
"Nggak mungkin...! Nggak mungkin mah, Hiks Hiks Hiks. Aku gak mau hamil. Aku gak mau hamil." Tangis Lyra sudah mulai pecah di pelukan mamah nya, Lyra pun memukul perut nya dengan kencang. Sehingga david mencoba menghentikan tindakan gila Putri nya.
"Sayang hentikan...! Hantikan." Bentak David yang membuat lyra langsung berhenti melakukan tindakan gila nya itu.
"Mah... Aku gak mau hamil mah, Hiks Hiks Hiks."Lirih Lyra yang Masih menangis sesegukan di pelukan mamah nya.
" Sayang dengerin mamah...? Bayi yang ada di kandungan kamu itu tidak bersalah Sayang, Kenapa kamu ingin membunuh nya." Sarah yang memberi kan pengertian kepada Lyra putri nya.
"Bayi itu tidak berdosa sayang, Coba kamu bayangkan apabila Mama dulu mengandung mu dan Mama akan membunuh mu bagaimana perasaan mu."Sarah yang menangkup wajah Putri nya sembari mengusap air mata yang membasahi pipinya.
"Tapi mah..." Lirih Lyra pelan kepada mamah nya, David yang melihat putri nya bersikeras ingin menggugur kan kandungan. Membuka mulut nya untuk ikut memberi kan pengertian pada putri nya.
"Sayang... melakukan hubungan tanpa sebuah ikatan saja berdosa, Apa kamu ingin menambah dosamu dengan membunuh bayi yang tidak bersalah itu." Imbuh david yang mulai membuka mulut nya memberikan pengertian kepada putri nya.
Lyra yang baru sadar dari perbuatan gila nya, merasa sangat berdosa kepada bayi yang berada di dalam kandungan nya. "Mah...! Lyra gak akan ngelakuin ini lagi mah, Maaf pin Lyra mah." Ucap Lyra kepada mamah dan papah nya.
"Sudah Jangan nangis lagi Sayang, Sekarang kamu istirahat dulu." Lyra yang mendengar Perintah mamah nya, Secara langsung merebahkan tubuh nya.
Roy yang berada di ruangan putri dari rekan kerja nya, Merasa sangat Kasihan. Namun entah mengapa perasaan Yang timbul itu bukan nya hanya rasa kasihan melainkan rasa ketertarikan kepada putri dari rekan kerja nya itu, Entah mengapa dirinya ingin sekali menjadi ayah dari bayi tersebut mengganti kan ayah nya yang entah kemana sekarang.
Apa ini yang di namakan cinta pada pandangan pertama, Terdengar sangat konyol... namun itulah yang terjadi pada dirinya sekarang.
__ADS_1
Dengan mengulurkan tangan kanan nya, Roy mencoba berkenalan kepada putri dari rekan kerja nya tersebut. Meskipun terlihat sangat tidak tepat, Karena ke adaan nya sekarang. tapi harus kapan lagi dirinya bisa berkenalan dengan dirinya...?
"Maaf, Apa kita boleh berkenalan." Ucap roy dengan sangat ramah pada lyra.
Lyra pun mulai melirik roy, Dengan wajah sedikit bingung. Dirinya yang baru menyadari bahwa bukan pihak keluarga yaitu mamah dan papah nya saja yang berada di kamar nya melainkan ada pria lain yang sama Sekali tidak ia kenal merasa heran.
David yang melihat raut wajah Lyra tampak kebingungan mulai menjelaskan kepada putri nya tersebut, " Dia rekan kerja papah dari perusahaan gemilang sayang." Ucap david.
Lyra pun yang mendengar Bahwa roy adalah rekan kerja papah nya sedikit merasa canggung dengan roy karena sikap nya tadi, Roy yang paham dengan sikap Lyra mengulang Kembali ucapan nya. " Kenalin roy." Ucap roy di selingi dengan senyuman yang sangat mempesona bagi kaum Wanita.
Dengan ragu Lyra mengulurkan tangan kanan nya untuk berjabat dengan roy. " Lyra." Ucap Lyra dengan senyum kaku nya.
" Senang bisa bertemu dengan mu." Roy pun membalas senyuman Lyra dengan ramah, Sarah dan david yang melihat raut wajah roy begitu sangat antusias kepada putri nya tersenyum. Mereka berdua baru pertama kali melihat seorang pria yang melihat Wanita dalam ke adaan hamil Sebelum menilah tidak merasa jijik.
"Terima kasih nak roy sudah mau menjenguk putri saya tadi, Saya juga minta maaf atas konflik keluarga tadi yang nak roy lihat." Ucap David tampak sangat merasa bersalah.
"Tidak masalah, Oh iya om saya ingin berbicara penting kepada om david." Ucap roy meminta izin, Roy merupakan putra pertama dari keluarga gemilang yang merupakan anak dari rekan kerja david dulu yaitu morgan gemilang. yang sekarang sudah di teruskan oleh putra pertama nya yaitu roy gemilang.
"Silahkan." Jawab david ramah, Yang langsung menuntun roy untuk duduk di kursi rumah sakit.
"Maaf om, Sebelum nya ini terdengar lah sangat cepat Menurut om. Tetapi ini memang niat saya dari hati yang paling dalam." Ucap roy tampak sedikit ragu dengan perkataan nya, Roy pun menghembuskan nafas pelan untuk melanjutkan kembali ucapan.
__ADS_1
David yang menyimak ucapan roy, Mengagukkan kepala nya. Memberi jawaban kepada roy untuk melanjutkan ucapan nya.
"Saya ingin menjadi ayah dari anak putri Om." Ucap roy to do point, David yang mendengar ucapan roy tampak mentralisir wajah roy. Mencari kejujuran yang telah di ucapan kan nya tadi.
Di lihat dari raut wajah roy, Memang jelas secara tulus dirinya mengatakan, Tetapi masih ada celah keraguan yang ada di hati david "Apa kamu menikahi anak saya atas dasar kasihan." Tanya david memastikan.
"Entah dari mana perasaan ini muncul, Tapi Setelah pertama kali saya melihat putri anda. Saya merasa itu bukan rasa kasihan melainkan rasa ketertarikan yang saya rasakan hingga saat ini." Ucap roy jujur.
"Memang terlihat konyol bila di katakan cinta pada pandangan pertama." Imbuh roy lagi, David yang mendengar raut wajah roy yang sangat tulus mengatakan nya. Mulai percaya dengan nya.
Dirinya menepuk pundak roy pelan, Memberikan isyarat bahwa dirinya akan menitipkan putri nya kepada roy. " Jaga dia, Aku akan menerima dirimu sebagai menantu ku." Jawab david yang membuat roy menarik bibir nya.
"Baik om, Saya akan menjaga anak om nanti nya. Terima kasih karena om sudah percaya dengan saya." Roy yang sudah mendapat izin dari David tampak sangat bahagia, Dirinya segera berpamitan kepada david ke kantor.
Tujuan kali ini memberi tahukan kepada papah nya morgan dan mamah nya melinda untuk segera melamar putri dari rekan kerja nya saat ini dan sahabat papa nya.
Begitu sebalik nya david yang mendapati roy ingin melamar anak nya, Segera memberi tahu istri nya sarah dan putri lyra. Sarah yang mendengar ucapan suami nya tampak sedikit tidak percaya.
"Apa kamu yakin, Kalau dirinya akan membahagiakan anak kita nanti nya." Ucap sarah sedikit ragu.
"Papah yakin mah, Anak kita pasti akan bahagia nanti nya."
__ADS_1
Bersambung....
... Jangan lupa like dan komen nya😃...