
alif mengira terjadi masalah besar, masalah sekretaris cecep yang menghancurkan Hendra.
Tetapi nyatanya bukan hal itu. Yang dimaksud oleh Gm cecep adalah masalah perusahaan.
Tadi malam adanya pesta ratusan meja yang berlangsung di hotel perusahaan.
Pesta tersebut berjalan dengan lancar. Tetapi terdapat dua ratus orang lebih yang masuk rumah sakit setelah selesai pesta.
"Untung saja tidak ada yang meninggal, pasien yang paling parah hanya perlu menginap beberapa malam di rumah sakit tanpa ada efek samping.
"Tetapi masalah ini telah membuat nama baik perusahaan ini hancur, kini terdapat banyak wartawan yang berdiri di depan hotel, dan terdapat beberapa orang wartawan yang sudah tiba di dalam perusahaan pusat, dan mereka bermaksud ingin melakukan sesi tanya jawab di lokasi ini."
alif mengerutkan keningnya, dia ingin tahu kenapa tidak ada seorang pun yang memberitahu dia bahwa tadi malam terjadi hal seperti ini.
Tetapi kini semua telah terjadi, tidak berguna jika ini semua dilanjutkan. Hal yang paling penting adalah menyelesaikan masalah di depan mata ini.
Dan kini alif meminta arya untuk membantunya meminta izin, dan dia bergegas menuju ke parkiran dekat sekolah dan pergi menuju lokasi perusahaan pusat.
Setibanya di depan perusahaan pusat Bakti sudah terlihat beberapa orang wartawan telah berdiri berkumpul di sana untuk menunggu pemimpin perusahaan memberikan sebuah penjelasan dan tanggung jawab terhadap semua orang, tetapi kini semua wartawan telah di tahan oleh penjaga keamanan.
Alif melewati para wartawan dan langsung memasuki ruangan perusahaan pusat. Untung saja dia masih muda dan tidak ada yang menganggap dia sebagai seorang pemimpin perusahaan. Sekumpulan wartawan ini masih meributkan masalah ingin berjumpa dengan pemimpin perusahaan.
Setibanya di ruang rapat, Alif melihat Gm cecep dan para pemimpin lainnya.
Para pemimpin memberi salam kepada Alif ketika melihat alif memasuki ruangan rapat, tetapi ini semua tidak dipandang oleh alif, dan dia langsung berkata terhadap Gm cecep : "Segera undang para wartawan yang berdiri di bawah masuk ke dalam ruang istirahat dan berikan layanan makanan, minuman dan rokok yang paling bagus kepada mereka.
"Tanpa harus banyak berbicara yang penting kita memberikan layanan yang bagus kepada mereka bahwa kita perusahaan bakti adalah perusahaan yang bertanggung jawab."
gm cecep segera memerintahkan hal ini kepada sekretarisnya untuk dilaksanakan lalu dia berkata: "Presdir, dari pihak rumah sakit berkata bahwa hasil visumnya adalah salah satu buah kita keracunan pestisida, kini pihak kepolisian curiga bahwa kita tidak membersihkan makanan kita secara baik dan benar."
alif melembaikan tangannya dan berkata: "Aku tidak perlu kecurigaan siapapun, yang aku inginkan hanyalah hasil akhir."
gm cecep tidaklah terus berkata melainkan memutar sebuah rekaman suara:
"Kakak Johan, aku tidak berani melakukan hal ini, ini akan menjadi kasus pembunuhan jika terjadi sedikit kesalahan saja."
__ADS_1
"Kalau begitu kamu tidak perlu melakukan apapun lagi! Aku akan menyuruh anggota untuk membawa istri dan anakmu ke sini untuk di nikmati bersama oleh kawanan kita semua."
"Kakak Johan, kamu tidak boleh begitu...."
Ini adalah rekaman telepon, terdengar tidak lengkap dan tidak nyambung.
gm cecep terus melakukan penjelasan setelah saling menatap dengan alif to .
"Ini adalah rekaman telepon pembicaraan koki hotel kita, koki kita di ancam oleh orang untuk mencampurkan pestisida ke dalam masakan yang dia masak, dan kini semua ini adalah hasil dari campuran pestisida. Tujuan utamanya adalah untuk menghancurkan nama baik perusahaan Bakti kita."
"Ketika pemeriksaan tadi pagi dilakukan terhadap koki kita, dia sedang menghancurkan teleponnya. Itu kenapa kita hanya bisa mendapatkan informasi yang begitu sedikit dan tidak jelas, dan juga koki sudah melarikan diri."
"Aku sudah bertanya kepada pengacara, kasus ini tidak akan diproses jika buktinya hanya sejenis rekaman suara yang tidak jelas. Dan juga tidak bisa dijadikan bukti pada sidang pengadilan berlangsung. Yang bisa dijadikan bukti adalah kita harus menemukan koki itu dan biarkan dia bisa mengaku sendiri."
alif langsung menolak ide yang dikatakan oleh Gm ccep tadi: "Hal utama yang harus kita lakukan adalah memulihkan nama baik dan penampilan baik hotel kita bukanlah mencari koki itu. Dan kita harus membuang nama jelek yang dikarenakan oleh kejadian ini, semakin lama nama jelek ini menempel dengan nama perusahaan maka akan semakin susah untuk perusahaan membersihkan diri."
Lalu, dia bertanya kepada Gm cecep : "Siapa kakak Johan yang bermain di belakang itu? Kenapa dia ingin menjatuhkan kita?"
