
Di perjalanan melihat ada kerumunan Yang membuat jalan macet jerry memilih keluar dari mobil untuk bertanya, Jerry yang melihat sekilas wajah glory di masukkan ke dalam mobil ambulant mendekat kan tubuh nya dan ternyata benar Glory.
"Maaf pak ini istri bos saya." Ucap Jerry kepada polisi yang membantu kecelakaan.
"Baiklah! Kabari keluarga nya, dia akan di bawa ke rumah sakit medica."
"Iya saya akan menyusul nya." Dengan langkah cepat Jerry menuju mobilnya, Michel yang melihat Jerry menuju mobil langsung memberikan pertanyaan kepada Jerry.
Michel pun ikut cemas dengan ke adaan glory, Mereka berdua lalu melajukan mobilnya menuju Rumah sakit.
(Flasback off)
Sesampai di rumah sakit Andrew langsung menemui suster untuk bertanya ruangan glory, Suster pun menjawab korban yang baru mengalami kecelakaan tersebut sedang di tangani di ruang UGD. Dengan langkah cepat Andrew menuju ruang UGD, Dan sudah ada Jerry assisten nya dan michel sahabat glory yang menunggu nya.
Dengan raut wajah panik Jerry menceritakan kejadian hingga bertemu dengan glory, Andrew mengangguk paham Dirinya mengusap wajah nya dengan kasar Dan menjatuhkan tubuhnya di atas kursi.
"Ini semua ke salahan ku! Karena telah mengusir nya." Ucap Andrew menyesal.
Michel yang melihat ke adaan sahabat nya menatap pada Andrew kesal, Setelah beberapa menit menunggu Dokter pun keluar dari ruangan nya, Andrew, Michel dan jerry mendekat kan tubuhnya.
"Bagaimana ke adaan istri saya dok." Andrew yang memulai pembicaraan nya.
"Keadaan pasien sangat ini sangat prihatin! Ia mengalami koma dan juga kehabisan darah." Jelas dokter.
Mendengar kata koma tubuh Andrew se akan akan menjadi lemas.
"Rumah sakit tidak memiliki stok darah yang di miliki oleh pasien..." Imbuh dokter lagi.
"Ambil saja darah saya dok." Ucap Andrew memohon kepada dokter.
"Baiklah saya akan segera mengecek apakah ada kesamaan darah Anda dengan pasien." Dokter tersebut Menyuruh Andrew masuk ke dalam ruangan untuk di cek Sempel darah nya apakah ada kesamaan dengan glory.
*--------------*
__ADS_1
Gisella mama glory yang menunggu kedatangan glory mondar mandir sendiri di depan ruangan Gendra.
"Sayang kenapa kamu gak datang datang..." Ucap Gisella Yang juga sangat cemas dengan ke adaan suami dan putri nya yang Belum datang datang.
Gisella yang melihat michel sahabat anaknya,berjalan menuju ke luar rumah sakit Berjalan mendekat ke arah michel.
"Michel kenapa di sini." Sapa Gisella kepada michel. Michel yang nama nya merasa terpanggil menghadap ke arah Gisella lalu mencium tangan Gisella.
"Tante...!"Michel yang tidak tega menatap wajah Gisella seketika meneteskan air mata nya Lalu memeluk mama glory dengan erat.
"Apa michel kenapa nangis..." Tanya gissela kepada michel.
"Glory kecelakaan Tante dan sekarang dirinya koma." Ucap michel melepaskan pelukannya pada Gisella.
Gisella Yang tidak percaya kepada michel menyangkal ucapan michel.
"Nggak mungkin Hiks... Hiks... Hiks..." Gisella langsung meneteskan air mata seketika pandangan matanya menjadi berwarna hitam dan membuat nya terjatuh pingsan. Membuat michel sangat panik.
"Suster... Suster..." Panggil michel kepada suster yang ada di rumah sakit. Suster pun datang dan langsung membawa Gisella menuju ruangan untuk di periksa.
Andrew yang sudah di periksa Sempel darah nya berjalan keluar menemui Jerry yang masih duduk di depan ruang rawat glory. Dokter Pun keluar dari ruangan lalu memberitahu tentang Sempel darah Andrew.
