Panggil Aku Nadia....

Panggil Aku Nadia....
71


__ADS_3

Tak terasa dua hari lagi event di puncak selesai, ada rasa sedih dalam hatiku karena ini saatnya aku harus melupakan semua dan kembali ke dunia nyata ku bersama Koh'Hao .


Cik' Miranda sudah mengirim pesan kalau hari ini dia akan menuju puncak untuk menjemput aku , segera aku menghubungi Abi agar jangan menghubungi aku lagi karena adik ipar ku akan segara datang dan aku akan kembali lagi ke Jakarta. Abi hanya berkata "aku memang tidak akan menghubungimu tetapi kalau aku rindu kamu aku akan tetap mencari kamu "


Bu Nadia , kemarin pas kita mau berangkat kesini aku ketemu sama Bu Sarina , ucap Lulu


Bu Sarina istri nya Uda Usman ? tanyaku


Iyaa Bu , dia sempat bilang padaku kalau besok-besok dia akan kembali buat bertemu sama Bu Nadia , ujar Lulu lagi.


Loh kok tiba-tiba nyari aku ? ada apa ya ? apaa ini semua berkaitan dengan Kumaira ya , batinku penasaran


Yaa aku juga gak tau Bu , jawab Lulu


***


Cik' Miranda dan kekasih nya Koh' Jason sampai di Puncak sore hari , sepertinya Koh'Hendi sudah sama sekali tidak mempedulikan istrinya karena sekarang kemana-kemana malah Koh 'Jason yang selalu menemani .


Haiiii Kaka iparku yang cantik ?? sapa Miranda sumringah


Aku hanya tersenyum menanggapi perkataanya , ya pasti dia bahagia sekali karena Event ini mendapat untung yang lumayan banyak , aku ikut senang karena Miranda sangat lah baik terhadapku dia sering sekali membelikan aku barang-barang untuk menunjang penampilanku , dan kerap kali memberikan uang tambahan Gaji untukku.


Tadi sebetulnya Gue ajak Koh ' Hao kesini tapi gak mau tuh !! apa gunanya ada karyawan dua disana kalau mau pergi-pergi aja susah !!! Omel Miranda


Memang katanya Outlet lagi rame banget Cik' ujarku


Ya walaupun rame, Khan ada Emi sama Kumairah ??? aneh aja siy gue liatnya !! ucap Miranda lagi .


Aku termenung selama aku disini Koh ' Hao hanya menghubungi aku berapa kali saja itu pun cuman sebentar , seperti hanya untuk pantas-pantas saja.


(Koh' besok aku pulang) aku

__ADS_1


(sebaiknya kamu pulang kerumah Miranda dulu daripada nanti pulang kesini kemalaman) Juan Hao


Aku tidak membalas lagi pesannya malas rasanya bukanya menyambut dengan gembira istrinya mau pulang malah terkesan enggan ketemu !! Rasa-rasanya memang ada yang tidak beres .


***


Cik' aku mau ambil libur ya ? tanyaku


Ya udah Gak papa , mau pulang tengok Anzel ?? tanya Miranda


Emm belum tau siy , nanti tanya Koh ' Hao dulu . jawabku pendek


oke dehh , sahut Miranda .


Aku sengaja tidak memberitahu Koh' Hao kalau aku pulang langsung kerumah , tidak mengikuti sarannya yang menyuruh aku menginap di rumah Cik' Miranda.


Sampai rumah aku liat pintu rumah agak membuka sedikit dan ada suara orang berbincang - bincang aku seperti paham suaranya tapi apa benar yaa ,ini sudah hampir larut malam kalau memang dia ngapain dia dirumah ku malam-malam padahal sudah jelas kalau dirumah hanya ada Koh' Hao .


Nadia , kok pulang ?? tanya Hao


Iya memang kenapa kalau aku pulang ? ini rumah aku Khan !!! Ehh Kumairah ngapain kamu malam - malam disini ?? jawabku sinis


Ehh itu ...itu... Bu , ucapan Kumairah terbata-bata


Emm Kumairah membantu menyiapkan stok yang di bawa besok Nad , sahut Hao yang melihat Kumairah tergagap menjawab pertanyaanku


Ohh ,sekarang sudah selesai ?? kalau sudah lebih baik kamu pulang kamu Khan anak perawan gak pantes main kerumah laki orang apalagi hampir tengah malam begini !!! ujarku sambil masuk meninggalkan mereka .


Sama sekali aku tidak cemburu melihat kedekatan mereka berdua karena sampai sekarang cinta dan hati aku masih tetap dan bertahan pada " Abi " cuman aku risih saja melihat kelakuan Kumairah yang bertandang kerumah orang bahkan hampir larut malam begini dengan baju yang minim dan kondisi aku tidak ada dirumah .


Setelah membersihkan tubuhku ak langsung merebahkan diriku di kasur kulihat Koh ' Hao yang masih menonton tv tapi aku malas untuk bertanya atau mendekatinya.

__ADS_1


Udah ngantuk Nad ? tanya Koh ' Hao yang tiba-tiba masuk mengikuti ku ke dalam kamar .


Belum , cuman pengen istirahat aja , jawabku pendek .


Gimana Omzet di Puncak ?? pasti rame yaa ?? ucapnya lagi


Lumayan, sahutku singkat .


Emm Nad , kamu marah ya ?? kamu jangan berpikir macam - macam karena tadi melihat Kumairah disini , dia hanya ingin membantuku aja siy , kata Koh' Hao sambil merebahkan diri di sampingku .


Hahh siapa yang marah ,dan emang siapa yang berpikir macam - macam ?? ujarku kaget , dalam hatiku aku berucap Cuihh pede amat .


Yaa siapa tau Khan Nad , aku Khan cuma menjelaskan , ucap Hao lagi


Ohh yaa , besok aku ambil libur niatku aku akan pulang menengok Anzel . ucapku mengalihkan pembicaraan


Duhhh Nad , weekend ini lagi rame banget outlet gak bisa ditunda dulu tengok Anzel nya ?? ucap Hao


Aku Khan gak minta kamu ikut Koh ? kalau memang Koh ' Hao gak bisa ikut ya gak papa aku bisa pulang sendiri kok . ucapku cuek


Ya udah kalau memang kamu ingin pulang sendiri Nad , aku gak ikut dulu ya . ujar Hao dengan muka menyesal .


Yaa , aku jawab singkat dan langsung tidur membelakangi dia.


***


Pagi hari nya aku diantar Koh' Hao ke stasiun aku memang sengaja memilih kereta pagi yang langsung aku pesan semalam lewat aplikasi agar memudahkan aku karena aku sudah ingin sekali melihat anakku " Anzel " .


Nad, aku anter kamu sampai sini aja ya ? soalnya aku harus belanja barang-barang yang habis . ujar Hao


Aku cuman menganggukkan kepala , sikap Koh' Hao benar -benar aneh entah kenapa hatiku merasa tidak beres tapi bodo amat lah , yang penting aku ketemu Anzel dan aku berniat agak lama disana , karena ingin mengantar Anzel yang mulai sekolah di taman kanak-kanak.

__ADS_1


__ADS_2