
Zahiya sudah sampai dan dia memawakan makanan untuk wanita yang sedang mengandung anaknya. Dia tahu jika anaknya itu tidak bisa melihatnya, maka dia akan selalu membuat orang sekiranya pusing akan ulahnya. Walau dia masih didalam perut dan mungkin belum berbentuk, mungkin saja masih gumpalan darah yang akan menjadi daging.
"Kamu makanlah sekarang, saya yakin jika dia sedang menginginkan ini" ucap Zahiya yang memberikan makanan pada wanita itu.
"Terimakasih Queen" ucapnya yang hanya dijawab anggukan kepala oleh Zahiya.
Lalu dia segera memakamkan nya dengan sangat lahap. Bahkan saat memakan makanan yang sama dan dari orang lain dia muntah-muntah dan tidak bisa makan sedikitpun juga. Tapi saat Zahiya yang memberikan nya akan dengan sangat mudah masuk kedalam perutnya dan tanpa adanya drama muntah-muntah atau apapun itu.
"Setelah selesai kau langsung istirahat. Jangan pernah melakukan kegiatan yang akan membuatnya celaka" ucap Zahiya yang diangguki oleh wanita tersebut dan dia makan semuanya hingga habis tak bersisa lagi.
Zahiya langsung pergi setelah mengatakan itu. Dia langsung berkutat dengan laptop dan juga berkas yang dia bawa dari Daddy nya. Dan Zahiya memang ditugaskan untuk menggantikan posisinya sebagai King Mafia. Dan sekarang Zahiya adalah Queen Mafia, maka tidak akan jauh berbeda pengaturan dan juga keinginan mereka sama-sama keras dan tidak menerima bantahan atau kesalahan.
"Queen, ada titipan dari Tuan Jeff untuk anda" ucap Angga yang menyerahkan berkas pada Zahiya.
"Terimakasih uncle, kenapa uncle Jeff mengirimkan ini? Bukankah biasanya dia yang akan kemari sendiri tanpa mengirimkan atau menitipkan sesuatu? Oh iya. Tolong bilang juga Leonard untuk tetap stay didekatnya, supaya dia bisa mengenali orang terdekatnya nanti" ucap Zahiya tanpa mengalihkan pandangan nya dari berkas-berkas yang sedang dia baca.
"Jeff sedang ada dinegara asal anda Queen, dia disana sedang menjalankan bisnisnya dan akan menjalin kerjasama dengan perusahaan ternama disana. Tentu Queen, Leonard juga sudah sangat senang jika berada didekatnya, sepertinya mereka berdua memang akan sangat kompak Queen" jawab Angga yang memang sudah menikah dengan Leanard, kakak dari Leonard.
Angga juga sudah diberi momongan sepasang anak kembar berusia tiga tahun. Dan mereka juga tinggal disini untuk menemaninya dan juga mengawasi wanita hamil itu.
"Hmm, begitu rupanya. Baiklah itu memang lebih baik" ucap Zahiya yang meminta Angga untuk pergi dari hadapan nya. Dia ingin tetap tenang dan juga hening.
.
Sedangkan dinegara yang berdeda David seperti biasa, dia mengerjakan pekerjaan nya dan saat ini dia yang akan bertemu dengan Jeff nanti malam. Karena Jeff ingin mengenal semua klien nya secara langsung, baik itu dekat atau jauh sekalipun.
"Vid, apa semuanya sudah siap? Kita akan kedatangan tamu besar, jadi jangan mengecewakan" ucap Mama Lulu yang mengatakan nya penuh dengan penekanan.
"Tenang saja Ma, aku sudah menyiapkan segalanya. Seperti berkas dan juga file lainnya. Disini tinggal Mama yang menyiapkan sisanya, jika aku memenangkan otak dan kepercayaan nya. Maka Mama memenangkan perutnya, dengan masakan Mama yang sangat special" ucap David yang membuat Mama Lulu membolakan matanya dan dia menatap horor pada David.
"Kamu fikir Mama akan memasak untuk orang asing? Enak saja, tapi Mama memang sudah memasak banyak untuk kita semua. Apa lagi Mama memang sengaja mengundang seseorang yang akan membuat kamu terkejut" ucap Mama Lulu membuat David dan Papa Devon.
"Sama saja Mama ku yang cantik, bahenol, tapi sudah tidak montok. Mama ini bikin panik saja, tapi, thank you my Mom" ucap David yang langsung memeluk Mama Lulu tapi tidak jadi, karena yang dipeluk adalah Papa Devon.
