Perjalanan Hidup

Perjalanan Hidup
Bab 71 Kamu Bukan Anaku lagi


__ADS_3

Hal itu memang mengejutkan Eric dan membuatnya benar-benar merasa takut.


Bagaimanapun juga, Eric tidak pernah membayangkan bisa terjadi kejadian seperti ini. Hans si bocah yang tidak tahu diri itu benar-benar mendapat masalah besar.


Boleh saja menyinggung yang lain, asal jangan sampai bermasalah dengan Presdir Perusahaan Bakti!


Alif ingin berbicara dengan orang itu. Terdengar seperti sangat gampang, tetapi apakah benar-benar semudah yang dibayangkan?


“Paman... Ayah...”


Hans yang berada di samping mulai merasa ketakutan. Dia meminta maaf kepada Eric dengan gemetar, bahkan tidak lagi merasa malu dengan identitas aslinya. Dia memanggil Eric dengan sebutan “ayah” dan terdengar begitu akrab. Hans berharap Eric bisa melembutkan hati dan jangan menghukumnya terlalu kejam.


Eric juga memiliki keluarga. Saat ini dia lebih membanggakan anak sendiri!


Setelah dipikir-pikir, Eric dalam tatapan alif akhirnya memberikan sebuah perkataan yang sangat memuaskan...


“Mulai hari ini, kita putus hubungan! Aku tidak lagi menjadi ayah kamu dan kamu bukan lagi anak aku.”


“Selain itu, aku juga tidak akan menanggung semua pengeluaran untuk acara pernikahan, termasuk semua biaya hidup kamu. Hubungan kita telah berakhir. Tidak akan ada hubungan apapun lagi.”


“Sekarang kamu sudah dewasa. Kesalahan aku yang terbesar adalah membesarkan kamu selama 20 tahun, semuanya cukup sampai di sini saja!”


“Hari ini kamu menikah. Tanggung jawablah dengan masa depan kalian, apapun yang terjadi, semuanya tidak ada hubungan lagi dengan aku!”


Perkataan itu membuat Hans semakin lemas.


Hans tidak memiliki apa-apa. Dia hanya berharap Eric akan mengeluarkan uang dan melunasi biaya pesta pernikahan ini!


Eric tidak menghiraukan dia. Saat ini, dari mana Hans bisa mendapatkan biaya untuk hidup? Atas dasar apa Hans bisa menikahi FerLi yang begitu cantik?


“Ayah, jangan begini, kamu tidak boleh lepas tangan...”


Eric tidak memberikan kesempatan kepada Hans untuk berbicara. Eric menendang Hans dan membiarkannya terjatuh ke lantai.


Eric merasa tidak ada pilihan yang lebih baik dan Ini adalah jalan satu-satunya. Eric tetap harus menjaga posisi sebagai supplier, dia harus memikirkan masa depan serta memberikan yang terbaik kepada anak dan istrinya.


Hadirnya Hans di dalam kehidupan Eric memang sebuah kesalahan. Sekarang hanya bisa membiarkannya!


Kali ini Eric memutuskan hubungan ayah dan anak dengan sangat tegas.


FerLi merasa terkejut ketika melihat kejadian tersebut.


FerLi mulai menyesal. Kenapa dirinya bisa memilih dan menikah dengan Hans yang pendek dan begitu jelek? Bukankah semua hanya karena kekayaan Hans ?


Hans sekarang tidak memiliki apa-apa lagi. Buat apa FerLi menikah dengan Hans ? Dasar bajingan!


FerLi langsung melepaskan cincin emas yang berada di tangannya dan melempar ke tubuh Hans dengan kuat.

__ADS_1


“Pesta pernikahan belum mulai dan aku belum sah menjadi istri kamu. Mulai hari ini kita jalani hidup masing-masing saja. Kamu benar-benar sampah!”


FerLi meninggalkan Hans begitu saja dan tanpa merasa ragu. Tindakan FerLi lebih kejam dari Eric..


Hans masih belum bisa menerima kehilangan ayah dan sekarang dia harus kehilangan istri.


“Ayah... Istri...”


Hans berlutut di lantai dan bercucuran air mata, saat ini dia sudah kehilangan segalanya.


Alif tidak lagi peduli dengan Hans , juga tidak menghiraukan Eric. Dia melepaskan sepatu dan memegangnya di tangan sambil berjalan mendekati David.


Melihat alif yang sudah mulai mendekat, David merasa ketakutan karena auranya.


David terus melangkah mundur sehingga menabrak meja yang berada di belakangnya. Dia berkata dengan gemetar: “Kamu... Kamu tidak boleh menghajar aku karena kamu sekarang adalah Presdir. Jangan memperhitungkan hal sepele ini padaku, tolong lebih lapang dada.”


Alif tersenyum: “Aku cukup tertarik dengan perkataan kamu. Sewaktu kamu menghina aku, kenapa kamu tidak lapang dada? Aku masih belum membuat perhitungan padamu dan sekarang kamu meminta aku untuk lapang dada?”


