Perjodohan Seorang Ceo Dan Dj

Perjodohan Seorang Ceo Dan Dj
Tidak tega


__ADS_3

Glo yang melihat Andrew keluar menuju pintu kamar mandi mendengus kesal.


"Sayang..." Panggil glo dengan itu suara lembut nya, Andrew yang sudah memegang gagang pintu kamar mandi berbalik menghadap ke arah glo dengan raut wajah dingin nya.


"Katanya suruh pergi." Ucap Andrew kembali sambil menaruh tangan nya di dada.


"Maaf..." Glory meminta maaf kepada andrew sambil menunjukkan ekpresi sedih nya.


Andrew menatap ke arah glo sambil tersenyum...


"Aku akan memaafkan mu tetapi dengan satu syarat." Andrew yang memberi persyaratan kepada glo sambil tersenyum penuh kemenangan


"Ya udah... gak jadi minta maaf aku." Glory yang sudah hafal dengan persyaratan yang akan di berikan Andrew menarik kata kata nya kembali.Yang pastinya tentang ranjang,


Andrew lalu menatap glo kaku.


Dengan wajah lesu nya Andrew menemani glo di pinggir pintu,Glo pun memilih menyeka tubuh nya dengan cara membelakangi Andrew. Setelah selesai glo menalikan kembali jubah mandi nya Setelah itu tersenyum menghadap Andrew.


Andrew yang paham dengan sikap glo membantu glory berdiri, Melihat Andrew yang terlihat tampak marah glo menjinjitkan kaki nya mencium pipi Andrew. Andrew yang merasakan ciuman dari glo menarik bibir nya sedikit.


Setelah selesai membersihkan diri, Andrew mengangkat glo keluar dari kamar mandi sambil menggendong nya Setelah itu menjatuhkan tubuh glo di atas ranjang, lalu andrew membenarkan posisi nya di atas glo sambil menjadikan tangan nya sebagai penyangga agar tidak terjatuh di tubuh glo, Glo yang bisa merasakan hembusan nafas Andrew dan tatapan Andrew yang penuh nafsu merasa ketakutan.


"Tenang saja aku hanya memberikan mu ini." Ucap Andrew menatap glo sambil mencium bibir glo, Sementara glo menghela nafas lega karena Andrew tidak meminta lebih dari itu.


Andrew yang sudah paham bahwa glo yang baru sadar dari koma nya kemarin dan tenaga nya yang belum sepenuh nya stabil memilih mengurungkan niat nya, Andrew pun tertidur di samping glo sambil memeluk tubuh glo, Glo yang merasakan pelukan hangat dari Andrew memejamkan mata nya ikut tertidur.


PAGI HARI...


Sinar matahari yang menerobos ke dalam korden mengenai wajah Glo, membuat glory terpaksa membuka matanya, Setelah itu dirinya menatap jam Yang berada di kamar nya.

__ADS_1


"Udah jam tuju.."Dengan kaget nya glo membalikkan tubuh nya menatap Andrew yang Masih tertidur, Setelah itu glo menepuk pipi Andrew pelan agar segera bangun dari tidur nya.


"Sayang... Bangun..." Glo yang mencoba membangunkan Andrew, Andrew yang sudah membuka matanya sedikit tidak membangunkan tubuh nya melainkan tambah merengkuh pinggang glo dengan sangat erat dan membenamkan kepala nya di leher glo.


"Biarkan seperti ini dulu." Ucap Andrew kepada glo.


"Kamu harus berangkat kerja." Paksa glo kepada andrew yang masih bermalas malas san di atas tempat tidur.


"Lima menit lagi." Andrew yang meminta waktu kepada glo untuk berada di samping nya, Karena selama glo mengalami koma Andrew tidak merasa kan apapun meski setiap saat menemani glo.


"Baiklah lah..."Ucap glo pasrah, Glo yang juga menyadari bahwa Dirinya baru bangun dari koma nya menerima permintaan Andrew.


