Perjodohan Seorang Ceo Dan Dj

Perjodohan Seorang Ceo Dan Dj
Mengajak


__ADS_3

Glory yang belum tampak akrab dengan mama nya Andrew yang saat ini sudah menjadi mertua nya sangat canggung, Kebaikan Jovi lah yang menjadi glory tambah canggung di saat berada di rumah nya.


Di dalam rumah nya Jovi mendorong pelan kursi roda glory di dalam ruang tamu, Dirinya memanggil salah satu pelayan di rumah nya untuk menjaga glo.


"Sayang... kamu di sini dulu ya dengan bi Marni, Mama mau ganti baju dulu." Mama Andrew yang ingin berganti baju menitipkan glo kepada art di rumah nya.


"Baiklah ma."


"Bi aku titip putri ku ini ya,Ingat jangan sampai lecet." Imbuh jovi menatap bi marni lalu beralih kepada glo dengan senyum yang mengembang di bibir nya, Glo yang melihat sikap mertua nya tersenyum agak canggung. Sementara bi marni yang mendapat tugas dari majikan nya menunjukkan jempol nya.


"Siap nyonya." Ucap bi marni seraya menunjukkan jempol nya, Jovi pun berjalan menuju kamar untuk berganti pakaian dan mengambil tas nya.


Setelah selesai berdandan Dirinya turun menemui glo kembali.


"Makasih bi." Ucap jovi dengan senyum ramah nya kepada bi marni, Bi marni pun membalas senyum ramah majikan nya dan meninggal kan glo dan jovi untuk mengerjakan pekerjaan lain nya.


"Sayang glo apa kamu mau nemenin mama untuk arisan."Ucap jovi bertanya kepada glo menantu nya.


Glo pun mengangguk kan kepala nya mengiyakan ucapan mama nya Andrew sambil tersenyum, Mendapati jawaban menantu nya jovi tersenyum puas.


"Mama juga ingin ngenalin menantu mama yang cantik ini dengan teman teman arisan mama."Jovi yang tersenyum sambil menjawil dagu menantu. Setelah itu jovi langsung menuju mobil dan menyuruh sopir nya untuk melipat kursi roda glo lalu jovi memanggil pelayan untuk membantu glo duduk di dalam mobil.


Sebenar nya jovi yang ingin membantu glo untuk membopong nya masuk ke dalam mobil tetapi glo menolak nya, Glo memilih pelayan perempuan di rumah mama yang membantu Untuk membopong tubuh nya ke dalam mobil karena ke adaan mama andrew yang sudah tidak muda lagi.


Jovi yang sudah memastikan glo duduk dengan benar di dalam mobil ikut masuk juga ke dalam mobil duduk di samping glo, Sementara sopir yang sudah selesai dengan pekerjaan nya berjalan menuju kemudi untuk mengendarai mobil nya.Mobil pun melaju keluar dari pagar rumah orang tua Andrew.


"Mama habis arisan ke mana." Tanya glo di dalam mobil kepada jovi.


"Kalau biasa nya habis arisan mama langsung pulang kalau gak pulang kasihan papa Andrew nanti nyariin mama." Jawab mama jovi tersenyum kepada Glo.


Terlalu seru berbincang di dalam mobil,Jovi dan glo sampai tidak menyadari bahwa mereka sudah sampai di rumah teman jovi.

__ADS_1


"Sudah sampai tujuan nyonya." Suara sopir yang membuat glo dan jovi menghentikan percakapan nya.


Sopir pun langsung turun menyiapkan kursi roda glo dan membantu glo untuk duduk di kursi roda.


"Terima kasih pak."


"Eh jeng jovi." Ucap salah satu teman jovi yaitu tyas, Mereka berdua saling menaut kan pipi satu sama lain.


Lalu tyas beralih kepada gadis cantik Yang terlihat sangat muda sedang duduk di kursi roda, Jovi yang melihat tyas sedikit bingung mulai memperkenal kan nya.


"Kenalin ini menantu ku." Ucap jovi menghadap ke tyas lalu bergantian ke glory.


Glo pun tersenyum menghadap ke tyas sambil mengulurkan tangan nya,Tyas pun langsung membalas uluran tangan glo,Glo mencium punggung tangan Tyas.