__ADS_1
"You're welcome boy" ucap Papa Devon yang memeluk dan mengusap punggung David.
"Come on Pa, kenapa mengganggu kesenangan ku?" ucap David yang menyingkirkan Papa Devon dari hadapan nya.
"Boy, dia itu adalah istriku" ucap Papa Devon yang mencoba melepaskan pelukan David dari Mama Lulu.
"Pa, dia ini Mama ku, jadi jangan mengganggu ku" jawab David yang menjulurkan lidahnya meledek Papa Devon yang mengerucutkan bibirnya kesal pada David.
"Aduh-aduh... Ampun Ma, kenapa Mama malah menjewer telinga ku?" ucap David memegang tangan Mama Lulu yang sedang menarik telinganya.
"Sayang, kenapa aku juga mendapatkan jeweran juga?" tanya Papa Devon protes akan apa yang dilakukan oleh Mama Lulu, istrinya.
"Kalian ini sudah tua dan bukan anak-anak lagi. Kenapa kalian seperti anak kecil? Kalian tidak malu dilihat oleh mereka, hah? Dasar, Bapak dan anak sama saja. Sama-sama tidak waras" ucap Mama Lulu yang langsung pergi setelah mengatakan itu pada kedua pria beda usia itu.
"Semua ini karena Papa! Menyebalkan" ucap David yang akan pergi dari sana.
"Hey!! Anak kurang garam, bisa-bisanya malah menyalahkan Papa kamu ini. Dasar anak durhakim, dikutuk segera menikah baru tahu rasa" ucap Papa Devon yang mengejar David menuju ruang tamu.
"Selamat datang dikediaman kami Tuan Jefford Hugo. Silahkan masuk dan kami sudah menunggu kedatangan anda kemari" sambut Papa Devon yang diangguki oleh Jeff.
"Terimakasih atas sambutan ramah anda Tuan Tomlinson, saya merasa tersanjung dengan sambutan anda ini" ucap Jeff yang sudah tahu, jika klien nya yang satu ini sangat jujur dan tidak pernah melakukan kecurangan untuk memperkaya diri.
"Sama-sama Tuan, mari duduk. Apa mau membahas masalah pekerjaan dulu atau kita hidangkan makan malam dulu Tuan? Kami tidak tahu apa kebiasaan anda saat berkunjung" ucap Papa Devon yang langsung to the point pada Jefford Hugo.
"Kita bahas pekerjaan saja. Saya tidak ingin merepotkan anda dan keluarga, saya kemari hanya ingin tahu keluarga anda saja Tuan Tomlinson. Jadi, tidak perlu repot-repot untuk melakukan sesuatu untuk saya" ucap Jeff yang mengatakan nya dengan sedikit merasa tidak enak pada Papa Devon.
"Sama sekali tidak merasa repot Tuan, kami malah senang bisa melakukan nya untuk menjamu tamu kami yang hadir. Dan kami tidak akan repot dalam hal ini. Urusan kerjasama ini akan ditangani oleh putra saya ini, David Tomlinson. Dan itu memang perusahaan nya, saya kemarin hanya menggantikan posisinya sementara. Saat dia sedang mengrjakan urusan nya yang lain" jelas Papa Devon dan diangguki oleh Jeff.
"Baiklah, saya akan melakukan nya sendiri. Apa lagi kami merasa puas dengan kerja keras anda dan perusahaan anda sangat transparan dalam melakukan pekerjaan nya. Jadi saya memutuskan untuk mengambil kerjasama ini" ucap Jeff yang baru kali ini sangat senang melakukan pekerjaan ini.
'Anda memang tidak salah pilih untuk menjalin kerjasama ini King. Apa lagi anda memang sengaja ingin mengikat Tuan Muda Tomlinson untuk menjadi orang yang akan anda percayai menjadi pendamping Queen Z. Anda memang sangat berbakat dalam menjerat dan juga membuat targetnya tidak akan bisa lepas' ucap Jeff sedikit menarik sudut bibirnya tipis membentuk senyuman yang tidak bisa dilihat oleh orang lain.
Mereka bertiga membahas masalah pekerjaan dan selanjutnya Papa Devon meninggalkan David dan Jeff untuk membahas pekerjaan mereka berdua. Baik pekerjaan maupun masalah pribadi David.
