Panggil Aku Nadia....

Panggil Aku Nadia....
42


__ADS_3

Om Rezi kita pulang ajaa sekarang yaaa ... siapa tau Bapak udah dirumah , kata Nadia sambil bergegas melangkah menuju parkiran.


Iyaa Nad ... Jawab Rezi mengikuti Nadia.


Sampai dirumah tidak ada motor butut bapak nya yang terpakir di depan rumah nya Nadia semakin khawatir dengan keadaan Bapaknya.


Bu... Ibu ... apa Bapak sudah pulang ? panggil Nadia


Belum Nadia, apaa Bapak tidak ada. dikios nya Nad ? jawab Ibu Nadia mendekati anaknya air matanya sudah menetes memikirkan Nasib suaminya yang entah dimana.


Tidak ada Bu , kios Bapak tutup kata tukang parkir yang berada di sana Bapak sudah pulang semalem ketika hujan deras Bu .kata Nadia yang juga ikut menangis .


Mbak Reswi ...Nadia ... kalian tenang dulu yaa, kita tunggu kabar dulu kalau sampai siang gak ada kabar dari mas Wiji nanti biar kita lapor polisi ajaa . kata Rezi menenangkan Nadia dan ibunya .


Baiklah Rezi... mudah2an tidak terjadi hal yang tidak baik pada Mas Wiji , sahut ibunya Nadia sambil melap air matanya yang mengalir semakin deras .


Hari sudah semakin siang tetapi tidak ad kabar berita apapun Nadia dan ibunya semakin gelisah ,akhirnya Nadia memutuskan kerumah Om nya Rezi untuk meminta mengantarkan nya ke kantor polisi. baru saja Nadia membuka pintu terlihat Rezi dan Yayan sudah menuju kerumah Nadia.


Om Rezi sekarang ajaa kita ke kantor polisi ya om ? Nadia sudah tidak bisa tenang karena sampai sekarang tidak ada kabar apapun dari Bapak , kata Nadia sambil terisak .


Iya ayok Nad , kamu sama Om Rezi ajaaa ya yang ke kantor polisi biar Om Yayan yang jaga Ibu kamu , jawab Rezi .


Ya Om, sebentar aku bilang Ibu sahut Nadia yang langsung masuk ke kamar ibunya .


Reziii , mbak ikut yaa , kata ibunya Nadia sambil terisak dia keluar dikamar sambil di papah oleh Nadia .


Mbak Reswi , biar Nadia sama Rezi saja yang ke kantor polisi kita tunggu dirumah sambil menunggu kabar juga takutnya Nadine pulang gak ada orang dirumah kasihan mbak , kata Yayan sambil mendekati kakak sepupunya itu .


Yaa sudah mbak nurut kalian ajaa , jawab Reswi pasrah .

__ADS_1


Nadia sudah mau melangkah keluar ketika terdengar suara sering telpon dari handphone ibunya , dia langsung menoleh .


Nadiaaaa ... Ini Bapak mu menelpon ,teriak Ibunya .


Hallo Mas Wijii , ini Yayan mas dimana sekarang Mas Wiji berada . kata Yayan yang memang meminta handphone Reswi untuk menjawab telponya karena Reswi terlihat tidak bisa mengendalikan dirinya .


Nadia , Rezi dan ibunya menunggu Yayan menerima telpon itu tapi entah lah apa yang mereka bicarakan karena Yayan terlihat langsung berubah serius dan hanya menganggukan2 kepala .Nadia sudah tidak sabar menunggu om nya bicara ,sampai akhirnya Yayan mengakhiri telponya.


Gimana Om Yayan ? dimana bapak berada ? Bapak baik2 saja Khan Om ?? tanya Nadia bertubi2.


Nadiaa , mbak Reswi kalian yang sabar ya barusan polisi yang menelpon katanya Mas Wiji menjadi korban tabrak lari semalem dan posisinya sekarang sedang kritis di RSU Hidayah !! kalian tunggu disini sebentar saya akan mengambil mobil lalu kita kesana ,Kata Yayan yang langsung mengajak Rezi bergegas mengambil mobil.