“Aku tanya padamu. Apa hak kamu? Apakah kamu pantas menyuruh aku untuk lapang dada?”


“Ini... Ini...”


David tergagap-gagap dan tubuhnya sampai gemetar


David akhirnya mengerti satu hal. Saat ini yang paling berguna adalah meminta maaf.


Kemudian dia berusaha membuka mulut.


Sepatu itu membuat mulut David merasa kebas, seperti terlalu banyak memakan cabe.


Setelah itu, alif kembali memakai sepatunya.


David langsung merasa lega. Untung saja, Alif masih mempertimbangkan identitas sebagai Presdir.


Ini hanyalah pemikiran David . Sebenarnya dia lebih memikirkan sisi buruk Alif.


Alif duduk di kursi, dia mengambil sumpit dan makan makanan yang berada di atas meja.


“Aku lapar dan ingin makan sesuatu, tetapi aku masih belum melepaskan mulut orang itu.”


alif hanya mengatakan demikian. Beberapa orang yang berada di samping langsung mengerti perkataan tersebut, ada yang melepaskan sepatu dan menyerang David.


“Presdir, aku juga salah bicara dan semua itu adalah kesalahan aku, aku benar-benar minta maaf, aku akan membantu kamu mengurus David ! ”


Orang itu mengambil sepatu dan menampar David , beberapa orang yang lain mengerti melihat kondisi ini.


“Presdir To, mohon lapang dada dan lepaskan kami, kami sudah mengerti semunya dan kami akan membantu kamu membereskan David .”

__ADS_1


“Kak alif, aku sudah salah menilai kamu, tolong maafkan aku, aku akan membantu kamu menghajar David...”


Begitu banyak permintaan maaf dan semuanya mulai menghajar David .


Ada yang mengambil sepatu dan menampar mulut David , tetapi tidak mungkin semuanya menampar mulutnya.


Jadi, ada yang mengambil garpu dan menusuk paha David, ada yang menginjak bagian bawahnya dengan sepatu, juga ada yang mengambil segenggam sumpit dan memukul bagian punggung.


Sekarang ini, yang terlihat hanyalah kejamnya manusia.


Lebih baik menghajar David habis-habisan daripada harus menyinggung Alifto..


Mereka kompak menyerang David sama seperti mereka bersekongkol dan mencela alif habis-habisan...


alif hanya memakan beberapa suap, tetapi kondisi ini membuat dirinya benar-benar kehilangan nafsu makan, dia membanting meja dan semua peralatan makan menjadi berantakan.


alif mengambil tisu untuk menyeka mulut dan pergi begitu saja!


Alif telah berjalan ke depan. Saat ini Eric langsung berlari ke sini karena mendengar teriakan David.


Eric terus membujuk alif, karena khawatir alif akan mencabut posisinya yang sebagai supplier.


alif naik ke mobil dan menghidupkan mesin. Eric akhirnya mendapat sebuah perintah sebelum alif beranjak dari sana.


“Atur semua barang-barang supaya lebih jelas lagi! Hubungan antara ayah dan anak juga sudah jelas. Apakah masih ada hal tidak bisa diperjelas? Ha... ha...”


“Mengerti, mengerti, Presdir to tenang saja...”


Eric mengantar Presdir to dengan tersenyum.


Saat ini, Hans berjalan keluar dari restoran dan langsung berlutut di hadapan Eric .


“Ayah, aku sudah sadar, semua adalah kesalahan aku. Apakah tadi kamu hanya berpura-pura di hadapan Alif si brengsek itu? Dan semua itu adalah palsu?”


“Si brengsek? Kamu masih berani memarahi dia? Kamu mengira aku sedang bermain dengan kamu? Aku beritahu kamu, kita sudah tidak ada hubungan sama sekali, kamu jangan mengganggu aku lagi, cepat pergi jauh dari sini!!!”


Hans sudah putus harapan...


Alif berbalik arah dan ingin kembali ke sana, tetapi saat itu dia melihat FerLi yang sedang berdiri di tepi jalan.


FerLi yang awalnya begitu putus asa, sekarang menjadi bersemangat karena melihat mobil Poussian yang dibawa oleh Alif.


Alif adalah Presdir dari Perusahaan Balti. FerLi sudah berpisah dengan Hans dan berstatus single.


Seandainya FerLi bisa mendapatkan Alif, mungkin dia memiliki kesempatan menjadi... Istri Presdir To.


Terpikir sampai di sini, FerLi langsung maju dan menghalangi mobil Alif..

__ADS_1


“Alif, kita adalah teman sekolah, kamu juga tahu aku telah dibohongi Hans, apakah kamu bisa mengantar aku?”


Alif tersenyum sambil memperhatikan dirinya: “FerLi... kenapa kaMu tidak mati saja?”


__ADS_2