Perjodohan Seorang Ceo Dan Dj

Perjodohan Seorang Ceo Dan Dj
Memulai Drama


__ADS_3

Dea yang sudah sampai di sekolah Karin, menunggu Karin di dalam taksi yang berada di depan gerbang sekolah. Karin yang baru saja keluar dari gerbang sekolah melihat Dea Melambaikan tangannya dari dalam taksi berjalan mendekat untuk masuk di dalam taksi.


"Tumben mah jemput awal banget! Biasanya Karin nunggu di jemput aja Hampir Berjam jam di Depan gerbang." Ucap Karin sambil mengerucutkan bibirnya menatap Dea, Dea mendengar ucapan karin Hanya tersenyum manis menatap Karin.


Dea mulai membicarakan rencana nya dari awal ke pada Karin untuk mengerjai glory, Sementara Karin yang paham dengan rencana Dea mengangguk paham sambil tersenyum licik.


"Apa kamu siap." Ucap Dea menatap putri satu satu nya sambil menyungging kan bibirnya.


"Apapun itu! kalau buat Mama bahagia siap gak siap Karin tetap iya." Jawab Karin dengan ekspresi licik nya, Mereka berdua pun tampak bersemangat di dalam taksi.


Perusahaan Glear'Dika


Di perusahaan Andrew yang sudah selesai dengan pekerjaan mulai turun ke bawah untuk pulang, Andrew pun juga sudah tidak sabar untuk bertemu dengan glo.


pas Andrew sudah berjalan menuju luar pintu kantornya, Tiba tiba ada yang memeluk tubuh Andrew dari belakang.


"Aku merindukan mu." Ucap perempuan yang secara tiba-tiba memeluk tubuh Andrew.


Andrew yang merasakan pelukan pada tubuhnya langsung melepaskan pelukan tersebut.


"Sayang kenapa kamu jadi seperti ini." Ucap wanita tersebut sambil tersenyum licik menatap Andrew.


Andrew yang melihat wanita tersebut adalah Mira langsung menghembuskan nafasnya kasar.


"Berani berani nya dirimu bersikap tidak sopan dengan saya, Apa uang yang ku berikan padamu kurang." Andrew yang menatap Mira sambil menyungging kan bibirnya.


Mira yang merasa di rendahkan merasa tidak terima, Memang dirinya adalah perempuan malam yang dulu pernah Melayani Andrew bahkan pernah menjadi simpanan Andrew, Karena kebiasaan Andrew yang selalu bersama nya membuat Mira tidak mau kehilangan Andrew.


"Aku tidak butuh uang mu! aku hanya butuh dirimu untuk bersama ku seperti dulu."


"Hilangkan halu halu mu itu!" Ucap Andrew yang langsung masuk ke dalam mobil menuju apartemen.


Mira yang kehadiran tidak di anggap oleh Andrew merasa kesal, Dirinya akan berusaha mendapatkan Andrew kembali.


"Lihat Saja sayang! aku akan mendapat kan mu lagi dan berusaha mengambil hatimu kembali." Ucap Mira yang langsung masuk ke dalam mobilnya.


Apartemen


Di apartemen glory merasa begitu gabut karena kehidupan hanya bermain game di hp nya, Melihat Lyra yang menelepon nya. Glory mengangkat nya dengan malas.


"Halo glo Lo gak main ke sini." Ucap lyra memulai pembicaraan dari tetepon


"Kalau boleh dari tadi juga gue kesana kali! Lo ngapain dari tadi."


"Gak ngapa-ngapain cuma latian aja gak jelas! Kesini gih Semua pada nunggu Lo nih, Habis ini main ke klub? Siapa sih yang nggak ngizinin."


"Andrew...!" Jawab glory dengan malasnya.


Mendengar jawaban glory, Lyra hanya tertawa.

__ADS_1


" Ya udah selamat jadi ibu rumah tangga deh, Jaga tuh Andrew kalau nggak gue ambil nanti." Goda Lyra kepada glory setelah itu, Glo merasa malas dengan jawaban Lyra langsung mematikan sambungan telepon nya.


