Perjodohan Seorang Ceo Dan Dj

Perjodohan Seorang Ceo Dan Dj
Hamil


__ADS_3

"Jaga sikap mu di sini." Perintah andrew, Mendengar andrew yang tidak membela dirinya membuat mira semakin geram. Seketika mira mulai mengangkat tangan nya dan....


Plaaakkkk...


Tamparan keras mengenai pipi glo.


Andrew yang Melihat Mira menampar pipi glo dengan keras, Mencengkramn lengan Mira. membuat Mira merintih kesakitan. Glo yang merasakan tamparan keras mengenai pipi nya, Menjambak rambut dengan kasar.


"Dasar jalang murahan... Auuuuh." Ucap mira di sela sela rintihan nya.


"Apa maksud mu...?" Glo yang terus menjambak rambut mira dengan sangat emosi, Mira yang juga sangat emosi Dengan tingkah glo. Mendorong tubuh glo dengan keras, Sehingga membuat tubuh glo jatuh tersungkur ke lantai.


Andrew pun memberi kode kepada jerry, Untuk membantu nya melerai pertengkaran antara glo dan mira. Dengan kasar nya Jery menarik lengan mira untuk berjalan menuju luar kantor.


"Ndrew. Maaf pin aku Ndrew! Aku sangat mencintai mu. Kenapa kamu jadi Seperti ini kepada ku? Apa gara gara jalang itu." Teriak Mira pada Andrew.


Andrew pun dengan sigap membantu istrinya berdiri, Mira yang masih tidak terima dengan glo terus meronta agar jerry melepaskan nya.


Mira yang sudah terlepas dari tangan jerry, Berjalan mendekat ke arah glo. Tanpa menghiraukan Andrew yang berada di samping glo. Mira terus menjambak rambut glo.


Glo dengan kasar nya melintir tangan mira, Dan langsung menampar pipi Mira. Membuat Mira langsung memeluk tubuh Andrew dengan erat.


"Ndrew! Aku mencintai mu. Aku mencintai mu." Ucap Mira dengan manja nya saat berada di pelukan Andrew.


"Jaga sikap mu di sini...!" Bentak Andrew, Membuat nyali Mira seketika menciut. Tapi bukan lah Mira yang akan menghentikan drama Queen nya.


Mira yang masih merasa geram dengan adanya glo di kantor Andrew, Mendekat ke arah glo dengan tatapan tidak suka. Dan langsung menampar glo untukyang ke dua kalinya.


Plakkkk....


Glo yang menerima tamparan Mira, Merintih kesakitan. Dengan kasar nya Mira menarik kerah glo.


"Berani berani nya ya Lo merebut Andrew dari tangan ku, Andrew itu milikku dan selamanya akan menjadi milik ku." Ucap Mira pada glo.


"Hentikan sikap gila mu ini."Tegas Andrew kembali, Mira pun mulai melepas kerah leher glo dan menatap Andrew dengan mata penuh keteduhan.

__ADS_1


"Apa kamu mengerti, Apa kamu mengerti yang sedang aku alami." Suara mira tampak sedikit melembut menanggapi sikap Andrew yang tampak sangat keras kepala.


"Aku hamil..."


Njedaaarrr...


Mendengar Ucapan mira, Membuat tubuh glo Seketika melemas. Air mata yang sedari tadi di tahan nya, Kini sudah mulai menggenang di plupuk mata nya.


"Aku hamil, aku hamil dan ini adalah anak kamu andrew." Ucap mira meraih tangan andrew, Dan mengusap kan nya di dalam perut nya yang masih terlihat sangat rata.


Andrew mendengar ucapan tersebut keluar dari mulut mira, Membuat sangat tidak percaya dengan segala ucapan mira.


Bukan nya tidak mau mengakui bahwa di dalam kandungan mira merupakan anak nya, Tetapi selama dirinya menikah ia Tidak pernah menyewa Wanita kembali dan mulai menghentikan kebiasaan buruk nya. Bahkan apabila sedang bermain dengan mira se waktu dulu dirinya selalu bermain dengan aman.


