Panggil Aku Nadia....

Panggil Aku Nadia....
21


__ADS_3

selesai dari Bank ,Panca mengaJak Nadia makan karena Nadia sudah makan dia hanya menemani sambil minum kopi .mereka ngobrol sampai tak terasa sudah hampir gelap ternyata Panca asik sekali anaknya ,Nadia betah bersama Panca anak nya tidak membosankan dan pintar menghidupkan suasana.


Nad ,makasih yaa udah mau jalan2 sama aku , kata Panca sambil tersenyum menampakan lesung pipitnya yang membuatnya semakin menawan.mereka sudah sampai Ruko.


aku yang makasih kak tadi udah di anterin ke Bank ,masih di traktir kopi pula .Jawab Nadia


apaan siy cuman kopi , ya udah aku pulang dulu sepertinya mamah ku udah miscall2 hehehe dadah... kata Panca sambil meraih tangan Nadia dan menciumnya


emm hati2 kak ... jawab Nadia dia agak merasa kaget waktu Panca mencium tanganya.


kamu ketuk dulu pintunya biar dibuka aku tunggu kamu sampe masuk !!! aku gak mau kamu sendiri diluar terlalu lama gak rela ,teriak Panca dari dalem mobilnya


Nadia tersenyum, sebelum dia ketuk pintu nya ternyata yono udah membuka pintunya.Nadia melihat ke arah mobil Panca tersenyum dan melambaikan tanganya,Panca membalas lambaian tangan Nadia dan dia melajukan mobilnya.


makasih ya yon , kata Nadia sambil berjalan meninggalkan yono.ketika sampai lantai 3 dia melihat kuat dan bandi sedang menonton tv kuat melihat kearahnya dan menundukan kepalanya sambil tersenyum kecil. lalu Bandi ? dia melengoskan mukanya tidak melihat ke arah Nadia sama sekali.


Nadia tau kalau Bandi seperti marah melihat dia keluar dengan Panca, Nadia mempercepat langkahnya setengah berlari sampai di lantai 4 dia melihat setya keluar dari kamar yuli dengan tergesa mungkin karena mendengar suara langkah kaki Nadia ,Nadia kaget melihatnya.


saya tadi membetulkan lampu kamar yuli yang padam mbak , kata setya


ohh, cuma itu jawaban yang keluar dari mulut Nadia dia bergegas masuk ke kamarnya.

__ADS_1


malam itu Nadia saling berkirim pesan dengan Panca ya mereka semakin dekat ,Nadia rasa dia akan mencoba membuka hati untuk Panca dan mencoba melupakan Abi.Nadia membuka pesan dari Tantenya yang mengabarkan kalau mereka sudah jalan pulang,hhh...Nadia menghela nafas lega.


***


besok paginya Nadia sarapan bareng tantenya, debby dan Om Han masih tertidur lelap karna mereka baru sampai disini jam 3 pagi .


Tan ...dulu dapet yuli darimana siy ? tanya Nadia


ohh dia khan masih saudara sama yono , kenapa tiba2 tanya gitu Nad ? jawab tantenya Nadia


gak papa siy , cuma tingkah lakunya kok kaya gak sesuai umur.kata Nadia lagi sambil berdiri membereskan piring dan gelas kotor lalu mencucinya.


ahh dia emang tipikal genit gitu kok , lagian ngapain kamu mikirin dia siy Nad, jawab tantenya


Naddd ...!!! panggil Om nya


iyaa Om , gimana ? tanya Nadia


nanti kamu ikut Om yaa ke kantor pak Herman sekalian kamu belajar ketemu sama relasi ? jawab om nya sambik meraih roti untuk sarapan


baik Om , kata nadia lalu melangkah turun

__ADS_1


dibawah Ayu sudah sibuk mengatur pengiriman hari ini, Nadia mendekat ke arah Ayu


Nad , apa kamu liat Bandi tadi aku suruh retur barang kenapa lama sekali gak turun2 !! kata Ayu kesal


gak liat kak , biar coba aku liat ya ke atas , jawab Nadia


oke , makasih anak baik , kata Ayu tersenyum


Nadia berlari menuju lantai 2 , mbak Elin belum dateng, sedangkan kuat, yono dan setya ada dibawah, jadi Bandi sendiri di ruangan ini tapi kenapa sepi sekali.pikir Nadia .


Bandi...Ban...bandi !! panggil Nadia tapi gak ada.sahutan Nadia berjalan ke bagian sudut dia gak melihat ada tali rafia yang terburai kaki nya jalan lalu tersandung tali itu badanya jatuh terjerembab tapi Bandi sempat meraih Nadia `jadi Bandi yang jatuh duluan dan badan Nadia menimpa tubuhnya


Aduhhhh !!! teriak Nadia dia memejamkan mata ketika membuka matanya dia ada tepat diatas badan Bandi dan bibirnya hampir menempel bibir Bandi .


mbak Nadia gak papa ?? tolong berdiri dulu mbaak takut ada yang liat nanti kita dikira ngapa2in , kata Bandi


ehh ohh iya maaf , makasih ya Ban kamu selalu selamatin aku .kata Nadia sambil berdiri lalu meninggalkan Bandi menahan rasa malu bahkan lupa tujuan awal nya .


iyaa mbak sama2 , jawab Bandi dia memandang punggung Nadia masih terasa bau harum tubuh Nadia,bibir Nadia begitu dekat tadi ingin sekali dia mengecup bibir itu ,membayangkan itu semua membuat Bandi tersenyum2 sendiri .


Woiiii !!! malah stresss !!! senyum2 sendiri gak tau yaa ditungguin orang dibawah ?? ambil barang lama bangett siy !!! teriak Setya

__ADS_1


Bandi cuma tersenyum ,lalu mengambil barang dan turun meninggalkan setya yang memandang keheranan .


__ADS_2