
Setelah selesai Makan Andrew Menyuruh pelayanan untuk membereskan sisa makanan nya tadi, Glory yang merasakan badannya terasa lengket menghubungi pelayanan di rumah lewat telepon yang ada di kamar nya untuk membantu membersihkan tubuhnya.
"Sayang... Aku ke ruang kerja dulu."Pamit Andrew yang belum menyelesaikan pekerjaan nya tadi di kantor sambil mengelus pucuk kepala glory.
Glory pun mengangguk, Setelah mendapat izin dari glory Andrew berjalan ke pintu kamar untuk keluar.
Di depan kamar pak jang dan Novi yang melihat Andrew berjalan sudah keluar dari kamar nya meminta izin untuk membersihkan kamarnya.
"Tuan saya mau izin membersihkan kamar dan membantu nona untuk membersihkan diri." Pak jang yang meminta izin kepada Andrew.
"Baiklah." Jawab Andrew mengizinkan nya dengan ekspresi wajah dingin nya Setelah itu berjalan meninggalkan pak jang dan Novi yang Masih berdiri di tempat, Sementara Novi menatap Andrew dengan raut wajah penuh arti kali ini dirinya sangat sangat ingin memiliki Andrew dan kekayaan Andrew seutuhnya.
"Tuan Andrew ganteng sekali kaya lagi..." Ucap Novi yang masih menghayal kan Andrew.
Pak jang yang masih melihat Novi diam, Menegur nya.
"Kerjakan tugas mu..." Tegur pak jang kepada novi,Hingga membuat Novi tersentak kaget.
"Iya pak..." Novi yang gelagapan menjawab ucapan pak jang.
"Ganggu aja... Andai aku jadi istrinya tuan Andrew, Gak bakal kayak gini nasib ku... Dasar bapak tua sok berkuasa..." Ucap Novi dalam hati mencaci pak jang sambil menatap pak jang dengan mata yang sinis.
"Apa yang kamu pikirkan, Cepat masuk."Protes pak jang yang masih melihat Novi terdiam.
Novi pun dengan raut wajah sebal nya masuk ke dalam membantu glory untuk membersihkan diri nya,Sementara pak jang membereskan sisa makanan bekas glory dan Andrew tadi.
"Enak nya di kerjain aja dulu."Batin Novi yang melihat glory kesulitan berdiri, Dirinya tersenyum licik menatap glory.
__ADS_1
"Sini non, Saya bantu."
"Baiklah... ."Glory mengulur kan tangan nya kepada novi, Setelah itu Novi membantu glory berjalan ke kamar mandi dengan langkah pelan.
Di tengah tengah berjalan menuju kamar mandi,Novi menarik tangan nya hingga membuat glory terjatuh ke lantai.
"Auuuhhh... Sakit..." Rintih glory yang kaki nya terbentur dilantai.
"Maaf non, Tadi tangan saya merasa keram lalu saya berusaha menarik tangan saya Karena merasa sakit." Novi yang meminta maaf kepada glory sambil tersenyum licik.
Pak jang yang melihat majikannya terjatuh berjalan mendekat lalu membantu untuk duduk di sofa yang berada di kamar nya, Sementara Novi Melihat pak dengan tatapan jijik.
"Sok perhatian..."
"Nona tidak kenapa napa kan." Tanya pak jang sambil memeriksa kaki bagian bawah glo yang kesakitan.
Pak jang menatap glory dengan tatapan kagum, Bagaimana mungkin. Anak kandungnya yang selama ini ia besar kan hingga berumah tangga tidak pernah sama sekali menghargai nya? Sedangkan orang lain yang saat ini merupakan atasan nya sangat menghargai dan bersikap sopan kepada nya.
"Seandainya putri ku seperti dia mungkin aku akan sangat bahagia."Batin pak jang menatap glory Dengan raut wajah yang terlihat begitu lelah.
