
Michel yang melihat Lyra semakin cuek terhadap nya, Menarik buku Lyra dengan kasar dan menatap lyra dengan sorot mata tajam.
"Ra Lo kenapa... Jadi aneh kayak begini." Tanya Michael to di poin kepada lyra.
Lyra yang buku nya di tarik secara paksa oleh Michael, Semakin di buat emosi dengan sikap Michael. Diri nya berdiri lalu menggebrok meja nya dengan keras menggunakan ke dua tangan nya.
Bruuuk...
"Bukan urusan Lo... Gue capek... Gue lelah apa kalian tau."Seketika lyra yang tadi nya mengeluarkan amarah pada ke dua teman nya, Langsung membereskan barang-barang nya tadi yang sempat ia keluar kan kemudian segera berlari kecil menuju toilet kampus.
Michael dan Lisa yang melihat sikap lyra semakin hari Semakin aneh Menurut mereka, saling memandang. Lisa yang bingung harus berbuat apa hanya mengangkat ke dua lengan nya memberi kan isyarat bahwa dirinya tidak bisa berbuat apa apa.
Di dalam kamar mandi, Seakan akan perut lyra merasakan mual...
Hoekkk...
Hoekkk...
Hoekkk...
Lyra yang sudah memutahkan isi perutnya sedikit merasa lega, Dirinya yang merasakan pusing di bagian kepala nya memijat pelipis kepala nya dengan pelan.
Beberapa hari ini lyra memang sering mengalami muntah muntah, Menurut nya mungkin hanya lah masuk angin biasa di karena kan dirinya yang sering begadang mengerjakan tugas kampus.
"Duh pusing banget nih... Gak mungkin gue ikut pelajaran hari ini." Gerutu Lyra sambil mengeluarkan ponsel nya untuk mengirim kan pesan kepada teman sekelas nya yaitu celline, Bahwa dirinya akan izin untuk tidak mengikuti kelas hari ini karena tidak enak badan.
"Ok... Aku akan menyampaikan pesan mu kepada pak rian..." Jawab celline dengan antusias.
"Terima kasih celline... Maaf sudah merepotkan mu."
"Santay saja kali kita kan teman."
Setelah mengirimkan pesan kepada celline, Lyra berjalan menuju parkiran mobil untuk memeriksakan ke adaan nya di rumah sakit.
*-------*
Glo yang saat ini tidak ada jadwal mata pelajaran di kampus, Mengisi waktu nya untuk Memasak di dapur. Hari ini glo akan pergi ke kantor andrew suami nya, Mengirim kan bekal kepada suami tercinta nya.
Setelah selesai, Glo menata nya Dengan rapi ke dalam kotak bekal yang sudah ia siap kan sedari tadi. Dan berjalan menuju kamar untuk ber siap siap.
__ADS_1
"Semoga kamu suka dengan menu baru ku ini." Ucap glo menatap kotak bekal yang tadi sudah ia siapkan.
"Pak kita ke kantor ya." Titah glo pada supir nya.
"Siap non." Dengan cepat dan berhati hati, pak jono menyalakan mesin mobil nya untuk menuju ke kantor tuan nya.
Sesampai di kantor, Glo langsung berjalan menuju ruangan andrew. Beberapa karyawan yang melihat ke hadiran glo. Menyambut glo dengan senyum yang ramah. Glo pun membalas nya Dengan senyuman yang juga sangat ramah.
Di ruangan andrew, Glo yang melihat suami nya masih sibuk berkutik menatap layar laptop nya menunggu nya duduk di sofa ruangan andrew.
Andrew yang melihat istri nya datang ke kantor nya, Tersenyum menatap glo. Dirinya langsung melipat layar laptop nya dan berjalan dengan gontai menuju sofa menemani istri nya.
"Tumben ke sini." Tanya andrew yang sedikit heran kepada istri nya, Yang mau menyempat kan waktu nya untuk datang ke kantor nya menemui nya.
"Kenapa gak boleh." Jawab glo dengan ketus, Yang langsung berdiri menggoda andrew suami nya.
Andrew yang melihat glo berdiri menarik tangan glo pelan.
"Gitu aja marah..."
"Enggak gak marah kok, Males aja istri datang malah di tanya tumben..."Andrew yang melihat glo menggerucutkan bibir nya semakin di buat gemas oleh sikap glo.