Nadia dan Ibunya langsung berpelukan menangis keras bahkan ibunya langsung lemas badanya tidak sanggup berdiri , Nadia memapah ibunya lalu menidurkan Ibunya di sofa, Ya Allah cobaan apa lagi ini .... mudah2an Bapak masih diberi kesehatan dan keselamatan doa Nadia dalam hati .


***


Mereka langsung menuju IGD karena tadi info dari polisi Bapak masih berada di sana karena masih observasi Dokter.


Siang pak ... kami keluarga dari Bapak Wiji korban tabrak lari semalam dimana kami bisa menemui beliau pak ? tanya Yayan pada satpam yang bertugas menjaga disitu.


Ohh Iya masuk saja , pasien masih belum sadar silahkan di nomer 4 arah kanan .jawab Satpam itu mengarahkan .


Nadia bergegas menuju ke arah yang dijelaskan oleh satpam setelah sampai Nadia langsung memeluk bapak nya yang terkapar tidak berdaya dikepala dan kaki terbalut perban yang bernoda darah dan bagian lain banyak sekali lecet2 , air mata Nadia mengalir deras membayangkan betapa kesakitanya Bapaknya saat itu apalgi kondisi sedang hujan deras dan dia ditinggalkan begitu saja dijalan oleh penabrak yang sama sekali tidak mempunyai hati meninggalkan korbanya begitu saja seperti binatang.


Maaf ... apa yang berada disini adalah keluarga korban ? tegur Bapak berseragam polisi yang mendekati Kami .


Iya betul pak , jawab Yayan .


Bisa salah satu ikut Kami keluar sebentar untuk dimintai keterangan perihal korban ? kata Polisi itu lagi .

__ADS_1


Baik pak , sahut Yayan yang langsung beranjak mengikuti langkah polisi itu keluar dari ruangan .


Om Rezi apa Bapak akan sembuh Om ... kenapa kondisi Bapak seperti ini , hiks ... hiks.. .tangis Nadia semakin kencang .


Nadia sabar ... kita doain aja ya agar Bapak kamu segera sadar dan sehat kembali , jawab Rezi sambil memeluk Nadia mengusap2 rambutnya menenangkan Nadia .


***


Dokter menerangkan kondisi Bapak Nadia lumayan parah di kepalanya terjadi gegar otak dan di bagian kakinya ada patah tulang dan harus segera dilakukan operasi besar untuk menyelamatkan nya .dan itu membutuhkan dana yang tidak sedikit ini semakin membuat kesedihan Nadia membuncah mereka tidak mempunya asuransi , BPJS ataupun Jamkesmas . Ya Allah berikan Kami jalan agar kami mendapatkan petunjuk untuk menyelamatkan Bapak bisik Nadia sambil melap air matanya yang mengucur semakin deras.


Kak Nadia ... suara Nadine memanggil Nadia yang sedang berdiri termenung .


Nadine kamu kesini sama siapa ? Ibu dengan siapa Dine ? tanya Nadia mendekati adiknya dan langsung memeluknya mereka berdua menangis sesenggukan memikirkan nasib Bapak mereka .


Sama Belo kak , Ibu masih sama mbak Suti tapi katanya Tante lisda mau kerumah kak, tadi aku sempat mengabari Bude Winar minta tolong untuk mengabari saudara Bapak kak , jawab Nadine .


Kamu udah liat kondisi Bapak ? tanya Nadia lagi .


Belum kak , Nadine baru sampai lalu melihat Kaka disini makanya Nadia kesini dulu .jawab Nadine


Ya sudah kamu masuk dulu ya liat Bapak ada Om Rezi dan Om Yayan yang menemani Bapak , Kaka barusan menemui Dokter jadi Kaka disini dulu .kata Nadia sambil mengelus rambut Nadine .


ya sudah kak aku masuk dulu kak ,jawab Nadine sambil bergegas masuk keruangan IGD untuk melihat kondisi Bapaknya .


Beloo makasih ya udah anter Nadine kesini maaf jadi merepotkan mu ,kata Nadia


Sama sekali tidak merepotkan kak... kak apa aku boleh masuk kak melihat kondisi Bapak juga ? jawab Belo


Boleh kamu masuk ajaa ... kata Nadia menyilahkan.

__ADS_1


__ADS_2