Perjodohan Seorang Ceo Dan Dj

Perjodohan Seorang Ceo Dan Dj
Izin Untuk nongkrong


__ADS_3

"Kamu gak marah kan."


"enggak! Ya udah ayo makan." Ucap Andrew memperingatkan.


Mereka berdua pun sarapan bersama di meja makan, Setelah selesai sarapan Andrew berpamitan untuk ke kantor. Andrew menciumi pipi kanan dan kiri glory secara bergantian.


"Jangan nakal!" Andrew yang memperingatkan glory di saat mau keluar pintu apartemen.


Glory yang melihat andrew akan keluar dari pintu apartemen nya, Segera menghentikan langkah andrew. Glory dengan wajah takutnya menatap andrew.


Sebenar nya glory ingin berpamitan pada Andrew untuk bermain dengan teman teman nya di base camp nya tapi mengingat kejadian di klub waktu itu, Andrew yang marah besar membuat glory mengurungkan niat nya.


Andrew yang sudah paham dengan raut wajah glory menatap nya sambil mengernyitkan dahit nya.


"Kenapa." Ucap Andrew bertanya karena melihat ekpresi glory ketakutan.


"Nggak! Nggak Kenapa Kenapa." Jawab glory gugup, Andrew yang melihat sikap aneh istrinya merasa heran. Andrew pun membujuk istrinya untuk mengungkap kan kemauan nya.


"Sayang Kenapa! Mau apa." Ucap Andrew dengan nada pelan membujuk istri kecil nya tersebut.


Glory yang mendengar Andrew dengan nada pelan nya langsung bersemangat mengucapkan isi hati nya.


"Aku bosan di apartemen."


"Kalau bosan kan bisa belanja atau jalan jalan kan yank... Lagian aku udah nyiapin sopir pribadi buat kamu."


"Aku pengen nongkrong sama temen."


"Di klub maksudnya, Main musik musik kan gak jelas! Sekarang kamu nggak aku bolehin untuk main dj lagi. Ingat aku bisa mengidupi kebutuhan mu mulai dari atas sampai bawah." Ucap Andrew panjang lebar kepada glory Dengan sombongnya, Setelah itu Andrew merobogoh saku pada jas nya dan mengeluarkan kartu tanpa batas di dompet nya setelah itu menyodorkan nya kepada glory.


"Ini untuk mu." Imbuh Andrew lagi sambil memberikan kartu kepada glory.


"Gak mau." Ucap glory menolak, Dirinya memohon kepada Andrew untuk bermain dengan teman teman nya.


"Aku nggak ke klub, Aku hanya ke base camp untuk nongkrong doang. Beneran aku Nggak macam macam." Glory yang berusaha meyakinkan Andrew.

__ADS_1


Andrew merasa sangat emosi pada glory, Karena glory terlalu memaksanya dan tidak mau menerima kartu yang di berikan nya. Dengan emosi yang meluap Andrew melempar kartu tersebut di wajah glory, Sambil memperingatkan glory.


"Ingat! Kalau kamu berani keluar tanpa izin aku, Aku akan menghukum dan tidak akan memberikan ruang sedikit pun untuk mu." Ucap Andrew membisikan kata kata di telinga glory, Glory yang merasa kan ucapan Andrew bergindik ketakutan. Glory pun sudah paham hukuman yang akan di berikan Andrew kepada nya. Dari perkataan Andrew yang di ucapkan Andrew akan memberikan glory hukuman di ranjang dan tidak memberika kesempatan glo untuk beristirahat.


Melihat sikap glo yang mematung Andrew mencium dahi glory Setelah itu baru keluar dari pintu apartemen untuk menuju kantor nya, Glo yang merasakan sentuhan di dahi hanya menghela nafas kasar. Setelah melihat punggung Andrew tidak terlihat glory kembali menutup pintu apartemen nya dan berjalan menuju kamar untuk ber malas malas an.


Skiiiiip,


Sesampai di kantor Andrew langsung masuk ke ruangan nya, Beberapa map di ruang kerja Andrew bertumpukan menandakan bahwa Andrew harus nglembur untuk hari ini.


Jerry yang melihat bos nya sudah ada ke ruangan nya, Berjalan menuju ruangan Andrew. Andrew yang melihat pintu nya terbuka karena ke datangan jerry hanya menatap jerry sekilas lalu kembali menatap ke arah laptop nya kembali.


