
Anjali tersenyum saat Shaheer Sheikh menghabiskan minuman yang dia berikan padanya.
Melirik diam-diam ke arah Shaheer Sheikh yang duduk disebelahnya, memperhatikan ke arah pertunjukkan musik yang agak jauh dari mereka duduk.
Senyum mengembang di kedua sudut bibir Anjali saat memperhatikan gelas di tangan Shaheer Sheikh telah kosong.
"Apa kau ingin menambah minuman lagi ?", tanya Anjali.
"Tidak, sudah cukup", sahut Shaheer Sheikh sembari mengangkat gelas di tangannya.
"Baiklah, berikan gelas kosong itu padaku ! Aku akan meletakkannya ke meja", ucap Anjali.
"Terimakasih, tapi itu tidak perlu", jawab Shaheer Sheikh.
"Tidak apa-apa, aku dengan senang hati melakukannya untukmu", ucap Anjali.
Anjali mengulurkan tangannya ke arah Shaheer Sheikh, bermaksud untuk mengambil gelas dari tangan Shaheer Sheikh.
"Mana ? Biar aku saja yang menaruhnya di meja !", ucap Anjali.
"Akan merepotkanmu, biar para pelayan saja yang mengurusnya", sahut Shaheer Sheikh.
"Sudahlah... Jangan terlalu sungkan padaku, biar aku yang menaruhnya di meja khusus gelas-gelas kotor", ucap Anjali.
"Baiklah, baiklah !", kata Shaheer Sheikh.
"Tidak usah sungkan padaku", sahut Anjali seraya tersenyum manis.
"Kenapa kau terus memaksaku ? Bisakah kau membiarkanku melakukannya sendiri !?", kata Shaheer Sheikh.
"Sudahlah, jangan terlalu dipikirkan ! Santailah !", ucap Anjali.
"Terserah padamu saja tetapi aku tidak bermaksud merepotkanmu", sahut Shaheer Sheikh.
"Cobalah bersikap biasa saja !", kata Anjali.
"Baiklah, jika kau memintanya demikian", sahut Shaheer Sheikh.
"Mana ?", ucap Anjali sembari mengulurkan tangannya ke arah Shaheer Sheikh.
"Kau ini !? Seharusnya kau yang bersikaplah santai, Anjali !", sahut Shaheer Sheikh.
"Bukan masalah bagiku, Shaheer...", ucap Anjali.
Shaheer Sheikh lantas menyerahkan gelas kosong di tangannya kepada Anjali kemudian wanita cantik serta modis itu beranjak dari kursi dan berjalan ke arah meja.
__ADS_1
Anjali meletakkan gelas kosong milik Shaheer Sheikh ke atas meja sedangkan dia sibuk menuangkan minuman lagi ke dalam gelas miliknya.
Terlihat dari arah kejauhan dua orang perempuan bergaun Saree tengah berbisik-bisik saat melihat Anjali yang mendekati Shaheer Sheikh.
"Coba lihatlah ! Apa pantas seorang perempuan single merayu seorang pria yang telah bertunangan ?", kata salah seorang wanita yang mengenakan saree warna putih.
"Siapa dia ?", tanya seorang wanita dengan hiasan gelang ditangannya.
Wanita berparas manis lalu memutar badannya hingga bersebelahan dengan rekan wanitanya yang berdiri didekatnya.
"Anjali, artis televisi India yang terkenal itu", sahut wanita berdandan menor dengan lipstik merah menyala terang.
"Oh, artis yang juga pembawa berita itu, ya !? Pantas aku tidak asing dengan wajahnya karena aku pernah melihatnya di salah satu stasion televisi yang menayangkan tentang kabar seputar selebritis India", ucap wanita dengan gelang yang menghiasi sepanjang pergelangan tangannya.
Wanita itu lantas memperhatikan Anjali yang berdiri di dekat meja minuman sembari menikmati segelas minumannya.
"Tapi dia sangat cantik serta modis, cukup cocok jika berdampingan dengan Shaheer Sheikh yang seorang pengusaha tampan itu", kata wanita yang lainnya.
"Sst ! Jangan berkata sembarangan ! Kita bisa diusir keluar dari rumah ini sebelum acara pesta selesai !", bisik wanita berlipstik tebal itu.
"Apa salahku !? Aku berkata yang sebenarnya, dimana letak kesalahannya hingga kita diusir dari sini ???", kata wanita bergelang mewah.
"Dengarkan ucapanku ! Jangan terlalu banyak bicara yang tidak-tidak !", sahut wanita berdandan menor.
"Salah paham bisa fatal nantinya, urusannya akan panjang dengan keluarga ini", sahut wanita berdandan menor.
"Apa masalahnya ? Aku jujur berkata karena kenyataannya Anjali lebih pantas jika bersanding dengan Shaheer Sheikh daripada tunangannya yang terlihat polos itu", kata wanita bergelang mewah.
"Jaga bicaramu ! Dinding punya telinga ! Urusannya akan panjang dan rumit !", ucap wanita berdandan menor.
"Ya, ya, ya... Aku akan mendengarkan ucapanmu...", sahut wanita bergelang mewah.
"Kasihan sekali tunangan Shaheer Sheikh hanya bisa menyaksikan keakraban antara tunangannya dengan artis itu", kata wanita berlipstik tebal.