Andrew dan jerry pun berdiri mendekat kan tubuhnya kepada dokter.
"Maaf, Sempel darah yang Anda miliki tidak ada kesamaan dengan istri Anda."Dokter yang memberitahu kepada Andrew dan jerry.
"Dok ambil darah ku saja Hiks Hiks Hiks..." Ucap Gisella mamah glory yang mendengar ucapan dokter dan memohon untuk segera melakukan nya.
Jerry menatap michel bingung sementara Andrew yang melihat mertua memohon merasa bersalah mendekat kan tubuhnya ke Gisella mama glory.
"Mah maaf pin Andrew." Ucap Andrew menyesal.
Gisella menatap Andrew sekilas, Lalu berjalan mengikuti dokter. untuk di periksa Sempel Darah nya.
__ADS_1
(Skip skip skip)
Setelah selesai pemeriksaan dokter memberitahu kepada keluarga glory bahwa darah glory dengan darah Gisella cocok, setelah itu menyalurkan darah Gisella ke tubuh glory.
Seminggu kemudian.
Sudah seminggu Glory dan papa glory mengalami koma, Papa dan mama Andrew yang datang menjenguk menantu dan besan nya sangat prihatin. Serta ke tiga sahabat glory dan crew dari dj star juga merasa prihatin karena ke adaan glory yang masih koma.
Selama seminggu penampilan Andrew juga kalang kabut, Andrew yang selalu siap siaga melakukan pekerjaan di kantor hanya berdiam diri di depan ruang istrinya di rawat. Gisella yang melihat suami dan istri nya tidak berdaya di atas ranjang dengan peralatan medis tidak henti henti nya menangis.
Sementara jerry yang pulang pergi dari rumah sakit ke perusahaan juga merasa kewalahan, Jerry juga tidak tega melihat andrew yang hanya berdiam diri menatap Glory dari balik kaca jendela.
Selama 1 minggu glory dan papa nya belum juga di pindah kan di ruang rawat yang di khusus kan untuk tempat menjenguk, Karena ke adaan glory dan papa nya yang belum ada peningkatan sama sekali.
Dea dan karin yang mengetahui glory di rawat di rumah sakin medica berinisiatif untuk menjenguk, Melihat jerry yang baru keluar dari rumah sakit dea berjalan mendekati jerry untuk bertanya keberadaan Andrew, Jerry yang sudah mengenal dea dari dulu menjawab pertanyaan dea dengan acuh, Sementara dea yang merasa di perlakukan buruk oleh jerry merasa geram dengan nya. Tetapi Karena tujuan untuk bertemu dengan andrew dea berusaha menahan emosi nya.
Ruangan Rawat Glory.
"Andrew... Jangan tinggalin aku... Aku gak mau..." Ucap glory dengan mata yang tertutup.
Suster yang pada saat itu bertugas memeriksa ke adaan glory Mendengar ricauan glory dengan cepat memencet tombol merah untuk memanggil dokter, Dokter yang di panggil pun datang dan langsung memeriksa tubuh glory.
"Seperti nya sudah ada peningkatan." Ucap Dokter laki laki yang setengah tua sambil menarik bibir nya.
"Andrew Jangan tinggalin aku." Seketika air mata glory mengalir membuat pipi glo basah.
"Kita pindah kan saja ke kamar rawat khusus untuk menjenguk! Agar bisa bertemu dengan keluarga nya." Dokter tersebut menyuruh suster untuk menyiap kan kamar untuk glory.
Setelah selesai memeriksa Dokter pun keluar dari ruangan glory untuk memberi tahu keluarga nya.
"Pasien sudah mengalami peningkatan dan bisa di pindah kan di kamar rawat kalian bisa menjenguknya."
Andrew dan Beberapa anggota keluarga tersenyum bahagia Mendengar berita tersebut.
__ADS_1
"Maaf... Bapak Andrew istri anda memangili nama anda! Jadi temuilah Sekarang." Imbuh dokter tersebut mempersilahkam Andrew untuk menemui nya, Gisella mama Andrew pun memberikan pelukan pada Andrew untuk memberi kan semangat pada menantu nya, Sementara Andrew yang tidak sabar bertemu dengan istrinya berjalan menuju ruangan Glory.