
"Aku akan menyiapkan kan rencana nanti, Agar ia masuk ke dalam perangkap ku." Mira yang sudah selesai melakukan panggilan dengan Andrew menatap licik layar hp nya, Setelah itu berjalan kembali menuju kamar nya untuk menemui Max.
Sesampai di kamar, Mira yang melihat beberapa lembar uang berwarna merah di atas kasur nya membulat kan mata dengan sempurna. Setelah itu mengambil uang tersebut dan menghitung nya.
"Terima kasih, Max sayang..." Ucap Mira tersenyum sambil memasukkan uang itu ke dalam tas.
*---------*
Glo yang baru sadar dari pingsannya, Membuka matanya pelan. Melihat seorang laki-laki yang ada di hadapannya saat ini membuat glo tampak sedikit tenang. Glo pun berusaha untuk berdiri sambil memegangi kepala nya yang masih terasa pusing.
"Aku mohon tetap lah di sini." Glo yang baru sadar menarik pelan tangan suami nya, Meminta nya untuk tetap berada di samping nya.
Andrew pun menatap wajah istri yang menatap dirinya dengan tatapan sayu, Dari raut wajah glo sangat menandakan dirinya yang saat ini benar benar terpukul dan merasa sangat ketakutan.
Andrew pun menangkup wajah istrinya dengan ke dua tangan nya, Mencium nya pelan Setelah itu melepaskan nya kembali.
"Aku akan menemanimu dan tidak akan meninggalkan mu." Tegas Andrew kepada glo, Glo yang mendengar ucapan Andrew memeluk tubuh suami nya dengan erat hingga tidak menyisakan ruang di antara mereka.
"Cepatlah sembuh, Apa kou tidak kasihan dengan diri ku ini." Bisik Andrew di telinga glo, Glo yang mendengar suara Andrew yang terdengar nyaring di telinga nya seketika wajahnya berwarna merah. Ucapan Andrew yang terdengar tampak vurgar di telinga glo, Membuat glo malu berada di hadapan lelaki yang saat ini menjadi suami nya.
Andrew pun melepas pelukannya dengan glo, Setelah itu mengangkat dagu glo agar menatap pada dirinya saat ini.
"Jangan buat ku menunggu lagi."Mendengar ucapan Andrew, Membuat glo semakin bersalah. Karena kondisi nya saat ini membuat suami nya harus menahan nya, Sebenar nya juga tidak masalah apabila saat ini Andrew ingin melakukan nya, Karena Andrew yang ingin membuat glo lebih fokus dengan kesembuhan kaki nya membuat dirinya mengurungkan niatnya.
__ADS_1
"Maaf..." Jawab glo pelan, Yang membuat nya harus meneteskan air matanya. Andrew yang melihat glo menangis, Menghapus pelan air mata wanita yang saat ini telah menjadi istrinya.
"Jangan menangis karena aku akan menagih nanti setelah dirimu sembuh." Goda Andrew mengedipkan mata sebelah nya, Membuat glo yang tadi nya menangis tersenyum menatap suaminya.
Dengan pelan glo mengecup Bibir Suami nya dan ******* nya pelan, Andrew yang merasakan tingkah istrinya tampak agresif kepada nya. Membalas nya pelan. Seketika kamar yang tadi nya terlihat begitu hening dengan suara obrolan mereka berdua, Saat ini menyisakan bunyi suara kecapan di antara mereka berdua.
*---------*
Di dalam sebuah klub yang terkenal di kota tersebut, Ada beberapa pria yang sedang bercengkrama di tengah meja bundar yang berisi minuman ber alkohol dan suara dentuman musik begitu keras yang membuat suasana klub tersebut tampak ramai.
"Seperti nya diri nya saat ini tidak datang lagi untuk kita." Seorang pria yang memulai obrolan nya dengan ke dua teman nya yang saat ini sedang duduk di hadapan nya. Pria tersebut yang tak lain ialah hans, Seorang dokter yang saat itu sempat memeriksa keadaan glo.
Sementara dua teman nya yang tak lain adalah Jerry assisten Andrew dan Frans dokter yang juga bekerja di rumah sakit Andrew waktu itu.
Seorang pria yang baru datang langsung menyapa ke tiga teman nya dengan menjotoskan tangan nya secara bergantian, Tiga pria tersebut pun menyambut teman nya yang baru datang dengan senyum ramah di bibir nya.
"Maklum lah lagi sibuk." Ucap pria tersebut dengan sombongnya menatap teman nya secara bergantian.
"Pria dingin yang diam diam membahayakan itu di mana... Tumben gak kemari." Imbuh pria tersebut yang melihat salah satu sahabat nya tidak bisa datang kumpul bersama dan teman teman nya saat ini.
"Maklum lah udah punya istri, Apa kayak lo yang masih mempermainkan wanita tanpa sebuah ikatan." Hans yang membalas ucapan teman nya tanpa melihat dirinya sendiri yang juga senang bermain wanita.
"Gue lihat lo baru minum segelas, Tapi kenapa otak lo sudah tidak berfungsi lagi."Sindir frans dengan tatapan sinis nya yang mengingat kan teman nya tersebut.
__ADS_1
Hans yang sama sekali tidak merasa bahwa frans menyindir nya saat ini Tetap bersikap biasa saja seperti seorang yang tidak berdosa.
"Sebenarnya se enak apa susu wanita nya itu, Hingga ia melupakan alkohol di tongkrongan kita." Ucap pria tersebut menimpali ucapan Hans saat ini.
"Mangkanya lo harus nikah dulu biar tau senikmat apa susu seorang wanita yang masih bersegel." Jerry Yang mulai berhalusinasi apabila dirinya Menikah dengan wanita yang masih bersegel.
Pria tersebut yang tak lain adalah Max, Yang merupakan sahabat dari Andrew, Frans, Hans dan Jerry.
"Gue masih ingin ber senang senang, Tenang aja kalau gue nikah lo juga gue undang." Jawab Max dengan santai nya sambil menghisap rokok yang saat ini berada di japitan tangan nya.
Max yang melihat wanita di sebuah klub tersebut berjalan kemari dengan pakaian yang sangat terbuka, Menunjukkan lekuk tubuh, Paha mulus dan buah dada yang tampak besar membuat nya tubuhnya seketika merasa kan panas.
"Apa lo ingin menyewa wanita yang ada di sini." Jerry Yang sudah hafal dengan sikap Max yang merupakan buaya darat seperti dirinya dan juga teman teman nya tersebut.
"Mungkin." Jawab Max yang mulai sudah tidak tahan dengan wanita di hadapan yang berjalan ke sana kemari, Max pun memuang kan alkohol di dalam botol ke gelas Setelah itu meneguk nya dan berjalan dengan langkah gontai untuk menemui pimpinan wanita yang ada di dalam klub tersebut.
"Gue pergi dulu, Ada urusan penting yang harus gue selesai kan." Ucap max meninggalkan ke tiga teman nya yang masih menikmati minuman dengan Santay nya.
Jerry, Hans dan frans yang sudah hafal dengan sikap teman Hanya saling menatap dan melanjutkan untuk menikmati minuman nya kembali.
"Hay Tampan, Kemana aja baru kemari. Mau mamy kenalin dengan yang baru atau mau nyari yang lama." Mami Jasie yang saat itu tengah menyambut tamu nya yang merupakan pengusaha muda di kota tersebut.
Bersambung...
__ADS_1
**Jangan lupa like dan komen nya agar author semakin semangat untuk up nya.
Mampir juga di karya ke dua ku sekretaris luguku... Semoga kalian suka😃**