
Diballroom hotel David sedang bersiap untuk mengucapkan ijab qobul nya dengan Zayn yang akan menikahkan mereka berdua.
Zahiya turun dengan sangat cantiknya menggunakan gaun yang sangat indah dan melekat sempurna ditubuhnya yang sangat bagus dan juga indah. Bahkan semua mata tertuju padanya, Zaniya yang menuntun Zahiya menghampiri David malah menggodanya.
"Apa kau akan memasang wajah mu seperti ini terus? Apa tidak ada senyuman sedikit saja Za?" tanya Zaniya yang mengapit sisi kiri Zahiya.
"Diam, dan jangan banyak bicara" Zahiya mengatakan nya dengan nada dingin nya.
"Sudah-sudah, kenapa kalian ini. Zahi, ini adalah hari bahagia kamu, setidaknya kamu tampilkan wajah bahagia juga. Bukan seperti ini, setidaknya jangan memperlihatkan jika kamu terpaksa akan pernihakan ini" ucap Azalya yang mengatakan nya sambil berbisik. Karena mereka akan sampai didepan Pak Penghulu dan David.
Zahiya menghembuskan nafasnya sedikit lalu dia mencoba menampilkan wajah cerianya dan itu membuat David semakin mencintainya.
'Dia terlihat berkali-kali lipat cantiknya jika sedang tersenyum seperti itu. Ya, walau senyuman nya sangat tipis, bahkan lebih tipis dari sehelai bulu kucing' ucap David yang tidak berhenti menatap kearah Zahiya.
"Setidaknya air liurmu itu tidak sampai keluar, saat melihat mempelai mu datang" ucap Guntur yang malah menggoda David.
"Si alan loe" ucap David yang langsung datang menghampiri Zahiya dan mengajaknya duduk dihadapan Pak Penghulu dan Zayn.
"Sudah bisa kita mulai?" tanya Pak Penghulu pada David dan Zayn.
"Sudah Pak" jawab David dengan semangat dan dia selalu tersenyum, tapi saat menatap Zayn. David hanya bisa menelan slivanya dengan susah payah.
Seteah mengatakan itu, Pak Penghulu menanyakan nya pada Zayn yang akan menikahkan mereka atau melalui wakil. Yaitu Pak Penghulu tersebut, tapi Zayn mengatakan jika dia sendiri yang akan menikahkan putrinya sendiri dan ini adalah kesempatan terakhirnya.
"Silahkan Tuan, anda bisa menikahkan putrinya anda dengan pria pilihan nya" ucap Pak Penghulu pada Zayn.
Zayn hanya mengangguk dan dia menatap David yang sedang ditanya oleh Pak Penghulu.
"Apa anda sudah siap Tuan? Apa anda sudah bisa melakukan nya sekarang?" tanya Pak Penghulu pada David.
"Saya sudah siap Pak. Silahkan dimulai" jawab David dan diangguki oleh Pak Penghulu.
Lalu Zayn mengulurkan tangan nya pada David dan disambut oleh David. Mereka berjabat tangan dengan serius dan juga kencang.
"Saya nikahkan engkau David Tomlinson dengan Zahiya Z Malik putri saya sendiri dengan mahar satu set perhiasan berlian dan limapuluh persen saham D.DRC tersebut tunai" ucap Zayn yang mempererat jabatan tangan nya.
"Saya terima nikah dan kawinnya Zahiya Z Malik putri dari Bapak Zayn Malik dengan mahar tersebut tunai" jawab David dengan satu kali tarikan nafas saja dan itu membuatnya bisa bernafas dengan lega. Karena dia sudah berhasil mempersunting wanita yang sangat dia cintai.
"Bagaimana para saksi, sah?" tanya Pak Penghulu yang mengatakan pada dua saksi yang hadir disana.
"Sah"
"Sah"
"Alhamdulilah, selamat. Anda berdua sudah sah menjadi pasangan suami dan istri" ucap Pak Penghulu pada David.
"Sekarang anda bisa menyematkan cincin pernikahan kalian berdua" lanjut Pak Penghulu pada David dan Zahiya.
David menyematkan cincin berlian yang sangat cantik dan itu adalah pilihan Zahiya sendiri. Zahiya juga melakuakan hal yang sama pada David, mereka mendapatkan tepukan tangan dari para hadirin yang datang keacara pernikahan mereka berdua.
"Sekarang anda boleh mencium kening istrinya anda Tuan. Ingat ya, hanya kening" ucap Pak Penghulu menggoda David yang berniat akan mencium bagian lain dari Zahiya. Seperti pipi mungkin, jadi jangan berfikiran yang tidak-tidak. Ya, walau mereka berdua sudah melakukan kesalahan sebelum pernikahan.