Mendengar ucapan Lyra tadi glo merasa sangat di rendahkan.


"Gila Lo lyr, Masa gue cuma jadi ibu rumah tangga sih! Males gue sama Andrew."


Andrew yang baru sampai di depan halaman apartemen nya, langsung masuk ke dalam. Andrew Yang membawa acces card apartemen tidak perlu lagi mengetuk pintu, Dirinya langsung masuk ke dalam Untuk menemui istrinya.


Melihat istrinya yang tengah duduk di sofa sambil bermain hp Andrew langsung mendekat kan tubuhnya, Andrew pun langsung meringkuh pinggang glory untuk mendekat ke tubuhnya. Glory yang merasa kaget hanya mendengus kesal.


"Kamu ternyata."


Andrew yang Melihat ekspresi glory biasa saja mulai mencium pipi glo.


"Apa kamu nggak kangen sama aku, Suami capek cari nafkah pulang gak di istimewa kan." Ucap Andrew menggoda glory.


"Kalau kamu capek aku bisa bantu kamu kerja nyari nafkah." Glo yang tidak mau kalah meminta izin kepada Andrew untuk bekerja.


Andrew yang mendengar jawaban glory, Menatap glory dengan tatapan dingin.


"Aku bosan di rumah Mulu pengen kerja." Imbuh glory lagi dengan tatapan memohon.


"Kamu kerja untuk apa." Tanya Andrew lagi yang sudah membuka mulutnya.


"Kerja untuk dapat uang! Coba kalau kamu kerja untuk apa."


"Untuk kita lah, Kamu pengen kerja dapat uang." Tanya Andrew sambil menatap mata glo dengan tatapan intens nya.


"Baiklah kalau begitu, aku punya kerjaan untuk mu."


Glo yang mendapat penawaran dari Andrew tersenyum, Dirinya menatap Andrew penuh pengharapan. Andrew pun yang di tatap oleh glo tersenyum mesum.


"Kerja kamu gampang! Cukup layani aku di ranjang berapapun bayaran yang kamu minta bakal aku beri."Ucap Andrew dengan tatapan mesum ke arah wajah glory.


Glory yang mendengar ucapannya Andrew hanya menarik bibirnya terpaksa kepada Andrew.


"Kenapa di saat Anda bertemu dengan saya selalu membahas masalah ranjang! Males gue." Glory yang mengangkat tubuhnya menuju tempat makan.


Andrew yang melihat pergerakan glory menarik tubuh glo, Lalu menjatuhkan di pangkuan. Tanpa aba aba Andrew ******* bibir glo Secara tiba tiba, Glo yang Merasa kan sikap suami menggigit bibir bawah Andrew.


"Auuuh." Rintihan Andrew Karena glo menggigit bibir bawah nya sampai berdarah.


Glo menatap ekspresi Andrew, Seperti nya Andrew terlihat sangat marah kepada glo, Glo pun berusaha merayu suami dirinya mengalungakan tangan nya di leher suami nya. Setelah itu menbersihkah bibir Andrew yang masih berdarah dengan tangan Dan langsung mencium bibir Andrew, Andrew yang tadi nya akan marah merasakan perlakuan glo tersenyum.


"Sayang mandi dulu sana, Setelah mandi kita lanjutin nanti." Glo yang berusaha merayu Andrew.


"Baiklah Sayang aku mandi dulu, Ingat janjimu."


"aku gak janji kali."

__ADS_1


Setelah itu glo menurun kan tubuhnya di pangkuan Andrew, Andrew pun melangkah kan kaki nya menuju kamar nya untuk membersihkan diri.


"Ingat janjimu nanti." bisik Andrew di telinga glo, dan langsung meninggalkan glo.


Glo hanya mendengus kesal menuju dapur untuk menyiapkan makan malam Andrew, Setelah selesai menyiapkan makan malam glo mengambil hp nya untuk melihat sosmed nya.