" Cobain tadi aku buat tin menu baru untuk kamu." Glo yang memulai menjapit sushi buat tan nya Dengan supit yang sudah di siapkan nya tadi.
Dengan senang hati andrew membuka mulut nya lebar lebar, Mencoba menu baru yang sudah di masak kan oleh istri nya Dengan cinta.
"Gimana rasa nya." Tanya glo yang merasa sedikit deg deg kan Karena belum mencoba nya sama sekali.
Andrew yang di tanya oleh glo, Mengernyit kan dahi nya. Andrew yang merasa kenikmatan pada masakan istri nya memberikan senyum pada glo.
"Enak." Tanya glo lagi yang sudah tampak bahagia melihat raut wajah andrew.
"Bu maaf... apa ibu sudah membuat janji dengan bapak andrew." Tanya seorang satpam kepada Wanita yang secara tiba tiba masuk ke dalam kantor andrew.
Jerry yang saat itu baru Datang memberikan berkas kepada klien penting nya, Melihat perdebatan antara satpam dan seorang wanita membuat jerry menghentikan mobil di sembarang tempat. Setelah itu keluar dari mobil dan mulai menegur nya.
"Ada apa ini." Tanya jerry kepada satpam perusahaan nya.
"Ini pak... Ibu ini memaksa masuk untuk menemui bapak andrew." Jawab satpam yang merasa sedikit ketakutan karena tidak bisa menghentikan langkah Wanita tersebut, Mendengar suara laki laki membuat Wanita tersebut menghadap ke sumber suara.
__ADS_1
"Lo Kenapa ke sini." Tanya jerry kepada Wanita tersebut yang ternyata adalah mira patner tidur andrew waktu bujangan dulu.
"Bukan urusa lo, Gue ke sini hanya ingin menemui andrew." Jawab mira Dengan ketus sambil terus berjalan menuju ruangan andrew.
Jerry yang melihat sikap mira terus memberontak, Menarik tangan mira dengan kasar.
"Auuuuu sakit." Rintih mira merasakan kesakitan.
"Urusan andrew urusan gue juga, jadi Jangan berani berani nya lo Mengganggu andrew." Tegas jerry, Mira yang melihat Jerry menatap nya Dengan raut wajah marah tersenyum Kemudian melempas kan tangan jerry Dengan kasar.
"Jangan berani berani lo pegang gue, Karena bila nanti nya ada apa apa Dengan gue lo yang bakal di salah in oleh andrew." Mira Setelah memberi peringatan pada jerry, Berjalan dengan cepat menuju ruangan andrew.
"Gue bilang lepasin gue." Teriak mira yang sudah masuk ke dalam lift, Beberapa staf dan karyawan yang melihat pertengkaran antara assisten dari ceo nya dengan Wanita yang dulu pernah datang secara paksa menatap nya Dengan tatapan jijik.
Beberapa cacian di keluar kan dari mulut mereka, Mira yang mendengar cacian karyawan yang berada di dalam kantor andrew membentak nya Dengan kasar Sehingga membuat semua bungkam dan tidak berbicara lagi.
Andrew dan glo yang mendengar pertengkaran di depan ruangan saling menatap
"Aku akan mengecek nya." Ucap Andrew yang langsung keluar dari ruangan nya,Melihat mira yang ternyata membuat gegabah di dalam kantor nya membuat andrew menatap nya Dengan tajam.
"Lepasin gue." Teriak mira yang langsung berjalan ke arah andrew.
"Ndrew gue mau ngomong sama lo, Dengerin penjelasan gue ndrew."Mohon mira, Glo yang mendengar nama suami nya di panggil oleh wanita ikut keluar ruangan.
Mira yang melihat glo di dalam kantor andrew, Semakin tersulut emosi.
" Oh jadi ini jalang yang membuat dirimu berpaling dari ku." Mira yang mencaci glo dengan kata kata yang keluar dari mulut nya.
"Apa maksud mu." Tanya glo yang tidak paham apa maksud yang di kata kan oleh wanita di hadapan nya.
"Jaga sikap mu di sini." Perintah andrew, Mendengar andrew yang tidak membela dirinya membuat mira semakin geram. Seketika mira mulai mengangkat tangan nya dan....
Plaaakkkk...
Tamparan keras mengenai pipi glo.
Bersambung.....
...Jangan lupa like dan komen nya ya 🙂🙂🙂...
__ADS_1