Gm Cecep memberitahunya bahwa: "Nama lengkap kakak Johan adalah Johan Purnomo
Gm cecep menyebut kembali nama itu, dan kini alif teringat akan kata-kata Siska yaitu adanya seorang preman yang bernama Johan Purnomo.
Sesuai dengan penjelasan yang dilakukan oleh Gm cecep, dia memastikan bahwa Johan yang disebut adalah satu orang yang sama.
"Johan Purnomo adalah seorang preman yang beranggota kurang lebih puluhan orang, lalu perekonomian dia meningkat ketika dia melakukan bisnis penghancuran pemaksaan pada proyek pembaruan perkotaan, anggota dia juga bertambah hingga ratusan orang, kini pekerjaan ini telah dia jalankan selama lima hingga enam tahun."
"Johan purnimo adalah saingan bagi perusahaan kita di dalam kota ini, persaingan semakin kuat ketika proyek sebelumnya jatuh di tangan perusahaan kita, dan dia semakin dendam dan pernah mengumumkan bahwa akan membalas dendam ke kita."
"Maka sesuai dengan keputusan perekaman tadi, kita percaya bahwa semua ini adalah cara balas dendam yang dilakukan oleh Johan. Kini dia membayar wartawan tujuan utamanya adalah untuk menghancurkan nama baik perusahaan kita dan supaya semua anak perusahaan kita juga terpengaruh oleh kejadian kali ini."
Semua yang dijelaskan oleh Gm cecep masuk akal, dan ini juga dipercayai oleh alif
Hanya saja pihak polisi tidak percaya akan prediksi, dan pengadilan juga membutuhkan bukti.
Maka bisa diketahui bahwa prediksi tidaklah berfungsi, yang kita lakukan sekarang adalah kita harus menemukan orang yang bernama Johan purnomo itu.
__ADS_1
alif menghidupkan sebatang rokok, mengerutkan kening sedang memikirkan sesuatu sambil mendengarkan pendapat para atasan yang mengikuti rapat kali ini:
"Laporkan ke pihak polisi saja, biarkan polisi yang menyelesaikan masalah ini. Teknologi sudah sangat canggih zaman sekarang, polisi akan memulihkan nama baik perusahaan kita.'
"Atau tidak kita membayar satu orang untuk mengaku dirinya sebagai Johan maka masalah ini akan selesai."
"Menurutku masalah ini tidak segampang ini, bagaimana jika kita beritahu kepada tuan Ridwan T0, biarkan dia yang menyelesaikan masalah ini"
Terdengar berbagai jenis saran yang dibahas oleh para pemimpin, tetapi tidak satu pun yang berguna bagi alif , bahkan saran yang diberikan oleh gm cecep juga tidak terpakai.
"Tidak boleh lapor polisi, meskipun aku percaya kemampuan polisi, tetapi mereka menyelesaikan masalah dengan membutuhkan bukti dan sangat memboros waktu. Perusahaan kita akan bangkrut jika menunggu respon dari pihak kepolisian."
"Dan juga tidak boleh membayar orang untuk mengaku dirinya sebagai Johan, ini akan menjadi poin dia untuk menjatuhkan kita lagi."
"Lebih tidak boleh jika kita mencari Ridwan to, masalah yang harus dia urusi setiap hari begitu banyak, dia tidak memiliki waktu lebih untuk masalah kecil seperti yang kita alami sekarang. Lagipula, jika masalah kecil seperti ini tidak dapat kita selesaikan, apakah kita tidak malu terhadap jabatan yang kita duduki saat ini?"
Apa yang dibicarakan oleh Gm cecep sangatlah masuk akal, alif juga sependapat dengannya, tetapi pemimpin lain tetap mengerutkan wajah mereka.
Terdapat seorang yang telah tergesah dan berteriak: "Ini tidak boleh, itu juga tidak bisa. Atau kita hanya bisa terduduk diam di sini saja?!"
Pertanyaan ini kedengarannya seperti bertanya kepada Gm cecep , tetapi semua juga tahu bahwa sebenarnya pertanyaan ini ditanyakan kepada alif
Karena bagaimanapun alif adalah presdir dari perusahaan ini, dan mereka semua sudah mengetahui kehebatan Alif
Jika kehebatan dia hanya bisa ditunjukkan di dalam perusahaan, tetapi tidak bisa di luar perusahaan, maka semua ini juga tidak berguna.
Alif mengerti apa yang mereka bicarakan, dan juga dia menatapi semua orang yang duduk di dalam ruangan tersebut.
"Aku mengerti pemikiran kalian, mungkin kalian juga memiliki cara menyelesaikan masalah ini, hanya saja kalian tidak ingin membicarakan, hanya karena ingin menguji kemampuan aku menyelesaikan masalah, cocok atau tidak untuk menjadi presdir di perusahaan ini, cocok atau tidaknya untuk menjadi pemimpin bagi kalian."
"Bisa, semua bisa di mengerti, aku akan menyelesaikan masalah ini. Jadi untuk para pemimpin yang di sini, diharapkan berduduk diam saja, jika aku tidak menyelesaikan masalah ini dalam tiga hari, maka aku Alif to akan mengundurkan diri dari perusahaan ini."
Para pemimpin yang duduk di sini merasa terkejut setelah mendengar perkataan alif
Tetapi dalam hati mereka berpendapat lain yaitu: "Baiklah, biarkan kami melihat kehebatan kamu presdir To !"
__ADS_1