om Han bersikeras tidak mau meninggalkan Clara tapi Tante fita juga tidak mau ada wanita lain dalam rumah tangganya, dan dari perbincangan mereka Nadia baru tau ternyata ini bukan perselingkuhan yang pertama dari Om Han. satu kenyataan yang merubah cara berpikir Nadia yaitu yang terlihat indah belum tentu indah.


***


Paginya tidak ada perbincangan apapun di meja makan ,hanya suara ketukan sendok ke piring dan suara kecapan kunyahan, selesai makan Om Han langsung turun, tidak ke Mejanya tapi langsung pergi entah kemana.Nadia sangat kasihan melihat tantenya dan debby.dia melihat piring tante nya yang masih utuh Nasi dan lauk nya.


Tantee, ini Nadia bawakan makanan Tante ..Nadia suapin yaa ? kata Nadia sambil mengulungkan sendok ke Tantenya

__ADS_1


Tante tidak lapar Nad, jawab Tantenya sambil mengusap air mata yang turun dari matanya yang bengkak karena pastinya sudah banyak air mata nya yang keluar semalem.


Tante tidak lapar,tapi adeknya debby butuh makan Tante hati tante memang hancur tapi tante gak boleh lupakan malaikat kecil dalam perut tante kasihan ...dia gak berdosa tan gak tau apa2, kata Nadia memberi pengertian


yaa Nad,untung ada kamu makasih ya Nad sini Tante makan ,jawab tante Nadia meraih piring ditangan Nadia air matanya masih mengalir tapi sudah ada semangat tersirat


Nadia turun dulu ya Tan, kalau tante butuh Nadia panggil saja yaa. kata Nadia sambil berdiri


Nad, kamu jangan cerita apa2 ya ke keluarga kita masalah ini, kamu juga pasti semalem dengar kalau masalah seperti ini bukan yang pertama kali ,kata Tante fita sambil memegang tangan Nadia


Tante gak usah khawatir , jawab Nadia mengelus tangan Tantenya lalu beranjak pergi turun kebawah.


Nadia turun sambil merenungi yang telah terjadi kehidupan pernikahan memang tidak selalu seindah dalam sinetron dan Uang pun tidak menjamin hidup seseorang akan bahagia.ketika dia melewati mbak Elin dia memandang mbak Elin sambil berpikir mungkin ini jawaban atas semua keputusan mbak Elin untuk tidak menikah dan memilih menjadi perawan diusia yang setahun lagi sudah kepala 4.


ehhh gak kok mbaaak, cuman mbak Elin beda hari ini mungkin karena mbak Elin pakek baju warna pink jadi berbeda, jawab Nadia sekenanya dan bergegas berlari kebawah menghindari interogasi mbak Elin.


hiiss ra Jelas cah iki, kata Elin sambil menggeleng2kan kepala.


kak Ayu kenapa ketawa2 ??? tanya Nadia yang sudah dibawah dan melihat Ayu terkekeh2 tapi tertahan karena dia menutup mulutnya


hahahahaa, geli aja denger jawaban kamu waktu di tanya mbak Elin , ada2 aja siy kamu , jawab Ayu


ahhh kak Ayu ini, aku tadi gak terkontrol waktu menatap mbak Elin , dia gak suka aku liatin gitu, kata Nadia sambil manyun


hahahahaha , lagian kamu ngapain natap mba Elin ???udahlah mbak tau kok apa yang kamu pikirin,udah doain aja mudah2an rumah tangga bu Fita dan pak Han baik2 saja dan mudah2an Clara pergi dari kehidupan pak Han ,Amin... kata Ayu

__ADS_1


kak Ayu udah tau ya ? aku berharapnya siy begitu kak tapi entahlah, jawab Nadia.


yaa tadi biasalah anak2 pada cerita2, memang bu fita tau dari mana siy Nad? kok bisa mergokin mereka disrikandi ?? tanya Ayu


Nadia juga belum tau kak mau tanya rasanya belum pas soalnya tante fita kaya shock gitu , kata Nadia sambil menunduk


ya sudah kamu harus dampingi bu Fita terus yaa Nad, kata Ayu


iya kak , jawab Nadia


kringggggg kringgggg suara telpon berbunyi


Hallo , selamat pagi


Nadia ... ada,dari mana yaa?


dasarrr ,ngapain pake telpon kantor segala huhh!!


iniii dari arjunamu , kata Ayu sambil menyerahkan gagang telpon ke Nadia


siapa kak ? panca ? tanya Nadia sambil berbisik2


hemm siapa lagi , Jawab ayu


Nadia berbincang tak lama dengan Panca nanti sore dia mengajak ketemu ,sebetulnya Nadia gak enak hati harus meninggalkan Tante Fita tapi panca memaksa karena ingin mengajak Nadia kerumah nya kebetulan mamah nya lagi pulang, Panca ingin mengenalkan Nadia ke orang tuanya.orang tua panca memang tinggal dijakarta dia punya usaha disana biasanya sebulan 2x mereka pulang ke semarang.akhirnya Nadia memang mengiyakan tapi dengan syarat tidak lama.

__ADS_1


__ADS_2