
Makin hari rumah tangga Tante Fita makin dingin , kadang Nadia bingung mesti bersikap bagaimana didepan mereka . om Han juga sudah makin berani menunjukan hubunganya dengan Clara sering gak pulang akhir2 ini . sepertinya sudah gak peduli dengan keberadaan anak dan istrinya , begitupun Tante Fita yang juga sudah makin tidak memikirkan kelakuan suaminya , saat ini cuman Debby dan calon adik Debby yang dia utamakan .
Sore itu Nadia menunggu Artha dia janjian sore ini dengan Kaka sepupunya itu , dia ditemenin Bandi di depan ruko ...
Mbak Nadia mau kemana ? tanya Bandi ..
Aku mau pergi jalan2 dengan Kaka sepupuku yang tempo hari pernah kesini itu Ban , jawab Nadia .
Dia itu kelihatan suka mbak Nadia tau !! kata Bandi sambil mendengus kesal
huss Ngawur kamu Ban ...dia itu anak pakdheku masa begitu !! jawab Nadia
Lah memang kalau sodara gak bisa suka mbak , pokoknya mbak Nadia hati2 sama dia , kok perasaanku gak enak Mbak Nadia mo pergi sama dia , kata Bandi lagi
Apaan siy kamu Ban ...pikiran kamu loh !! Udah ahh aku Jalan dulu yaa dahh , sahut Nadia sambil berlalu ...
__ADS_1
Bandi memandangi punggung Nadia yang berlari2 kecil mendekati motor Artha lalu memboncengnya entah kenapa Bandi merasakan sesuatu hal yang tidak bisa dijelaskan dengan kata2 dia merasa laki2 itu tidak baik didekat Nadia walaupun mereka Bersaudara , ahh mudah2an pikiranku salah guman Bandi sambil masuk kedalam mengunci pintu .
Mas, mau Ajakin Nadia kemana siy ? tanya Nadia ... hemm ada dehh , kita Makan dulu ya Nad ajak Artha , boleh kak ... Nadia juga laper nich pengen yang seger2 kak , jawab Nadia ...
Mereka berputar2 mengelilingi kota Semarang kebetulan suasana sore itu cerah Artha mengajak Nadia makan bakso setelah mereka makan bakso, Artha mengajak Nadia ke daerah atas , daerah yang cukup terkenal kota itu ... hawanya dingin disitu ada tempat wisata Candi dan kolam diatas bukit yang pemandanganya luar biasa bagus . di jalan menuju ketempat wisata tersebut banyak sekali penginapan2 juga villa2 Nadia pernah diajak ketempat wisata ini sama om Han dan Tante Fita .
Mas Artha... kita mau kemana ya ? udah sore hampir mau magrib ngapain kita kemari Mas ? Nadia juga gak pake jaket ...tanya Nadia sambil keheranan , gapapa jalan2 ajaa Nad... kamu mau pake jaket aku Nad ? kata Artha , enggak usah Mas ... kita pulang aja yuk Mas , ak tadi ijin ke Tante Fita juga bilang cuma sebentar perginya ...jawab Nadia yang mulai khawatir dengan sikap Kakak sepupunya itu ...
tiba2 Artha membelokan motornya ke penginapan yang lumayan agak tersembunyi karna masuk ke gang yang agak menikung ...
Mas Artha kok masuk sini mau apaa Mas ? teriak Nadia sambil menarik2 baju Artha ...
Mas , Nadia diluar ajaa yaaa? kata Nadia sambil celingukan dia takut kalau ada yang melihat mereka
Lah ngapain kamu diluar ? ayo masuk ajaa pintu nya Khan gak usah ditutup!! bentak Artha yang membuat Nadia kaget karena kakak sepupunya itu tiba2 menjadi galak seperti itu .
__ADS_1
seketika itu Artha menarik lengan Nadia kalau dengan gerakan cepat Artha langsung menutup pintu dan mengunci pintu dan mendorong Nadia ke tempat tidur di penginapan itu.
Massss... Massss ...ada apaa ini ? Nadia mau pulang Mass... teriak Nadia yang langsung mencoba berdiri tapi langsung didorong kembali oleh Artha dan menindih Nadia...
Lepasin aku Massss !! lepasin ...kita itu bersaudara Mas kok tega2 nyaa Mas Artha mau berbuat seperti ini ke Nadia ...Nadia masih mencoba terus menghindar dan berontak dan mulai menangis ...
Diam kamu Nad!!! gak ada ruginya kok kalau kamu kasih ak sekali sajaa!! bisik Arthaa sambil mulai menciumi Nadia tanganya berusaha menarik kaos Nadia keatas hingga terlihatlah gunung kembar Nadia yang makin membuat Artha beringas dan begitu bernafsu melihat adik sepupunya itu .
Lepasin Nadia Mas Arthaa ...lepasin!!! Nadia Mohonn... kata Nadia sambil menangis bahkan saat ini Artha sudah menaikan bra yang dikenakan Nadia hingga terlihat jelas gundukan didadanya Artha seperti kesetanan dia menciumi meremas2 panyudara Nadia, Nafsunya makin memuncak ketika dia berusaha membuka celana Nadia saat itu Nadia memiliki kesempatan untuk menendang ******** Arta ,Artha jatuh terduduk dan Nadia lansg berdiri meraih tas nya dan berlari ke arah pintu lalu keluar berlari sekencang2nyaa Bahkan sepatunya pun dia tinggal dia mencari tempat persembunyian di minimarket dekat situ sambil memperhatikan arah luar kebetulan yang jaga perempuan seumuran Nadia , lalu Nadia menceritakan kronologi singkat ...dan dia dibantu untuk bersembunyi .
30 menit berlalu Nadia meminta tolong untuk dicarikan taxi , setelah dapat dia langsung pulang dengan perasaan berkecamuk... dia gak menyangka Nadia pikir Artha adalah lelaki yang santun tapi ternyata lelaki mesum yang gak tau malu ,bahkan hampir saja memperkosa adik sepupunya sendiri. memang dia sudah gak perawan tapi dia juga masih punya harga diri , Nadia langsung membuka Hp lalu dia mengirim pesan ke Artha agar mulai saat ini jangan pernah menghubungi dia lagi!!! setelah pesan terkirim Nadia blokir semua Akses Artha tanpa memberi kesempatan Artha untuk membalas pesannya .
Nadia merapikan semua pakainya dia bikin agar penampilannya dibuat biasa mungkin agar
orang dirumah gak ada yang tau .
__ADS_1
Bandi yang membukakan pintu dia melihat keadaan Nadia yang berantakan. Mbak Nadia... gakpapa Khan ? tanya Bandi agak cemas melihat muka Nadia yang kusut dan mata yang sembab, gakpapa Bandi ... aku naik dulu ya ,jawab Nadia pendek sambil berlalu cepat dari hadapan Bandi. ternyata firasatmu benar Ban ,untung saja tadi Artha bajingan itu gak sampai melalukan hal yang lebih dalam lagi batin Nadia.
sudah pulang Nad ? kata Tante fita menganggetkan Nadia . ehh ohh iya Tante ... jawab Nadia gugup.kamu kenapa siy ? kok muka kamu kusut gitu ,tadi pergi sama Artha ? diajakin kemana? tanya Tante fita lagi sambil memperhatikan Nadia dari atas sampai bawah dia merasa keponakanya itu tidak baik2 saja. emmm diajakin makan bakso Tante ... sama main ke kampus Mas Artha...aku masuk kamar dulu ya Te...capek mau bobo ,jawab Nadia sambil buru2 masuk kamarnya yang diiringi dengan tatapan heran Tantenya.