"Baru saya mau melakukan hal yang lain Pak" ucap David yang malah tersenyum smirks saat mengatakan itu pada Pak Penghulu.
"Dasar anak konyol" ucap Mama Lulu yang menutup wajahnya karena malu akan tingkah putranya itu.
"Nanti boleh Tuan. Sekarang belum boleh, karena anda berdua akan dijadikan Raja dan Ratu dulu selama satu hari ini" ucap Pak Penghulu yang juga ikut menggoda David.
Semua yang hadir dalam pernikahan David dan Zahiya hanya tertawa. Karena mereka baru kali ini melihat mempelai pria, yang sangat konyol dan membuat semua orang tertawa.
"Diam dan jangan membuat malu" ucap Zahiya yang mengatakan nya sambil berbisik ditelinga David.
"Mimi, Pipi selamat. Ez benar-benar memiliki Pipi" ucap Alvarez yang langsung memeluk David dengan sangat erat.
Saat mereka bertiga sedang bercengkrama bersama. Para orang tua menghampirinya dan mengucapkan selamat pada kedua mempelai. Lalu disusul oleh para sahabatnya David yang datang pada mereka.
"Selamat sayang, kamu sudah menjadi seorang istri, jadi sedikit bersikap lembut dan tersenyum. Jangan seperti kanebo kering" ucap Azalya yang mengatakan nya sambil menitikan air matanya melihat putrinya yang satu ini menikah dan semoga saja selalu diberikan kebahagiaan.
__ADS_1
"Terimakasih Mom" ucap Zahiya yang memeluknya.
"Queen, selamat dan selalu bahagia. Daddy akan selalu mendo'akan kalian dan kebahagiaan kalian berdua" ucap Zayn yang gantian memeluk Zahiya setelah Azalya melepasakan pelukan nya.
"Thank you Dad" jawab Zahiya yang menitikan air matanya saat mengatakan itu pada Zayn.
"Selamat sayang, akhirnya kamu menikah juga. Mama sudah sangat khawatir jika kamu akan menjadi perjaka lapuk" ucap Mama Lulu yang langsung memeluk tubuh David lalu menangis dalam pelukan David.
"Ma, Mama ini mendo'akan atau malah menghinaku sih Ma" gerutu David mengurai pelukan nya dari Mama Lulu.
"Keduanya. Dasar anak nakal!" ucap Mama Lulu yang mengatakan itu pada David.
Mereka semua tersenyum dan memeluk, lalu mengucapkan selamat pada David dan Zahiya. Tinggal para sahabatnya David yang belum mengucapkan selamat.
"Selamat bro, semoga menjadi keluarga yang sakinah, mawadah, warohmah dan segera diberi momongan. Supaya jagoan kalian ini ada-ada yang menemani bermain" ucap Bima yang memang sudah mengenal Alvarez dan mereka saling tos bersama.
"Sama-sama, thanks bro. Sudah hadir dan mendo'akan" jawab David. Lalu Bima menjabat tangan Zahiya dan mengucapkan selamat padanya.
"Akhirnya playboy karatan kita menikah juga. Apa senjata loe tidak karatan bro? Gue takut jika senjata loe juga ikut karatan. Hahahaha" ucap Guntur yang malah menvgoda David.
"Si alan loe, jelas saja masih berfungsi dengan baik. Bahkan long time" jawab David tanpa tedeng aling-aling lagi mengtakan nya.
"Jangan bilang jika loe sudah memberikan DP terlebih dahulu?" tanya Galang yang menatap wajah David tersenyum sangat senang.
"Gila, apa dia tidak menolaknya? Wah, loe memang pantas diberi kehormatan soal merayu wanita" ucap Galang yang menggelengkan kepalanya melihat tingkah David yang mengatakan semuanya penuh kejujuran.
Zahiya yang tidak ingin mendengar apa yang mereka katakan, menyingkir dan menuju kearah Angga yang mengucapkan selamat padanya dan memberikan hadiah terindah padanya.
"Selamat atas pernikahan anda Queen. Semoga selalu bahagia, maaf jika anda tidak menyukai hadiah dari saya dan istri" ucap Angga yang membungkukan tubuhnya memberi hormat pada Zahiya.
"Terimakasih uncle, saat uncle bisa datang saja sudah lebih baik" ucap Zahiya pada Angga yang mengangguk saat Zahiya mengatakan itu padanya.
Setelah menyapa Angga dan yang lainnya Zahiya segera berganti pakaian diikuti oleh David. Mereka berdua akan menggunakan gaun dan tuxedo yang senada dengan Alvarez. Mereka bertiga berfoto bersama dan itu menjadi terlihat sangat bagus.