"Glo tan." Glory yang memperkenalkan Dirinya Setelah mencium punggung tangan Tyas, Tyas lalu tersenyum membelai pipi glo pelan.


"Nama yang cantik seperti orang nya." Tyas yang mempuji kecantikan glom


Setelah itu mereka bersama sama masuk ke dalam rumah, Jovi yang mendorong kursi roda glo dan tyas yang juga berdiri di belakang dengan jovi membisikkan kata kata kepada jovi.


"Pasangan serasi Andrew sangat tampan begitu juga dengan nya, Kalau ada saudara nya buat anak ku satu ya." Ucap tyas menggoda jovi.


"Dirinya anak tunggal jeng." Ucap jovi dengan tersenyum menatap tyas.


Didalam rumah ke 5 teman sosialitanya jovi sudah menunggu jovi dan tyas, Marisa,kirana,Rossa,Desi dan hilda yang melihat ke jovi dan tyas langsung menautkan pipi secara bergantian kepada jovi.


Jovi pun juga mengenal kan menantu nya kepada ke lima teman teman nya.


"Kenalin menantu ku."


"Cantik banget." Marisa yang melihat kecantikan glo tersenyum menatap glo.

__ADS_1


"Seharus aku duluan yang mengenal nya." Desi yang sedang menggoda teman nya.


"Kalah cepat kamu."Rossa pun menimpali ucapan desi.


Tyas pun mempersilah kan teman teman nya untuk duduk kembali dan masuk ke dalam dapur menyuruh pelayan menyiapkan makanan serta cemilan nya di meja, Setelah itu kembali berbincang dengan teman teman nya.


"Besok gantian ya yang harus ngenalin para menantu nya kepada kita." Ucap tyas. Marissa kirana dan jovi yang sudah ngenalin menantu nya sekarang gantian hilda yang anak nya sudah menikah tetapi belum memperkenal kan menantu nya, Merasa tersindir hilda hanya tersenyum kepada teman teman nya.


"Besok aku akan bawa, Tenang aja." Ucap hilda dengan santay nya.


Beberapa cemilan pun datang dengan minuman yang sudah di bawah oleh pelayan di rumah Tyas.


"kok Repot banget jeng" Ucap hilda berbasa basi kepada teman nya tyas.


"Harus dong... Soal nya ada putri dari keluarga mahardika hadir." Jawab tyas menatap ke arah glo tersenyum, Glo yang merasakan sikap teman teman mama nya Andrew sedikit canggung untuk menghadapi nya.


"Mangkanya kenalin menantumu itu." Imbuh tyas lagi dengan mencibir hilda, Hilda yang paham oleh sikap tyas hanya bisa tersenyum membalas nya.


Lalu mereka semua nya saling berbincang dan menikmati makanan yang sudah di siap kan oleh pelayan di rumah Tyas, Glo hanya tersenyum Mendengar perbincangan mereka semua yang selalu memuji Dirinya.


Melihat anak kecil dari luar rumah menuju ke arah dapur tyas melototkan matanya melihat nya dan langsung berpamitan kepada teman teman nya sebentar.


"Jeng sebentar ya aku ke belakang, Kamu nikmati dulu ya Sayang makanan nya Jangan sungkan sungkan bila butuh apa apa." Pamit tyas kepada teman teman nya Setelah itu bergantian dengan glo sambil memegang dagu glo pelan, Semua nya pun membalas ucapan tyas dengan mengangguk kan kepala Nya.


Tyas yang sudah sampai di dapur mencari pembantu baru nya itu, Semua pelayan saling menatap begitu juga pembantu baru yang bekerja di rumah Tyas.


"Lihat apa yang di lakukan oleh anak mu itu." Ucap tyas sambil menunjuk lantai yang kotor bekas kaki anak kecil.


"Maaf nyonya anak saya tidak sengaja." Ucap wanita itu memohon.


"Jangan sampai teman teman saya dan menantu nya melihat anak mu ini ya, Bawa pergi dia dan langsung bersihkan lantai itu." Tyas yang sudah memarahi pembantu baru nya dan langsung berkumpul kembali dengan teman teman nya.

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2