Perjodohan Seorang Ceo Dan Dj

Perjodohan Seorang Ceo Dan Dj
Momen bahagia


__ADS_3

Dengan kasar Lyra melempar kan selang shower yang sudah membasahi tubuh nya ke tembok dengan keras. Kemudian menjatuh kan tubuh nya di atas lantai kamar mandi.


"Nggak mungkin ini pasti mimpi." Teriak lyra dengan kencang,


Lyra pun kembali melempar vas bunga kecil yang berada di dalam kamar mandi nya ke arah tembok dengan keras.


Tuarrrr...


"Hiks Hiks Hiks, Ini pasti mimpi ini mimpi." Lyra yang Kemudian mengambil pecahan vas Bunga yang berserakan di lantai kamar mandi, Kemudian mengarah kan nya pada tangan nya lalu.


Settttttt.


"Auuuuuh, Sakit Hiks Hiks Hiks." Lyra yang merasa kesakitan akibat perbuatan nya sendiri, Seketika pandangan nya menjadi kabur dan membuat nya tidak sadar kan.


Rumah sakit....


Lyra yang saat ini sudah berada dalam salah satu ruangan di rumah sakit membuka mata nya pelan, Melihat mamah nya yang saat ini berada di samping nya sedang menangis tersedu sedu membuat lyra bingung. Ingatan nya kembali pada dirinya yang membesit tangan nya Dengan pecahan kaca vas bunga. Dan Kenapa saat ini dirinya sudah berada di rumah sakit.


"Sayang kamu sudah sadar." Ucap sarah yang merasa bahagia melihat putri nya sudah kembali sadar.


Flasback on


Sarah yang sudah membantu assisten rumah tangga nya menyiapkan makanan untuk suami dan anak nya berjalan menuju kamar Lyra memanggil Lyra untuk makan malam bersama.


"Sayang aku manggil Lyra dulu ya, Biar ikut makan bareng." Pamit sarah pada suami nya david.


"Ya udah..."


Dengan pelan Sarah berjalan menuju kamar Lyra, Di depan pintu kamar. Sarah mengetuk kamar Lyra pelan, Mendengar tidak ada jawaban dari kamar Lyra membuat Sarah membuka pintu kamar pelan Kemudian masuk ke dalam.


"Sayang... Makanan nya sudah siap nak." Teriak sarah memanggil manggil nama putri nya.


Sarah yang juga tidak mendengar jawaban dari Lyra berjalan menuju kamar mandi untuk mengecek keberadaan anak nya.


"Ya ampun Lyra." Teriak sarah yang melihat anak nya tergeletak di atas lantai dengan darah yang masih mengalir di tangan nya.


"Pah... Papah... Lyra pah." Teriak sarah memanggil suami nya, David yang berada di meja makan mendengar teriakan istri nya tersentak kaget dan berlari kecil menuju kamar putri nya.


"Pah... Lyra pah Hiks Hiks Hiks." Melihat istri nya yang sudah tak berdaya dan putri nya yang dalam ke adaan tergeletak tidak sadar kan diri, Dengan darah yang mengalir di tangan nya membuat David langsung menggendong tubuh Lyra Menuju rumah sakit.

__ADS_1


Flasback off


"Ma..." Panggil Lyra pelan.


"Iya sayang." Sarah yang mengusap kepala putri nya Dengan lembut.


"Kenapa Lyra ada di sini...


Kenapa mama bawa Lyra ke mari...


Lyra sudah gak berguna ma... Lyra gak ada guna nya di dunia. Hiks Hiks Hiks."


"Sayang dengar mama, Lyra itu berguna untuk mama dan papa. Lyra itu tetap putri mama selama nya dan tidak akan ada yang berubah sama sekali. Mama tetap menyayangi Lyra." Sarah yang mencoba menangan kan putri semata wayang nya, Dirinya menangkup wajah putri nya Dengan ke dua tangan nya memberi kan pengertian serta motivasi agar anak nya kembali bangkit kembali.


"Mama maaf fin Lyra. Hiks Hiks Hiks." Ucap Lyra pelan, Sarah yang mendengar perkataan maaf dari putri tersenyum.


"Lyra gak salah, Yang salah itu mama karena tidak mau mendengar penjelasan dari kamu sayang." Sarah yang sangat sangat merasa bersalah karena menampar putri nya tanpa mendengar penjelasan Yang keluar dari mulut putri nya terlebih dahulu.