"Apa kamu merasa lelah? Jika iya katakan saja, kita sudah berdiri disini berjam-jam" tanya David yang menatap wajah Zahiya terlihat kelelahan.
David tidak mendengarkan apa yang dikatakan oleh Zahiya. Dia meminta Zahiya untuk duduk saja dan mereka menatap dengan heran saat melihat Zahiya yang memang tidak bisa tersenyum barang sedikit saja.
"Aku tidak apa-apa, kamu jangan melakukan ini" ucap Zahiya yang menahan tangan David menyentuh kakinya.
"Diam dan nikmati saja. Aku minta maaf, karena sudah membuatmu seperti ini. Kamu pasti sangat lelah" ucap David yang memijat kaki Zahiya.
Semua orang yang sudah berfikiran buruk pada David malah tersenyum melihat tingkah David yang sangat romantis dan penuh perhatian pada istrinya.
"Tapi semua orang menatap kemari" ucap Zahiya yang merasa tidak enak pada semua tamu undangan yang datang.
"Biarkan saja. Aku tidak perduli, yang aku inginkan adalah bisa membuatmu merasa nyaman dan tidak kelelahan" jawab David dengan cueknya dan ada seseorang yang menatap penuh kebencian kearah mereka berdua.
"Dia melepaskan aku demi seorang janda! Aku tidak akan membiarkan ini terjadi, kamu akan menyesal karena telah menolak ku" ucapnya yang tidak lain adalah Yunara yang ternyata salah satu undangan yang hadir.
David masih terus memijat kaki Zahiya dan itu diikuti oleh Alvarez yang juga melakukan hal yang sama. Membuat Zahiya merasa sangat terharu akan kedua pria beda usia itu.
"Thank you boy. Tapi tidak perlu seperti ini, Mimi baik-baik saja" ucap Zahiya yang menggengam tangan mungil Alvarez.
"Tapi Mimi pasti sangat lelah karena seharian berdiri disini" jawab Alvarez yang memperlihatkan puppy eyes nya.
"Mimi tidak apa-apa boy, Mimi kan kuat" ucap Zahiya yang mengusap pipi Alvarez dan sedikit tersenyum padanya.
"Apa disini Pipi yang tampan ini dibiarkan seperti ini sendirian?" tanya David yang mengatakan itu pada Zahiya dan Alvarez.
"Tentu saja kita bersama-sama" ucap Alvarez yang memeluk leher David dan Zahiya bersama lalu mencium keduanya bergantian.
"Kita bertiga berfoto bersama" ucap David yang mengeluarkan ponselnya untuk berselfi bertiga.
"Cheese" teriak David dan mereka bertiga tersenyum sangat manis sekali.
"Ini akan aku jadikan wallpaper ponsel dan sebagainya" gumam David setelah menyimpan kembali ponselnya.
__ADS_1
Setelah hari cukup malam mereka sudah kembali kedalam kamar presidential sweet, dimana sudah disiapkan kamar pengantin yang sangat bagus dan juga terlihat sangat romantis.
"Biar aku bantu membukanya" ucap David yang menurunkan resleting gaun pengantin Zahiya yang sangat berat.
"Terimakasih, ah" ucap Zahiya yang merasakan punggungnya mendapatkan kecupan basah dari David.
"Boleh aku melakuakan nya lagi? Dia sudah bangun" ucap David yang langsung memeluk pinggang Zahiya dari belakang dan menurunkan gaun Zahiya.
Zahiya hanya menggunakan pakaian dalam saja saat gaun pengantin nya terlepas. Zahiya hanya menunduk malu saat David menatapnya dan menyentuh dagunya dan menatap matanya.
"Kenapa kamu menjadi sangat menggemaskan seperti ini?" ucap David yang menatap wajah Zahiya dengan penuh hasratnya.
"Jangan menatapku seperti itu" ucap Zahiya yang menunduk kembali. Tanpa menunggu lama lagi, David menggendong Zahiya menuju ranjang pengantin mereka yang dipenuhi oleh bunga mawar berwarna merah.
"Lakukan perlahan, karena masih sedikit sakit" ucap Zahiya saat tangan David sudah berkeliaran kemana-mana dan menyentuh bagian-bagian Zahiya.
"Akan aku lakukan dengan perlahan baby" ucap David yang langsung menyambar bibir Zahiya dan langsung memasukan adik kecilnya kedalam sumur yang sangat nikmat.