"Sebaiknya bapak istirahat dulu, Nanti kalau saya butuh bantuan, Saya akan panggil pelayanan yang lain." Ucap glory yang melihat wajah pak jang yang terlihat begitu lelah, Glory yang menatap pak jang dilihat nya terdapat banyak kerutan di wajah nya serta rambut nya yang sudah berwarna putih semua menunjukkan pak jang yang sudah terlihat sudah tua Tetapi masih tetap berusaha membanting tulang untuk keluarga nya.
"Seharusnya saat ini dirinya sudah istirahat di Rumah." Batin glory yang menatap pak jang.
"Saya masih Punya banyak pekerjaan non."
"Baiklah kalau begitu... Tapi selalu jaga kesehatan ya pak." Glory yang memperingatkan pada pak jang.
__ADS_1
Pak jang yang melihat Novi seperti tidak punya salah sama sekali kepada glory menatap dengan mata tajam nya, Novi yang merasa pak jang menatap nya memalingkan wajah nya menatap ke arah lain nya.
"Kamu siap kan air hangat untuk nona." Novi yang merasa pak jang memerintah nya berjalan ke kamar mandi untuk menyiapkan air Hangat glo.
Sementara pak jang yang merasa tidak percaya dengan Novi berpamitan keluar kepada glory atasan nya untuk memanggil bi Ijah, Glory pun mengangguk kan kepala nya setelah itu pak jang bergegas keluar dari kamar majikannya itu.
Di dalam kamar mandi glory, Novi menyiapkan air hangat glory dengan raut wajah kesal. Dirinya terlihat begitu iri dengan majikan nya, Bagaimana tidak glo yang dilihat dari penampilan nya begitu Sangat menarik dan sempurna seperti itu apa mungkin dirinya bisa menyaingi glory.
Novi yang juga waktu itu pernah membereskan dokumen rumah sakit glo yang tidak sengaja melihat umur glory yang masih sangat muda terlihat semakin iri, Glory yang umur nya masih belasan tahun saja bisa mendapatkan pria seperti Andrew yang sangat tampan dan juga mapan itu, Sedangkan Novi ia selalu mendapat kan pria yang sama sekali bukan tipe nya di umur nya yang saat ini.
"Aku akan membuat luka nya tidak akan sembuh, Bahkan akan semakin parah." Novi yang menggerayai isi kantong rok nya dan lalu mengambil botol yang berisi ramuan obat yang berdosis tinggi nya di dalam nya.
Novi yang sudah menyiapkan kan rencana nya sedari tadi mencampur kan semua obat itu ke dalam bathup yang akan disiapkan untuk glory mandi, Setelah memasukkan semua cairan di dalam botol Novi tersenyum penuh kemenangan di dalam kamar mandi glory.
"Lihat saja nona glo, Aku akan membuat suami mu ilfil dengan tubuh mu nanti... Setelah itu akulah yang akan masuk ke dalam hatinya dan menggantikan dirinya." Ucap Novi sambil mencium botol tersebut dengan penuh kemenangan setelah itu berjalan ke luar kamar mandi.
Bi Ijah yang sudah masuk ke dalam kamar glory membantu glo untuk berdiri, Glo yang melihat bi Ijah datang membantu nya tersenyum lalu mengulurkan tangan untuk membantu nya berdiri masuk ke dalam kamar mandi.
Bi Ijah Dengan senang hati membantu Glory majikannya, Dirinya berjalan pelan mengimbangi langkah glo yang masih merasa kan sakit di bagian kakinya.
"Apa non gak mau di seka saja." tanya Bi Ijah pada glo.
"Gak usah bi... Mandi aja." Jawab glo sambil berjalan menuju kamar mandi, Melihat glo yang akan masuk ke kamar mandi Novi pun tersenyum ramah kepada glory lalu glo membalas senyum Novi.
Bersambung...
terima kasih buat kalian yang sudah menyempatkan waktu untuk membaca cerita halu ku ini... Masukkan nya donk komen di bawah ya...😃
__ADS_1