"Tumben baru sampai." Ucap jerry kepada Andrew tetapi tidak mendapatkan respon apapun oleh Andrew.


"Ndrew dari tadi diam mulu." Imbuh jerry lagi Karena merasa kesal dengan sikap Andrew.


"Apa diriku harus mengerjakan file sebanyak ini, Tanpa bantuan siapa pun." Jawab Andrew kesal sambil menatap ke arah jerry. Jerry pun hanya menggelengkan kepala menatap andrew.


"Kalu gue bisa ngerjain, Tanpa lo suruh pun juga gue kerjain Ndrew." Ucap jerry dalam hati.


Andrew yang tidak mau kalah dengan ucapan jerry menjawabnya.


"Apa dirimu tidak ingat kalau aku ini sudah memiliki istri, Maka dari tolong pahamilah." Andrew yang kembali menjelaskan kepada Jerry, Jerry hanya tersenyum kecil.


"Apa tubuh glory benar benar membuat mu tergila gila hah..." Goda jerry kepada Andrew.


"Gimana aku tidak tergoda, Kalau melihat nya saja membuat adek ku berdiri."


Jerry yang melihat ekpresi Andrew tertawa keras.


"Main gak nih nanti malam." Ucap jerry menawarkan tawaran kepada Andrew, Karena sebelum menikah Andrew dan jerry selalu melakukan kebiasaan nya untuk bersenang senang ke klub.


"Lo aja yang main, Gue udah ada yang ngelayanin setiap hari." Andrew yang berbicara dengan sombong nya dan hanya di balas jerry dengan wajah malas nya.


Setelah melakukan obrolan lama, Jerry pun keluar dari ruangan Andrew untuk kembali menuju ruangan nya.

__ADS_1


Apartemen:


Dea yang baru pulang mengantar putri kesayangan nya yaitu karin, Berjalan menuju apartemen Andrew untuk menemui glory.


Glory yang sedari tadi duduk di ranjang tempat tidur merasa bosan.


"Susah ya jadi istri! Gak boleh ke mana mana tanpa izin suami, Kenapa sih kampus gue libur..." Gerutu glory. Mendengar bel apartemen berbunyi glory pun langsung Berjalan ke luar kamar untuk membukanya.


Ceklek...


"Masuk kak." Ucap glory yang melihat dea datang ke rumah nya.


"Lagi ngapain."


"Nggak ngapa ngapa in, Cuma duduk santay aja." Jawab glory dengan senyum malas nya.


Dea yang melihat suasana Apartemen Andrew terlihat membosankan, Dirinya memutuskan untuk mengajari glory memasak. Itung itung Dea juga mau cari muka kepada Andrew.


"Mungkin gue bisa merebut hati Andrew kembali, Dengan memasak kan makanan sewaktu dulu gue pacaran dengan nya."


Glory yang merasa begitu bosan dengan kehidupan di apartemen nya mengiyakan ucapan Dea, Mereka berdua pun berjalan menuju dapur bersamaan.


Dea memilih memasak menu kesukaan Andrew Yaitu kepiting balado dan cumi crispy sementara glory memilih membantu Dea memasak Makanan, Setelah selesai Dea dan glory dengan kompak Membereskan dapur nya dan menyajikan masakan nya di meja makan.


Setelah semua selesai, Dea langsung berangkat menuju ke sekolah an Karin untuk menyusul Karin pulang sekolah.


Perusahaan Glear'Dika


Andrew yang sudah selesai dengan map map di depannya langsung berjalan cepat keluar dari ruangan nya, Jerry yang melihat sikap Andrew hanya menyunggingkan bibir nya setengah.


"Ceo perusahaan ini rupanya sudah mengenal cinta kembali." Ucap Jerry sambil menggelengkan kepalanya.


"Ada beberapa map yang masih belum selesai, Sepertinya kamu bisa mengerjakan nya!" Andrew yang melihat Jerry juga keluar dari ruang kerja nya, Jerry pun hanya menghembuskan nafasnya.


"Siap." Ucap Jerry kepada Andrew yang di balas Andrew dengan tatapan dinginnya.

__ADS_1


__ADS_2