
sejak kejadian itu Nadia menghindari pak Bara dia juga menolak semua pemberian pak Bara. dia sangat berharap hari akan segera berlalu agar dia bisa menyelesaikan tugas PKL nya dan meninggalkan tempat itu.
Bara Tau kalo Nadia menghindarinya tapi dia tidak peduli dan dia akan terus mengejar Nadia.
"Anak manis"bisik Bara sambil memeluk Nadia dari belakang.
Nadia kaget setengah mati dia langsung melepaskan diri ,pak jangan lakukan itu ,Nadia mengutuk dirinya yang mau kegudang sendiri tanpa tadi mengajak temanya dan rupanya Bara tau dan lansung mengikutinya.
kenapa menghindariku ??? apa kurang semua yang sudah kuberikan ke kamu ,bentak Bara.
ti..ti...dak pak Bara,maafkan saya apa saya mesti mengembalikan semua yang bapak kasih .Nadia sudah meneteskan air matanya dia sangat takut kali ini.
Aku tidak meminta yang sudah aku berikan tapi ak tidak suka penolakan mu aku akan melepaskan kamu ,tapi kamu bisa menghubungi aku ketika kamu butuh aku.kata Bara sambil berjalan mendekati Nadia ,mengulum bibirnya dan berlalu.
Nadia menangis dia merasa jijik sekali saat itu dia langsung lari ketoilet dan membasuh muka juga mengusap bibir nya berkali2.
__ADS_1
hari ini Nadia sangat bahagia karna ini hari terakhir dia PKL dan dia akan segera meninggalkan tempat ini
waktu berpamitan tiba,mereka berterimakasih pada semua staf ,kebetulan hari itu pak Bara tidak masuk kerja dia ijin untuk mengantar istrinya berobat diluar kota ada kelegaan tersendiri bagi Nadia .
Nadiaaaa,boleh berbicara sebentar panggil firman.
iyaa kak firman ada apaa ? jawab Nadia.
Firman mengajak Nadia ke salah satu sudut di taman kantor."Nadiaa aku mau kamu tau" karna kamu hari ini terakhir disini ,besok aku gak bisa ketemu kamu lagi aku rasa aku harus bicara ini sama kamu ,sambil meraih tangan Nadia.
"Aku mencintai kamu Nad" jawab firman ambil menatap dalam2 ke Nadia aku cuman tidak mau kecewa kalo aku tetap memendam perasaan ini ke kamu,makanya aku memberanikan diri bicara jujur padamu Nad.
kak emmmm kak ,maafkan Nadia tapi Nadia sudah punya kekasih ,maaf .Nadia menarik tanganya dan meninggalkan Firman yang masih terpaku menahan kekecewaan,maaf kak ,aku sangat mencintai Abi.
Bara sedang mengantar Arini istrinya ke pengobatan alternatif sebetulnya Bara sangat kecewa hari ini dia tidak bisa bertemu dengan Nadia ,tapi dia juga tidak bisa menolak permintaan arini.
__ADS_1
Nadiaaa,kita pasti akan bertemu kembali Bara memejamkan matanya dan disana ada bayangan senyum manis Nadia dengan mata indahnya yang berbinar2,kamu akan jatuh kepelukanku Nadia ,Bara berguman sendiri.
"Kamu bicara apa pahh ? tanya Arini.
Pertanyaaan istrinya membuyarkan lamunany, ohh engga mah , papah hanya sedikit mengantuk .jawab Bara sambil mengelus rambut istrinya.
Aku tidak percaya kata2mu pah kamu fikir ak tidak mendengar apa yang kau ucapkan barusan , dalam hati Arini berucap. Arini menoleh dan tersenyum dengan jawaban suaminya.
***
yaa Arini tau pasti suaminya sudah menjalin hubungan dengan wanita lain diluaran sana , Arini sadar diri semenjak dia sakit dia tidak bisa melakukan tugas sebagai seorang istri .
untuk mengurus diri nya sendiri pun Arini harus dibantu orang lain .yaa kelumpuhan kakinya membuat dia merasa tidak sempurna menjadi seorang istri dan dia harus memaklumi suaminya lelaki normal yang butuh pelampiasan untuk syahwat nya.
tanpa terasa menetes air mata Arini , sudah 3 tahun ini dia berbaring tak berdaya di tempat tidur, sudah berbagai macam pengobatan sampai menghabiskan ratusan juta tapi belum membuahkan hasil .
__ADS_1