"Kasihan !? Kenapa kau baru merasa kasihan dan penuh perhatian pada gadis malang itu ?", sahut wanita bergelang mewah.
"Yah, sejak aku melihat dengan kedua mata sendiri bagaimana kedekatan yang terjalin antara Anjali dan Shaheer Sheikh membuatku jadi berpikir tentang nasib gadis tunangan dari pengusaha kaya raya itu", kata wanita berlipstik merah.
"Dan kau baru menyadarinya sekarang !? Kau memang tidak peka dengan keadaan mereka. Bagaimana bisa kau berbicara panjang lebar tetapi kau sendiri tidak menyadari situasi yang terjadi ???", sahut wanita bergelang mewah.
"Jangan salahkan aku ? Karena aku baru mengerti sekarang ini ketika melihatnya sendiri akan rumor yang beredar selama ini bahwa Shaheer Sheikh memang dekat dengan seorang artis tapi dia terpaksa bertunangan dengan gadis lain", ucap wanita berlipstik tebal.
"Sungguh nasib buruk bagi gadis cantik itu", sambung wanita bergelang mewah.
"Gadis yang merupakan tunangan Shaheer Sheikh memang sangatlah cantik tetapi dia kalah modern dengan Anjali yang sangat memikat itu", ucap wanita berdandan menor.
__ADS_1
"Tadi kamu bilang padaku kalau kita tidak boleh berbicara sembarangan tetapi kau sendiri berkata sebaliknya bahkan lebih terang-terangan memberikan pendapatmu", sahut wanita bergelang mewah.
"Wajar, bukan ? Jika aku mengutarakan pendapatku meski kedengarannya sangat tidak enak di dengar apalagi jika mereka sampai mendengarnya...", ucap wanita berdandan menor.
"Hai, lihatlah ! Lihatlah ! Artis itu berjalan mendekati Shaheer Sheikh lagi !!!", bisik wanita bergelang mewah.
"Benar-benar wanita tidak tahu malu ! Sudah tahu kalau Shaheer Sheikh telah bertunangan tetap saja di dekati !?", kata wanita berdandan menor.
"Wajar ! Karena Shaheer Sheikh adalah seorang laki-laki bergelimangan harta maka artis itu pasti sangat menyukainya", sahut wanita bergelang mewah.
"Rumornya mereka sering terlihat keluar bersama-sama di muka umum bahkan kabarnya mereka sering mengumbar kemesraan", ucap wanita berdandan menor.
"Astaga ! Bagaimana bisa seperti itu !? Sedangkan Shaheer Sheikh telah melamar gadis itu sebelum membawanya ke New Delhi", sahut wanita bergelang mewah.
"Desas-desusnya seperti itu ! Dan lebih parahnya lagi Shaheer Sheikh sempat membawa Anjali ke rumah ini bermaksud mengenalkan pada semua keluarganya tentang Anjali", kata wanita berlipstik tebal.
"Dan bersamaan itu Shaheer Sheikh telah melamar gadis itu tapi kenapa sampai sekarang mereka bertunangan bukan justru berpisah", sahut wanita bergelang mewah.
"Itu anehnya ! Karena banyak yang menyangka bahwa hubungan antara Shaheer Sheikh dan artis itu adalah rekaan untuk meningkatkan popularitas Anjali agar lebih terkenal", ucap wanita berdandan menor.
"Artinya pertunangan ini terjadi hanya sekedar permainan untuk menaikkan ranting popularitas semata atau jangan-jangan berkedok hubungan asmara agar kesannya serius tetapi sebenarnya hanya untuk mencari nama besar", kata wanita bergelang mewah.
"Pastinya tidak ada yang tahu maksud dari semua ini tapi pada kenyataannya justru hubungan antara Shaheer Sheikh dengan Anjali semakin bertambah dekat", ucap wanita berdandan menor.
"Tapi nyatanya yang bertunangan dengan Shaheer Sheikh justru gadis lugu itu !? Ini aneh sekali, bukan !?", sahut wanita bersaree putih itu.
"Rumit ! Dan terkesan penuh skandal !", ucap wanita yang juga sama-sama mengenakan saree berwarna putih sesuai tema acara.
"Sepertinya sangat berbahaya...", kata wanita bergelang mewah.
"Aku juga mencium tanda bahaya yang bakal terjadi dari hubungan segitiga cinta ini", sahut wanita berdandan menor.
Kedua wanita yang merupakan tamu undangan di acara pertunangan Shaheer Sheikh dan Aminah hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya dengan kebingungan.
Tidak mengerti dengan semua yang terjadi tetapi hanya bisa menyaksikan pertunjukkan antara Shaheer Sheikh dengan Aminah saat ini.
Bertanya-tanya dalam pikiran kelanjutan dari hubungan mereka berdua di masa depan.
Apakah hubungan mereka akan sampai berlanjut hingga ke jenjang pernikahan ataukah akan berakhir karena adanya rumor yang beredar akan kedekatan Shaheer Sheikh dengan Anjali diluar sana.
Semua hanya bisa menebak saja tetapi tidak ada yang tahu akan prediksi kisah cinta mereka, bagaimana ujung dari hubungan diantara keduanya.
Berakhir indah ataukah akan berakhir penuh intrik serta drama.
Hanya Aminah dan Shaheer Sheikh yang tahu akan keseriusan dari hubungan mereka, dan akankah keduanya berbahagia dengan status mereka saat ini.
__ADS_1