
"Mbk udah selesai, Boleh ngerjain kerjaan lain." Glo yang mengusir secara harus kepada novi karena Diri nya Melihat Andrew berganti pakaian.
"Baiklah..." Ucap Novi sedikit kesal lalu mengangkat tubuhnya keluar dari pintu kamar glory, Novi yang berharap Andrew Menyuruh nya menyiapkan pakaian karena kaki glo yang masih sakit Mendengus kesal.
Dirinya langsung keluar dari kamar glo Setelah itu menutup kembali pintu kamar glo.
"Gimana aku bisa mendapat kan nya kalau tuan Andrew selalu mencampakkan ku." Gerutu Novi setelah keluar dari kamar Andrew dan glory.
Sementara di dalam kamar nya Andrew sudah memakai kemeja serta celana nya, Lalu mengambil dasi nya sambil berjalan mendekati glo yang masih menyandarkan tubuhnya di headboard.Andrew yang sudah dekat dengan glo mencium pucuk kepala glo Setelah itu duduk di pinggir ranjang bersebelahan dengan glo sambil menyerahkan dasi nya.
Glo yang sudah paham menerima dasi yang di berikan Andrew Setelah itu memasangkan di kemeja nya, Andrew yang melihat istrinya sangat fokus dan tlaten memakai kan dasi nya sedikit menganggu nya dengan mengecupi bibir istrinya.
"Jangan gitu ah." Gerutu Glory kepada andrew karena membuat nya ke sulitan memakai kan dasi.
"Nanti kamu terlambat... Kamu kan juga belum sarapan." Glo yang mengingat kan Andrew sambil menatap jam, Andrew yang melihat glory sedikit kesal menghentikan aktifitas nya menciumi bibir glo dan memberi kan ruang kepada glo, Glo Yang sudah selesai memasang dasi Andrew mengambil baju nya untuk berganti.
Lalu Andrew berjalan menuju lemari untuk mengambil jas nya, Dengan cepat glo memakai pakaian nya di atas ranjang nya, Kali ini glo hanya memakai Hody sepaha dan celana yang begitu pendek berwarna putih hingga membuat nya tidak seperti memakai celana, Tetapi hoddy yang sedikit panjan membuat nya seperti memakai dress pendek.
Andrew yang sudah mengambil jas nya segera memakai nya, Lalu membantu glo untuk duduk di kursi roda dan berjalan ke luar untuk melanjutkan kegiatan sarapan pagi berdua.
(Skip skip skip)
Setelah selesai makan Andrew memasuki lift bersama glo untuk menuju mobil nya, Pak jang yang melihat Andrew bersama istrinya menuju lift memberanikan diri untuk bertanya.
__ADS_1
"Tuan... Nona glo mau di bawa kemana bukan nya harus istirahat." Tanya pak jang kepada andrew.
"Dia istriku sesuka hatiku mau membawa nya kemana." Jawab Andrew dengan wajah datar nya, Andrew yang masih merasa kesal dengan pak jang karena terlalu ceroboh dalam menjaga istrinya satu satu nya itu menjawab dengan ucapan dingin.
Glo yang Mendengar suami nya menjawab pertanyaan dengan kata kata tidak sopan memukul lengan Andrew pelan, Meskipun pak jang merupakan pekerja di rumah nya dan andrew merupakan atasan nya seharus nya Andrew lebih menghormati pak jang yang umur nya lebih tua dari nya.
"Maaf Sayang." Andrew yang mendapati pukulan dari istrinya atas perkataan nya meminta maaf.
Pak jang baru kali ini melihat Andrew menyadari kesalahan nya merasa heran,Selama Dirinya di pekerjakan di rumah orang tua nya Andrew menjadi pelayan tidak pernah melihat Andrew mengakui kesalahan nya.
"Seperti nya tuan Andrew hanya bersikapa jinak kepada istrinya saja." Batin pak jang Dengan menarik bibir nya sedikit untuk tersenyum.