"Sayang... Nanti aku antar kamu di rumah mama ya." Mengingat ke jadian glo yang terjatuh dari kolam renang membuat Andrew tidak berani meninggal kan glo sendiri di rumah.


"Tapi kan..."


"Nanti Setelah pulang dari kantor aku akan menjemput mu lagi." Andrew yang memotong ucapan glo.Meskipun glo tidak mau Andrew akan tetap membujuk glory untuk menitipkan nya di rumah mama nya karena ke adaan nya saat ini.


Setelah itu Andrew melepas kan pelukan pada glory, Glo yang sudah merasa kan Andrew melepas pelukan nya berusaha untuk berdiri lalu menyandar kan tubuh nya di headboar.


"Apa mau aku bantu untuk menyeka badan." Tawar Andrew kepada glo yang sebenar nya ingin meminta izin terlebih dahulu.


"Dia kan milik ku Kenapa minta izin dulu." Dengus Andrew dalam hati.


"Kamu mandi aja dulu, Kan bentar lagi mau berangkat kerja... Nanti biar bibi aja ngebantu menyeka." Melihat jam yang sudah terlihat siang untuk Andrew berangkat ke kantor Dirinya memilih menolak tawaran Andrew, Meskipun Andrew adalah seorang ceo di perusahaan nya Dirinya harus terbiasa berangkat tepat waktu.


"Aku ini bukan karyawan jadi sesuka hatiku mau berangkat jam berapa." Andrew yang menyombongkan Dirinya menatap glo.


"Kalau kamu gak siap siap sekarang, Aku juga gak mau pergi ke rumah mama." Ancam glo pada Andrew.

__ADS_1


Andrew pun terpaksa beranjak dari tempat tidur nya menuju ke kamar mandi, Melihat Andrew yang sudah mesuk ke dalam kamar mandi. Glo lalu mengambil gagang telephon untuk menghubungi assisten rumah tangga nya membantu nya menyeka tubuh nya.


Beberapa menit kemudian suara ketukan pintu terdengar di dalam kamar nya.


"Masuk aja." Suruh glory, Novi pun segera masuk ke dalam kamar glo.


Melihat glo yang tidak kenapa Kenapa novi merasa sangat heran.


"Kok bisa apa dosis yang aku berikan kurang banyak hingga membuat tubuh glo tidak kenapa Kenapa." Batin novi dalam hati.


"Nona membutuhkan apa." Tanya novi kepada glo.


"Bantuin nyeka badan ku ya." Ucap glo ramah.


"Bukan nya kemarin non Glory sudah bisa mandi Kenapa kok di seka sekarang, Apa gak enak badan." Novi yang belum tau bertanya pada glo.


"Kemarin saya belum mandi, Soal nya kata Dokter luka nya belum boleh kena air." Jelas glo yang di balas senyuman oleh novi.


"Pantas aja obatnya nggak ada reaksi apa apa, Sial..." Dengus novi yang segera membantu glo menyeka tubuh nya


Andrew yang sudah selesai mandi, Keluar dari kamar mandi hanya memakai handuk yang di lilitkan di pinggang dan rambut yang masih basah serta bentuk badan nya yang bidang sangat tampak mbs nya di bagian badan nya membuat novi menganga.


"Ya ampun tuan Andrew." Novi yang terus menatap Andrew.


"Apa sudah selesai." Tanya glory yang membuat novi tersentak kaget.


"Iya... ya sudah non." Jawab novi gugup, Melihat tingkah novi glo hanya mengernyitkan dahi nya heran.


Novi yang merasa di campakkan oleh Andrew mendengus kesal, Novi yang sedari tadi berada di dalam kamar glo merasa di abaikan. bahkan diri nya tidak di anggap ada saat ini.

__ADS_1


"Apa penampilan ku kurang baik hingga tuan Andrew tidak menatap ku sama sekali." Batin novi sambil menata rambut nya agar terlihat rapi sambil terus menatap ke arah Andrew.


Bersambung.


__ADS_2