"Apa memang benar yang diri nya katakan." Tanya glo yang sudah mulai berkaca kaca, Andrew yang mendapati pertanyaan dari istri melepas tangan nya dengan kasar dari perut mira. Kemudian menatap mira dengan sorot mata tajam.


"Selama ini aku tidak pernah menyentuh nya." Jawab andrew dengan jujur pada istri nya, Membuat mira yang mendengar nya langsung mengelak Ucapan andrew.


"Apa kamu ingat, Dirimu yang datang di apartemen mu waktu itu." Glo yang mendengar ucapan mira, Merasa begitu terpukul. Apa yang harus ia lakukan sekarang...


"Jauh hi andrew sekarang juga." Ucap mira penuh penekan, Seketika perkataan mira yang berkata bahwa dirinya saat ini sedang hamil teriang ngiang di kepala nya. Membuat tubuh glo se akan akan melemas dan tidak sadar kan diri.


Buggggg...


Dengan sigap andrew memeluk tubuh istri nya, Sehingga tidak membuat nya sampai terjatuh di lantai. Kemudian membopong tubuh glo menuju rumah sakit.


Mira yang merasa Andrew membiar kan nya, Menghempaskan kaki nya ke lantai dengan keras. "Sial...! Kenapa diri ku selalu di biar kan Seperti ini." Decak mira yang sudah mulai kesal melihat andrew membopong tubuh glo menuju rumah sakit.


*---------*


Lyra yang sudah sampai rumah sakit, Segera masuk ke ruangan Dokter untuk di periksa.


Setelah selesai di periksa Lyra di persilah kan duduk oleh Dokter, Kemudian Dokter kembali duduk dengan membawa kertas yang berbentuk amplop yang masih tersegel.


"Kapan terahkir anda datang bulan." Tanya seorang dokter kepada Lyra, Lyra pun berusaha Mengingat ngingat dirinya kapan terahkir datang.

__ADS_1


"Saya lupa dok." Jawab Lyra jujur, Dokter tersebut langsung tersenyum menatap lyra.


"Selamat Anda akan menjadi seorang ibu." Ucap nya sambil mengulurkan tangan.


Lyra yang mendengar, Tampak belum paham dengan apa yang di katakan oleh Dokter. " Maksud Dokter saya hamil." Ucap Lyra kembali yang balik bertanya dengan dokter.


Dokter tersebut langsung mengangguk menatap lyra, "Selamat ya bu." dengan berat hati Lyra langsung menerima uluran tangan sang dokter dan keluar dari ruangan Dokter." Terima kasih dok." Jawab Lyra berjalan menuju luar ruangan.


Di perjalanan Menuju parkiran,Seketika air mata lyra mengalir Dengan deras.


"Nggak... Aku gak mau hamil aku gak akan hamil." Dirinya yang langsung berlari masuk ke dalam mobil nya.


Dengan keras Lyra memukul stir kemudi. "Aku gak mungkin hamil, Aku gak mau hamil..." Ucap Lyra memukul mukul perut nya yang masih sangat rata.


"Aku gak mau hamil... Hiks Hiks Hiks." Tangis Lyra mulai pecah di dalam mobil, Pikiran nya sudah mulai berkelana ke mana mana.


Kemudian tanpa berpikir panjang, Lyra langsung mengambil ponsel nya untuk mencari obat penggugur kandungan yang sangat ampuh di aplikasi situs perbelanjaan dan langsung memesan nya.


Sebelum barang itu sampai di rumah dan akan di ketahui Orang rumahan Seperti mamah dan papah nya, Lyra segera pulang Untuk menunggu barang tersebut datang.


Sesampai di rumah, Melihat petugas mengirimkan paket. Lyra segera turun dari mobil.


"Mas...!" Teriak Lyra pada petugas paket.


"Iya mbak."


"Ini paket yang akan di kirim ke alamat rumah ini kan." Tanya Lyra memastikan.


"Iya mbak."


"Oh kebetulan itu saya pemilik rumah ini dan itu paket yang saya pesan." Petugas paket itu pun langsung memberi kan paket kepada Lyra dan pergi begitu saja.


"Terima kasih." Jawab Lyra ramah yang langsung masuk ke dalam, Menuju kamar nya.


Bersambung....

__ADS_1


...Jangan lupa like dan komen nya.......


__ADS_2