__ADS_1
"Apa anda sudah memiliki keluarga juga Tuan Muda Tomlinson? Maaf jika saya bertanya masalah pribadi ini padamu anda" tanya Jeff langsung to the point dan dia menanyakan sesuatu yang memang untuk memancing supaya David mau dijodohkan dengan Queen Z nya.
"Saya belum memikirkan kearah sana Tuan Jefford Hugo, karena saya tidak ingin terikat dengan yang namanya wanita terlebih dahulu. Saya hanya ingin mengembangkan bisnis yang sedang saya rintis sekarang ini. Jadi saya tidak berfikiran kearah sana" jawab David yang merasa aneh dengan pertanyaan yang diberikan oleh Jeff padanya.
"Sayang sekali, padahal saya ingin mengenalkan anda pada Nona Muda kami. Tapi kelihatan nya anda memang tidak tertarik akan hal itu. Maaf jika saya lancang bertanya pada anda" ucap Jeff yang tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan untuk dekat dan mengenal karakter David.
"Jika Nona anda cantik dan memang pantas. Maka saya tidak akan menolaknya, dan saya akan memikirkan nya dan menerimanya mungkin, hahaha" ucap David yang malah bercanda mengatakan nya pada Jeff.
Tentu saja Jeff ingin marah padanya, saat mendengar ucapan dari David. Tapi David langsung bicara dengan serius dan menepis ucapan nya yang bercanda tadi.
"Maaf-maaf Tuan, saya hanya betcanda. Saya memang menginginkan pendamping hidupku saya, tapi saya menginginkan kriteria yang sama seperti Mama saya. Baik, pintar, dan juga penuh kasih sayang. Tapi saya belum bisa menemukan yang seperti itu sekarang" ucap David mengatakan nya sambil menatap lurus kedepan dan seperti sedang melihat sesuatu.
"Saya kira anda memang ingin melakukan nya. Tapi saya tidak bisa menjanjikan jika Nona kami itu akan sama seperti kriteria anda Tuan Muda Tomlinson. Jika anda menyetujuinya, saya akan mengabari anda lagi. Anggap saja ini adalah perjodohan antara anda dan Nona kami" ucap Jeff yang mengatakan nya sambil tersenyum, karena dia tahu jika David ini sangat suka bercanda.
"Ah, anda ini kalo ngomong suka membuat saya spot jantung Tuan, masa sih Nona Muda PENZ.DRC mau dengan saya yang hanya pengusaha kecil-kecilan dan juga sudah berumur. Saya hanya sadar diri dan berfikir logis saja, maaf, bukan berarti saya menolaknya. Tapi jika memang butuh pendekatan dulu juga tidak apa-apa" ucap David yang mengatakan nya dengan sangat serius dan dia menatap wajah Jeff lekat.
"Maaf Tuan, jika masalah itu saya tidak bisa menjamin. Karena Nona kami lebih suka menyendiri dibandingkan dengan kerbersamaan dan keramaian. Beliau lebih suka keheningan. Mungkin jika anda setuju, saya bisa mengatur jadwal untuk anda bisa bertemu dengan nya" jawab Jeff yang mana berani meminta Queen Z untuk datang padanya dan mengatakan jika mereka berdua akan dijodohkan.
"Baiklah, kita lihat saja nanti bagaimana selanjutnya. Lebih baik kita makan makan saja. Mama saya pasti sudah menyiapkan segalanya untuk kita semua" ucap David yang mencoba mengalihakan pembicaraan mereka berdua.
'Anda memang sangat pintar Tuan Muda Tomlinson. Dengan anda mengalihkan pembicaraan, saya bisa mengambil satu kesimpulan untuk anda. Anda memang tidak tertarik akan apa yang saya tawarkan pada anda sekarang. Kita lihat saja, bagaimana caranya King dan Queen Z akan bertemu langsung dengan anda. Semoga saja Tuhan mendengarnya dan akan membuat kalian bersatu' ucap Jeff dalam hati yang mencoba untuk tidak terpancing oleh David yang memang tidak bisa diajak bicara serius jika menyangkut wanita.
Akhirnya mereka semua makan malam bersama. Termasuk Safia yang diundang oleh Mama Lulu untuk datang dan ikut makan malam bersama mereka. Karena Papa Devon memang sengaja mengenalkan seluruh keluarganya pada Jeff untuk menghormatinya.
.
.
.
Jangn lupa tinggalkan jejak kalian ya untuk like, komen, vote dan hadiahnya ya....
Terimakasih dan happy reading... 🤗🤗🤗😉
__ADS_1