Tok tok tok.


Suara pintu terdengar nyaring di telinga glory, Glory pun langsung berjalan untuk membukakan pintu. Dan ternyata adalah Dea dan Karin.


"Kalian! Ya udah yuk masuk, Makasih kak udah ngajarin glo masak Udah makan belum."


Dea yang tadinya hanya ingin bermain di apartemen glo, Karena glo menawari makan bersama dengan terpaksa Dea mengiyakan nya. Karena dengan itu dirinya bisa lebih dekat dengan Andrew.


"Maaf glo tadi kan kamu sudah ngasih Setengah dari apa yang sudah kita masak, Emang cukup buat kita ber empat lagi." Alasan Dea kepada glo.


"Cukup aja kok mah! Tante aku pengen Tante bikinin nasi goreng." Ucap Karin kepada glo.


"Sayang tapi kan Tante glo gak bisa masak! Kamu jangan aneh aneh deh, Ingat jangan ngerepotin tante glo ya" Dea yang berpura pura menasehati Karin.


"Udah nanti aku Masakin tenang aja." Ucap glo sambil membelai kepala Karin, Karin yang merasa kan sikap glo hanya memberikan senyum palsu kepada glo.


"Tante ini emang terlalu baik apa bodoh sih." Ucap Karin dalam hati.


Glo pun mempersilahkan Karin dan Dea untuk masuk ke dalam apartemen dan menyuruh nya untuk duduk di meja makan, Setelah itu glo berjalan menuju dapur untuk memasak kan nasi goreng Karin. Glo yang sudah paham cara memasak nasi goreng karena dirinya juga pernah memasak untuk dirinya sendiri pada saat tinggal di apartemen merasa tidak keberatan.


Setelah selesai dan nasi goreng sudah di sajikan di atas piring glo berjalan menuju kamar nya untuk memanggil suami nya, Didalam kamar Andrew tampak sibuk duduk di sofa dengan hp nya yang berada di genggaman nya.


"Makan malam udah aku siapin. ayo cepetan turun." Mendengar suara istrinya Andrew menghentikan kegiatan nya dengan menatap layar hp nya bergantian menatap istrinya.


"Ya udah ayo." Andrew dan Glory pun berjalan bersama menuju meja makan, Melihat keberadaan dea di meja makan nya Membuat nafsu makan Andrew hilang, Tapi dirinya berusaha untuk tetap melanjutkan makan karena tidak ingin membuat glo sakit hati karena susah payah menyiapkan makanan.


Andrew pun menarik kursinya berhadapan dengan Dea, Sementara Dea yang melihat ke datangan Andrew memberikan senyum manis nya kepada Andrew. Andrew hanya membalas nya dengan tatapan dingin.


Glo yang sudah mengambil nasi goreng di dapur menyuguhkan nya kepada Karin.


"Ini nasi goreng nya udah siap." Ucap glo sambil memberikan nasi goreng dengan topping sosis, Bakso serta daging di atas kepada Karin.


"Makasih tanteee."


Andrew yang melihat hidangan pada meja makan merasa heran.


"Sejak kapan glo tau makanan kesukaan ku.Gak penting lah dari mana."


"ndrew tadi aku yang membantu glo memasak makanan nya." Ucap Dea dengan bangga nya menatap Andrew.


"Iya tadi kak Dea yang bantuin aku masak."


"Sayang sebaik nya Mulai besok kamu pesan makanan saja." Andrew yang memerintah glory dengan wajah dinginnya.

__ADS_1


Suasana di meja makan tampak sangat canggung karena kedatangan Dea dan karin. Sementara glo hanya mengiyakan ucapan Andrew. Dea yang merasa teguran Andrew memilih bersikap diam.


"Kamu glo bisa bahagia sekarang! tapi entah nanti, Lihat saja Andrew kamu akan kembali ke pelukan ku." Ucap Dea dalam hati Setelah itu menendang kaki karin untuk memulai drama sekarang.


__ADS_2