"Ma..." Ucap Lyra mengusap tangan mama nya.


Dengan pelan sarah mengusap air mata nya yang keluar dari pelupuk mata nya pelan.


"Sayang... Ya lalu biarkan berlalu. Yang terpenting sekarang kamu mama dan papa bisa bersatu kembali dan terutama dalam ke adaan sehat. Sekarang kita pikir kan saja masalah ke depan nya gimana." Mendengar nasehat dari mama nya membuat lyra merasa tidak sendirian,


"Papah gak di ajak nih." Ucap David membuat istri nya serta anak nya melepas kan pelukan nya Kemudian menatap ke arah sumber suara.


Sarah yang melihat suami datang tersenyum, " Sini kita pelukan bersama." Ajak Sarah pada suami nya david, David pun berjalan ke arah istri serta anak nya Kemudian memeluk nya Dengan erat.


"Makasih sudah menemani ku sampai sejauh ini." Ucap David mencium pucuk kepala istri nya Kemudian berganti pada putri nya.


*------*


Glo yang saat ini belajar berjalan di taman belakang bersama andrew juga merasa bahagia, Andrew yang melihat istri nya kembali berjalan dengan lancar tersenyum.


"Sayang aku sudah bisa. Sayang lihat ini." Teriak glo merasa bahagia pada suami nya.


Andrew yang melihat senyum bahagia dari istri nya memeluk nya Dengan erat, Kemudian membisikkan kata kata di telinga istri.


"Ingat janji mu sayang..." Glo yang mendengar suara bisikkan dari suami bergidik ngeri, Kemudian menatap wajah andrew.

__ADS_1


"Bukan nya aku selalu memberikan mu yang plus." Kesal glo, Andrew yang melihat istri nya merasa kesal kepada nya mencium bibir glo pelan.


"Tapi kali ini aku ingin yang lebih plus." Ucap andrew setelah mencium bibir glo.


"Dasar om mesum." Glo yang Kemudian berlari dari hadapan andrew, Andrew yang melihat glo pergi dari hadapan nya mengejar tubuh glo Kemudian memeluk nya dari belakang.


"Ingat tidak ada kata maaf Setelah ini." Bisik andrew di telinga glo.


Dari kejauhan ada sepasang sorot mata yang memantau mereka berdua.Dengan kesal."Kalian Sekarang bisa bersenang senang di hadapan ku, Tapi lihat nanti." Decak seorang wanita yang memantau mereka dari kejauhan.


"Aku akan mendapat kan mu sayang..." Ucap mira tersenyum puas.


"Tampan juga... Apa dia yang membuat mu berpaling dari max." Bela sahabat dari mira yang juga teman seperjuangan untuk mendapat kan mangsa lelaki nya tersenyum puas, Yang membuat nya merasa sangat bahagia adalah dirinya bisa mendekati max tanpa harus berhadapan langsung pada sahabat nya sendiri yaitu mira.


"Ahkir nya kamu tau juga." Ucap mira menatap bela Kemudian menyalakan mesin mobil menuju klub malam untuk melaksanakan rutinitas nya di malam hari.


"Apa max akan kou iklas kan untuk bersama ku." Tanya bela meminta persetujuan.


"Ambillah jika dia mau, Dia juga tidak kalah dengan andrew... Kamu dapat max sedangkan diriku akan mendapat kan andrew. Kita akan memusnah kan jalang jalang yang selalu mengganggu mereka." Mira yang tertawa bangga dengan rencana nya kali ini, Mungkin akan sangat berhasil,Sedangkan bela masih berfikir bagaimana cara mendapat kan max agar bisa ke pelukan nya.


"Tenang saja aku akan membantu mu." Mira yang melihat raut wajah galau pada teman nya.


Dret...


Dret...


Dret...


Mendengar bunyi ponsel bela membuat mira tersenyum, Ternyata yang menghubungi nya adalah max.


"Sudah selesai nih galau nya." Goda mira pada bela.


"Halo max." Ucap bela dengan suara centil nya.


"Kemarilah temanni aku tidur di apartemen." Ucap max to do point dan langsung mematikam sambungan telepon nya.


Bela yang mendengar suara max tersenyum, " Dia meminta ku menemani nya." Bela yang bersorak bahagia.


"Laksanakan tugas mu Dengan baik." Ujar mira pada bela dan di balas anggukan oleh bela.

__ADS_1


Bersambung...


...Jangan lupa like dan komen nya......


__ADS_2