Yang terdengar hanya suara-suara kenikmatan keduanya masing-masing. Bahkan mereka berdua sekarang saling mengejar kepuasan mereka masing-masing, yang tadinya Zahiya hanya diam saja. Sekarang lebih mendominasi, bahkan David sampai dibuat sangat terpesona akan sikap Zahiya yang bisa belajar dengan cepat untuk bisa membuat David tidak tahan lagi untuk menyemburkan kecebongnya kedalam rahim Zahiya.
"Aku... Aku sudah tidak tahan lagi baby" ucap David yang melakukan nya lebih kencang dan mereka mengerang panjang bersama-sama.
"Thank you baby, kau yang terbaik" ucap David yang memeluk Zahiya yang berada diatas tubuhnya.
"You'll welcome Pi" ucap Zahiya yang membuat David mengernyitkan dahinya saat mendengar ucapan dari Zahiya.
"Pi? Apa Pi?" tanya David yang menatap wajah Zahiya dan bagian bawahnya belum terlepas.
"Pipi, apa ada yang salah?" jawab Zahiya dan dia bertanya pada David lalu dia merasakan ada yang mengganjal didalam intinya.
"Ya, boleh juga. Tapi dia sudah terbangun lagi, jadi bisa bergerak lagi baby?" ucap David yang menatap wajah Zahiya dan langsung memeluk lalu menyambar bibir Zahiya yang membengkak.
"Dengan senang hati, tapi jangan salahkan aku jika besok akan bangun kesiangan" ucap Zahiya yang menantang David.
Mereka berdua benar-benar melakukan hal itu hingga pagi. Dan itu benar membuat mereka tidak bisa bangun pagi. Bahkan makan siang saja mereka berdua lewatkan. Bahkan Alvarez saja sangat mendukung dan tidak mengganggu mereka berdua. Apa lagi dia sudah sangat akrab dengan anak-anak Dava dan Safia. Jangan lupakan anak Bima yang selalu bermain bersama juga dengan mereka.
"Morning baby" ucap David saat melihat Zahiya membuka matanya.
"Ini bukan pagi lagi, tapi sore" ucap Zahiya yang menatap kearah David yang tersenyum sangat tampan.
"Benarkah? Tapi, tidak perduli. Mau pagi atau sore, sama saja" ucap David yang mengangkat tubuh Zahiya yang polos, begitu juga dengan dirinya yang tidak mengenakan apa-apa.
"Apa anda tidak merasa malu Tuan Tomlinson? Anda bahkan tidak mengenakan apa-apa" tanya Zahiya yang merangkul leher David supaya tidak jatuh dari gendongan David.
"Biarkan saja. Hanya dihadapan istriku tercinta saja" jawab David dengan santainya dan mengedipkan sebelah matanya menggoda Zahiya.
"Kenapa aku baru mengetahui jika suamiku ini sangat percaya diri sekali. Walau dia tidak mengenakan apa-apa" ucap Zahiya yang sudah duduk diatas closed.
"Kenapa tidak percaya diri? Jika yang dikatakan memang benar. Jikapun istriku ini meminta ku untuk tidak berpakaian saat berduaan dengan mu, aku akan melakukan nya dengan semangat hati" ucap David setelah mengisi air dalam bathtub, lalu menghampiri Zahiya dan mengangkatnya kembali untuk berendam didalam bathtub berdua.
"Benar juga. Apa merasa lebih baik baby? Apa masih merasakan sakit?" tanya David yang mengatakan nya sambil menaruh dagunya dipundak Zahiya dan tangan nya memeluk pinggangnya.
"Sedikit, mungkin dia sudah terbiasa akan meilikmu itu" jawab Zahiya yang sudah bisa lebih terbuka dan dia menyandarkan kepalanya pada dada bidang David.
"Benarkah? Jika begitu, supaya lebih terbiasa lagi kita lakukan lagi disini" ucap David yang langsung mendapatkan pelototan tajam dari Zahiya.
"Oke-oke baby, aku tidak akan melkukan nya dulu untuk sekarang. Tapi nanti akan aku lakukan" ucap David yang tersenyum smirks saat mengatakan itu pada Zahiya.
Mereka berdua terlihat sangat bahagia dan juga tidak terlihat jika mereka berdua menikah karena dijodohkan atau dipaksakan. Wajah Zahiya juga lebih terlihat hangat dan juga selalu tersenyum, ini yang membuat David semakin terpesona akan kecantikan dan juga ketegasan Zahiya. Apa lagi sekarang mereka sudah menikah dan akan tinggal bersama-sama terus setiap hari.
.
.
.
Jangan pernah lupa tinggalkan jejak kalian ya untuk like, komen, vote dan hadiahnya....
__ADS_1
Bintangnya juga jangan sampe lupa😉Thanks and happy reading...🤗🤗🤗