Sementara novi yang berada di meja makan Mendengar obrolan majikan nya dengan kepala pimpinan pelayan di rumah tersenyum meremeh kan.
"Selama suami saya bekerja saya akan menginap ke rumah mama dan Setelah pulang kerja saya akan di jemput kembali untuk pulang ke sini." Glory yang menjelaskan kepada pak jang Dengan senyum ramah nya.
Mendengar penjelasan glory pak jang membalas nya dengan senyum agak sungkan, Mungkin tuan Andrew memilih menitipkan nona glory karena kecerobohan Dirinya kemarin.
"Saya permisi dulu," Pamit glo kepada pak jang Setelah Andrew mendorong kursi roda nya memasukkan ke dalam lift,Pak jang mengangguk kan kepala dan tersenyum menatap glory.
Di dalam lift Andrew membuka mulut nya untuk bertanya kepada glory.
"Seharusnya dirimu tidak usah terlalu baik dengan mereka,Semakin kou bersikap seperti itu kepada mereka, semua akan bersikap se enak nya sendiri." Andrew yang menegur istrinya karena melihat sikap glory terlalu baik kepada pelayanan dirumah nya.
__ADS_1
"Aku tidak bersikap baik kepada mereka aku hanya menghargai mereka saja, Karena umur mereka lebih tua dari kita." Jelas glo kepada Andrew.
"Tapi memang aku membayar mereka untuk melayani kita jadi wajar kan."
Glo yang selalu kalah berdebat dengan Andrew hanya mendengus kesal, Dari pada berdebat hanya menambah masalah glo memilih diam untuk menyelesaikan perdebatan nya dengan suami nya.
Setelah keluar dari lift Andrew berjalan menuju mobilnya yang sudah di siapkan oleh supir nya, Kali ini Andrew memilih menyetir sendiri tanpa di dampingi oleh sopir maupun Jerry.
Andrew membantu glo untuk masuk ke dalam mobil setelah itu Menyuruh sopir nya untuk melipat kursi roda glo dan memasukkan nya ke dalam bagasi, Setelah semua selesai Andrew memutari mobil nya menuju kemudi dan menjalan mobil ke rumah orang tua nya.
Di dalam mobil hanya tercipta keheningan, Andrew yang fokus mengemudikan mobilnya sementara glo sibuk dengan hp nya.
Sampailah mereka di depan rumah orang tuanya Andrew yang begitu megah dan tidak kalah nya dengan rumah yang di tempati glo dan rumah ke dua orang tua glo.
Jovi dan beberapa pelayan yang sudah di kabari oleh Andrew bahwa anak nya akan menitipkan istrinya dirumah nya dengan antusias menerima nya, Andrew pun turun lebih dulu dari mobil untuk mengambil kursi roda glo yang ada di bagasi mobilnya setelah itu menyiapkan nya di samping mobil nya.
Andrew yang sudah membopong tubuh glo untuk duduk di kursi roda menjalankan kursi roda menemui mama nya, Lalu Andrew dan glory bergantian bersalaman kepada mama dan mertua.
Jovi tampak terlihat bahagia dengan ke datangan menantunya dirinya memeluk glo dengan erat lalu mencium pucuk kepala glo.
"Papa kemana ma." Tanya Andrew yang tidak mendapati papa nya ada di rumah nya, Tidak mungkin papa nya yang sudah tua di sibukkan dengan urusan bisnis karena papa nya sudah mewariskan perusahaan untuk di pegang oleh anak tunggal nya yaitu dirinya.
"Oh papa iya tadi sepedaan Dengan beberapa rekan kerjanya nya dulu." Jawab Jovi kepada anak lelaki satu-satunya.
__ADS_1
Andrew pun mengangguk lalu berpamitan kepada mama nya dan istrinya untuk pergi ke kantor, Setelah melihat mobil Andrew sudah tidak terlihat Jovi dan glory berjalan masuk. Jovi yang sudah mengetahui ke datangan menantunya Mempunyai banyak rencana untuk glory dan dirinya menghabiskan waktu hari ini.