
malam itu Nadia bahagia sekali.
dia berharap semua impian dia dan harapan2 dia bersama Abi akan terwujud.
Nadiaaa , panggil via
iyaaaa Via ,sahut Nadia
Kamu tau kemaren ak kencan sama kak firman,pamer via
iyakahh vii ,baguslah semoga cepat jadian.
Nadia menjawab dengan expresi datar2 saja,Nadia tau via bertujuan memanas2i Nadia, tapi itu sama sekali tidak berpengaruh karna memang Nadia tidak ada perasaan apapun dengan firman.
doakan ,jawab via sambil berlalu.
yaaaa ternyata sudah sama via ya Nad, sahut yunda
Nadia tidak tau sejak kapan yunda ada dibelakangnya,sambil menepuk2 tangan yunda Nadia berkata, akan ada yang terbaik untukmu yun...
Benjolan2 dileher bapak makin banyak .
apa sudah diperiksakan pak ? tanya Nadia
Sudah Nak bermasalah dikelenjar getah bening,jawab bapak Nadia.
menjurus ke kangker Nak ....ibunya Nadia menyahut sambil meneteskan air mata.
malam itu Nadia tidak bisa memejamkan matanya,sebetulnya banyak yang harus disampaikan ke orang tua nya,tagihan spp yang menunggak ,uang ujian,bayar buku .Nadia sudah diperingatkan berkali2 agar segera membayar itu semua, tapi melihat kondisi orang tua nya dia gak bakal tega menyampaikan semua.
keesokan harinya Nadia sama sekali tidak bersemangat
hingga pelajaran dimulai ,Nadia masih ada dikantin bu Rus,kantin depan sekolah nya .
Nak ,bel sudah berbunyi .bu Rus mengingatkan.
hem iya bu biarkan saja berbunyi jawab Nadia sambil mengaduk2 es nya dan tidak beranjak dari situ.
Nadia memikirkan Bapak nya ,juga mengingat gerutuan Nadine pagi tadi karena sepatunya sudah rusak.
Nadia pulang dia berniat memberikan sepatu yang dibelikan pak Bara untuk Nadine kebetulan ukuran sepatu mereka berdua sama ,dia gak mau kalau Nadine akan menggerutu lagi dirumah nanti.
Nadia gak tega melihat muka ibunya yang penuh dengan beban.
__ADS_1
beneran kak , ini dipake aku ajaa ? Nadine menegaskan
iyaa dine ,pake ajaa , aku kurang begitu suka modelnya kilah Nadia.
kenapa pak Bara begitu baik padamu kak ?apa dia sugar dady mu? xixixixixi Nadine cekikikan.
kamprettttt !!! Nadia mengumpat sambil melempar bantal ke Nadine , dia cuman pengaggumku dine.
hahahahahaa, ampun kak .kak, tiba2 Nadine melihat Nadia serius ,kamu sudah melakukan apa dengan mas Abi ?
kepoooo !!! jawab Nadia sambil mendelik kesal
yaa mereka cuma beda 1 tahun ,mereka dekat dan kompak apalagi kerjasama masalah main.
pagi hari
naakk ...nakkk bangunlahhh...ibu Nadia mengguncang tubuh Nadia.
ada apa ibu, jawab Nadia sambil mengucek2 mata
Nad,bapak mu badanya panas tapi menggingiil kedinginan.sahut ibunya bernada khawatir.
masuk angin paling bu sahut Nadine sambil membetulkan selimut , dan kembali terlelap.
Buu bawalah bapak ke rumah sakit bu ,Nadia takut kelenjar getah beningnya penyebab bapak sakit..ibu cobalah ke Tante lisda pinjam uang (ibunya diam tak bergeming wajahnya menggambarkan kalut yang tidak dapat dijelaskan dengan kata2)
Nadia melangkah gontai menuju kelasnya,pikiranya tidak menentu memikirkan kondisi bapaknya.ibunya menolak meminjam uang pada tante lisda karena masih ada pinjaman sebelumnya yang belum dikembalikan..tante lisda seorang guru SMA yg sudah PNS, dia adalah adik dari ibuku .untuk meminjam ke saudara bapak ahh rasanya tak sanggup mereka kaya2 tapi miskin hati.
percuma meminta bantuan pada mereka ,tak sadar air mata Nadia menetes.
Naddd,kenapa muram gitu ?sedih ditinggal Abi mu itu tanya Ade.
ya itu salah satu alasan saja dari beberapa alasan de jawab Nadia pelan air mata Nadia mengucur deras.
Nad maaf,aku gak bermagsut Ade memegang tangan Nadia.
sabar Nadiaaa , kata yunda sambil mengelus rambut Nadia
ayok kita pulang, Ade membuka suara dari keheningan dan isak tangis Nadia.
rere dimana yun ? kata Nadia.
dikantin bu rus, jawab yunda
__ADS_1
kita kesana dulu ya Nad ?
sekalian temeni aku menunggu papi simon sahut Ade
Nadia hanya mengangguk saja.
rere sedang menikmati mie ayam nya trnyata dia janjian dengan hilmi pacarnya .
Nadd , kamu pulang duluan bareng Yunda yaa ,
setelah ini aku mau nonton bersama hilmi .kata rere.
Nadia menjawab dengan senyum dan kode mengiyakan.
hemm akhirnya itu mobil papi simon datang ,yun ,nad jaku duluan yaa dahhh.ade berlari kecil menghampiri mobil simon.
Nad, aku gak habis pikir dengan Ade dia terang2an didepan semua teman2 kalo dia dijemput om2 kata yunda pelan.
emm sudahlah yun,biarkan saja.toh kita sudah nasehati Ade berkali2 , dia tetap tidak berubah, nanti akan ada waktunya dia berhenti sendiri yun.
tring....tring...
hp Nadia berbunyi , ada nama Ade memanggil
kenapa de ? Nadia melirik ke arah mobil yang ditumpangi Ade,masih berenti disitu,
Nad ,ap ak bisa minta tolong, kamu liat khan disebelah kakimu ada tas merah ,apa kamu bisa anter ke mobil??
Nadia melirik ke bawah ada barang Ade yang tertinggal rupanya tunggu sebentar de..jawab Nadia memutus telponya.
sampai di mobil ,kaca dibuka.
nampak Ade bersama laki2 berbadan tambun dengan kepala botakl aki2 itu langsung melihat Nadia.
dan berkata,aihhh siapa adek manis ini?
teman aku papi , Ade menjawab.
temanku akan rela membayar keperawanan anak semanis ini 30 jt ,lanjut simon.
papi !!! Ade membentak simon,lalu menutup kaca mobil, aku duluan Nad.
meninggalkan Nadia yang terdiam,terdengar teman2nya berbisik2 .bahkan ada yang berbicara, mungkin akan mengikuti jejak Ade" .
__ADS_1
Nadia mendengar tapi saat ini dia hanya ingin pulang melihat kondisi bapak nya dan tidak mempedulikan omongan2 nyinyir temanya.